Gara-gara Ini, Ernest Prakasa Jatuh Cinta pada Pulau Sumba

Ririn Indriani, Ismail

Sabtu, 16 Desember 2017 | 06:39 WIB
Gara-gara Ini, Ernest Prakasa Jatuh Cinta pada Pulau Sumba
Ernest Prakasa. (Sumber: Ernest Prakasa Facebook)

Suara.com - Ernest Prakasa memperkenalkan keindahan pulau Sumba, Nusa Tenggara Timur di film terbarunya, Susah Sinyal. Ia  mengaku jatuh cinta dengan pulau Sumba sejak kunjungannya kali pertama Febuari lalu.

"Cukup terpesona sama alamnya. Sumba tuh gini dengan jarak tempuh hanya sekitar 2 jam dari basecamp di kota Waingapu itu kita bisa kemana-mana dengan jarak nggak terlalu jauh tapi kita dapat visual yang beda-beda," kata Ernest usai gala primer film Susah Sinyal di XXI Epicetrum, Kuningan, Jakarta Selatan, Jumat (15/12/2017).

Dalam beberapa adegan gambar alam berupa pantai yang cantik, savana, bukit-bukit, hingga air terjun turut memanjakan penonton film Susah Sinyal.

"Jadi view-nya bukan yang indah-indah pantai aja gitu, tapi rupa-rupa gitu viewnya dan itu menarik. Belum kainnya kudanya, secara budaya perkembangan, itu menarik banget," jelas Ernest merinci.

Ia mengakui hanya sebagian kecil keindahan alam yang masuk di filmnya. Namun dipastikan hal tersebut sudah mewakili keindahan alam Sumba.

"Secara kultural nggak bisa masuk terlalu dalam, karena mereka posisinya turis, jadi selipan-selipan aja, kayak aku kasih penjelasan ke orang, Sumba itu kemana-mana jalan kaki jauh. Tapi kita nggak bisa masuk terlalu dalam kultural, karena filmya komedi kan ya, jadi ya sebagai aksentuasi kita tetap masukin sih," lanjut Ernest.

Komedian yang juga meyutradarai film Cek Toko Sebelah itu, berharap dengan kehadiran Sumba di filmnya, bisa dijadikan masukan ke pemda setempat, untuk membangun fasilitas untuk menambah kehadiran pariwisata ke pulau tersebut.

"Aku nggak punya obsesi meroketkan Sumba tapi menurut aku, kita di Indonesia ini punya destinasi wisata yang potensial dan kadang-kadang pemerintah setempat harus ada trigger semacam ini baru bergulir, pembangunan infrastruktur, dengan adanya ini siapa tahu turis jadi banyak, mau enggak mau pemerintah siapkan infrastruktur," bebernya bersemangat.

Dengan adanya film Susah Sinyal yang menyuguhkan keindahan alam Sumba, Ernest berharap, pemerintah menyiapkan infrastruktur dan fasilitas yang lebih lengkap sebagai upaya untuk meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan ke daerah tersebut.

"Semua tempat wisata di sana nggak ada toilet umum, orang jualan makanan kosong aja udah. Jadi ya dengan adanya film ini, jadi salah satu untuk mentrigger supaya pemerintah di sana menyiapkan infrastruktur dan tempat wisata di sana ada prasarana buat turis," tutupnya mengakhiri perbincangan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Pertama Kali Pegang Piala Citra, Ernest Prakasa Gemetaran

Pertama Kali Pegang Piala Citra, Ernest Prakasa Gemetaran

Entertainment | Minggu, 12 November 2017 | 06:02 WIB

Gisel Diminta Lebih Lucu di Susah Sinyal

Gisel Diminta Lebih Lucu di Susah Sinyal

Entertainment | Rabu, 06 September 2017 | 10:59 WIB

Ernest Prakasa Ajak Anak ke TPS

Ernest Prakasa Ajak Anak ke TPS

Entertainment | Rabu, 19 April 2017 | 08:50 WIB

Terkini

Padam Setelah 30 Jam, Kebakaran Pabrik Plastik di Serang Telan Kerugian Rp41 Miliar

Padam Setelah 30 Jam, Kebakaran Pabrik Plastik di Serang Telan Kerugian Rp41 Miliar

Banten | Senin, 31 Agustus 2026 | 21:46 WIB

Hormati Penyidikan KPK, Bupati Bogor Tegaskan Pelayanan Tetap 'Gas Terus' 100 Persen

Hormati Penyidikan KPK, Bupati Bogor Tegaskan Pelayanan Tetap 'Gas Terus' 100 Persen

Bogor | Senin, 31 Agustus 2026 | 21:37 WIB

Kolaborasi Kelompok Tani Cipicung dan SEG, Sulap 15 Ternak Jadi Modal Berkelanjutan

Kolaborasi Kelompok Tani Cipicung dan SEG, Sulap 15 Ternak Jadi Modal Berkelanjutan

Jabar | Senin, 31 Agustus 2026 | 21:26 WIB

Dapat Protein dan Serat, Menkes Budi Kasih Tips Makan Warteg yang Sehat dan Murah

Dapat Protein dan Serat, Menkes Budi Kasih Tips Makan Warteg yang Sehat dan Murah

Video | Senin, 31 Agustus 2026 | 21:20 WIB

Jangan Diam Uang Rakyat Jadi Bancakan! Masyarakat Diajak Susun APBN Tandingan

Jangan Diam Uang Rakyat Jadi Bancakan! Masyarakat Diajak Susun APBN Tandingan

News | Senin, 31 Agustus 2026 | 21:16 WIB

Sektor Perumahan Solid di Belakang Hilal Firmansyah

Sektor Perumahan Solid di Belakang Hilal Firmansyah

Banten | Senin, 31 Agustus 2026 | 21:10 WIB

Iran Buka Peluang Diplomasi dengan AS, Tunggu Sikap Washington

Iran Buka Peluang Diplomasi dengan AS, Tunggu Sikap Washington

Video | Senin, 31 Agustus 2026 | 21:10 WIB

Persib Resmi Pinjamkan Bek Muda Dion Markx ke Persita

Persib Resmi Pinjamkan Bek Muda Dion Markx ke Persita

Jabar | Senin, 31 Agustus 2026 | 21:04 WIB

Tambang Ilegal di Bukit Soeharto Disikat Satgas PKH, Potensi Denda Tembus Rp147 Miliar

Tambang Ilegal di Bukit Soeharto Disikat Satgas PKH, Potensi Denda Tembus Rp147 Miliar

News | Senin, 31 Agustus 2026 | 20:52 WIB

Purbaya Siapkan Teknologi Canggih Baru Deteksi Cukai Rokok, Libatkan Perusahaan Asing

Purbaya Siapkan Teknologi Canggih Baru Deteksi Cukai Rokok, Libatkan Perusahaan Asing

Bisnis | Senin, 31 Agustus 2026 | 20:47 WIB

×