Memahami Dunia Yanni, Sang Penyihir di Hari Kedua Prambanan Jazz 2019

Dany Garjito, Aditya Prasanda

Minggu, 07 Juli 2019 | 14:56 WIB
Memahami Dunia Yanni, Sang Penyihir di Hari Kedua Prambanan Jazz 2019
(Prambanan Jazz Official)

Suara.com - Ribuan penonton yang memadati panggung istimewa di venue Special Show, Prambanan Jazz 2019, Sabtu (6/7) begitu beruntung menjadi saksi penampilan bersejarah salah satu komposer paling fenomenal abad ini, Giannis Chrysomallis atau yang lebih populer dikenal, Yanni.

Berlatarkan situs Candi Prambanan nan magis, selama sekitar 120 menit, komposer asal Yunani tersebut menyihir para penggemarnya dengan deretan karya-karya terbaik.

Tercatat, sekitar 23 lagu ia bawakan. Didukung 11 musisi dengan penguasaan instrumen kelas wahid dan seorang soprano wanita bersuara tinggi nan membius.

Tim Suara.com menjadi salah satu yang beruntung menyaksikan penampilan menakjubkan tersebut. Kami mencatat momen terbaik itu dalam:

Memahami Dunia Yanni, Sang Penyihir di Hari Kedua Prambanan Jazz 2019

(Prambanan Jazz Official)
(Prambanan Jazz Official)

Tepat pukul 21.00 WIB, deretan lampu sorot yang menghadap penonton di arena Special Show, Prambanan Jazz 2019 meredup.

Penonton yang perlahan beringsut memetakan posisi duduk mereka, mendadak riuh, tahu betul pertanda apa lampu sorot dipadamkan.

Kini di hadapan kami, yang tersisa hanya lampu utama, mengarah tepat ke panggung, tempat sang penampil yang jadi headliner pamungkas Prambanan Jazz 2019 tahun ini, Yanni berada.

Sebuah set mini orkestra disiapkan, satu per satu musisi menempati pos mereka masing-masing. Di deretan pertama, cello, violin, viola, dan seksi brass berdiam. Sementara di area belakang, perkusi, bass elektrik, drum dan keyboard mengambil tempat.

baca juga

Bercokol paling depan, sebuah grand piano dan dua keyboard bertingkat bak singgasana yang sengaja disiapkan teruntuk sang komposer nan paling dinanti, Yanni.

Musik seketika menghentak di menit pertama, kami terkesiap, sebuah 'Intro' dimainkan dalam irama cepat dan membakar semangat. Tiupan trumpet berkelindan bersama seksi gesek. Sementara keyboard membangun atsmosfer lagu pembuka, seksi ritmik, bass dan drum menabuh genderang. Kami kian berdebar.

Hanya beberapa menit berselang, seorang pria mengenakan pakaian dominan berwarna putih muncul dari belakang panggung. Kumis tebalnya nan ikonik, sudah barang tentu dikenal, ia Yanni, sang penyihir yang kami nanti.

Yanni berlari, setengah meloncat, tak kuasa menahan girang di hadapan ribuan penonton yang menantinya.

Sinyum simpul ia lemparkan, matanya menengadah bersama telunjuk yang mengarah ke segala penjuru arena. Ia tahu betul menghargai kami yang menanti.

Lentik jari Yanni dengan cepat menyisir tuts demi tuts keyboardnya, bak Midas si tangan emas, nada-nada indah ia telurkan, saling bersahut dengan 11 musisi lainnya.

Looping full orkes memagari set mini orkestra yang dibawakan Yanni, tabuh meriah mengakhiri intro pembuka yang dibawakan sekitar satu setengah menit, disambut tepuk tangan yang begitu hangat dari ribuan penonton.

Kami terkesima, sadar deretan musisi kelas wahid menunjukkan kelas mereka.

Pesta baru dimulai, Yanni melanjutkan rentet repertoarnya malam itu dengan nomor 'For All Seasons' dan 'Keys to Imagination'.

Bak ingin menunjukkan betapa khatam nya penguasaan instrumen masing-masing musisi yang ia bawa, Yanni mempersilahkan satu per satu musisi pengiringnya unjuk kebolehan. Hal yang sama akan ditunjukkan nyaris sepanjang jalannya konser.

Samvel Yervinyan, salah satu violinist terbaik di dunia menyeruak dengan sayatan violinnya. Sang virtuoso memainkan nada-nada tinggi nan melengking dalam tempo cepat, tanpa cela sama sekali. Jalinan nada yang ia mainkan begitu menyayat, menikam sanubari kami.

Disambut dengan nada-nada magis dari tuts keyboard Ming Freeman, yang membuat suasana di pelataran Candi Prambanan kian sakral.

Tak cukup Samvel dan Ming, Jason Carder turut memekikkan trumpet bak lengkingan sangkakala dalam balutan nada-nada yang terdengar begitu flamboyan.

Ketiganya, adalah virtuoso di kelasnya masing-masing, pun seluruh musisi yang diboyong Yanni malam itu.

Bak ingin menunjukkan tak sembarang musisi yang dapat ikut serta bersama rombongan 'sirkusnya' yang spektakuler, di hadapan penonton Prambanan Jazz 2019, Yanni menampilkan atlet akrobat terbaik di jagat musik dunia.

Setelah ketiga nomor pembuka, Yanni menyapa Yogyakarta dengan hangat, ''Halo Jogja, apa kabar?'' sapa Yanni menyambut para penggemarnya.

''Malam ini begitu indah, dan istimewa dalam sejarah hidup saya. Sebab saya bisa bermain di Candi Prambanan nan menakjubkan,'' ujar Yanni.

(Prambanan Jazz Official)
(Prambanan Jazz Official)

Tak banyak basa-basi, Yanni kembali meneruskan repertoarnya. Selanjutnya, sebuah nomor berjudul 'Felitsa', lagu yang ditulis Yanni sebagai ungkapan cinta pada ibunya.

Di nomor ini, pemain violin alto, Lindsay Deutsch mengguratkan nada-nada sendu, bak mengguratkan kerinduan dan cinta yang tulus pada seorang ibu.

Diiringi tuts piano Yanni nan magis, untaian nada violin Lindsay menyelipkan 'suara wanita' dalam bangunan lagu yang disusun Yanni.

(Prambanan Jazz Official)
(Prambanan Jazz Official)

Setelahnya nomor demi nomor dibawakan. Yanni menyuguhkan repertoar bertempo cepat yang sama baiknya dengan repertoar bertempo lambat.

Semuanya disusun dalam orkestrasi brilian, dan diinterpretasikan di atas panggung dengan begitu rapi.

Komposisinya nan megah, mengadaptasi begitu banyak unsur kebudayaan dunia.

Seperti pada nomor, 'Nightingale' yang menggambarkan kekaguman Yanni pada kebudayaan China.

Di nomor ini, Yanni berduet bersama seorang soprano wanita, Lauren Jelencovich, keduanya memainkan alunan nada khas China nan purba.

Suara Lauren yang begitu tinggi dan melengking, mengadaptasi kicau burung di pepohonan.

Ia bernyanyi, menggapai nada tertinggi, tak meleset sedikit pun, dan mengundang decak kagum ribuan penonton yang memadati arena Special Show, Prambanan Jazz 2019.

Total sekitar 23 lagu dibawakan Yanni selama dua jam lamanya. Lagu-lagu terbaik dari puluhan tahun karir bermusiknya sejak medio 70-an, dibawakan komposer berusia 64 tahun tersebut. Termasuk komposisi Yanni nan paling ikonik dan fenomenal, 'Santorini' yang membahana dan membuat langit Prambanan bergetar di akhir sesi konser.

Sebelum akhirnya ditutup dengan empat encore, termasuk 'One Man's Dream' dan 'The Storm' yang menuntaskan penampilannya dengan begitu istimewa.

Seperti halnya 12 musisi virtuoso yang ia boyong, seperti itu pula Yanni, ia tak hanya lihai membangun komposisi megah dengan tingkat kesulitan nan rumit, namun juga begitu cakap memainkan instrumen bak seorang penyihir.

Dan Prambanan Jazz 2019, menjadi saksi betapa magisnya sihir Yanni malam itu.

"Mimpi saya akhirnya terwujud bisa bermain di Prambanan. Saya memang pernah bermimpi untuk bisa tampil di Indonesia,'' pungkas Yanni.

Prambanan Jazz 2019 masih menyisakan hari ketiga, Minggu (7/7). Anggun dan The Brian Mcknight 4 didapuk sebagai headliner utama penutup gelaran akbar tahunan tersebut. Tak kalah istimewa, deretan musisi Tanah Air juga siap menghibur penonton Prambanan Jazz 2019 dari Andien, Ari Lasso, Glenn Fredly, Bali Lounge hingga Tulus.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Diplomasi Candi: Apa Rahasia di Balik Pertemuan Prabowo Subianto dan Narendra Modi?

Diplomasi Candi: Apa Rahasia di Balik Pertemuan Prabowo Subianto dan Narendra Modi?

Your Say | Senin, 13 Juli 2026 | 11:59 WIB

Target Rampung Sebelum 2029, Restorasi Candi Prambanan Diprediksi Pikat Turis India

Target Rampung Sebelum 2029, Restorasi Candi Prambanan Diprediksi Pikat Turis India

News | Rabu, 08 Juli 2026 | 17:54 WIB

Momen Prabowo dan PM India Narendra Modi Kunjungi Candi Prambanan

Momen Prabowo dan PM India Narendra Modi Kunjungi Candi Prambanan

Foto | Rabu, 08 Juli 2026 | 15:53 WIB

RI Gandeng India Restorasi 200 Candi Perwara Prambanan

RI Gandeng India Restorasi 200 Candi Perwara Prambanan

News | Rabu, 08 Juli 2026 | 13:49 WIB

Perjalanan Menuju Candi Prambanan, Prabowo dan PM Narendra Modi Satu Helikopter

Perjalanan Menuju Candi Prambanan, Prabowo dan PM Narendra Modi Satu Helikopter

News | Rabu, 08 Juli 2026 | 12:09 WIB

Prabowo dan Narendra Modi Sambangi Candi Prambanan, PM India Dijadwalkan Beribadah

Prabowo dan Narendra Modi Sambangi Candi Prambanan, PM India Dijadwalkan Beribadah

News | Rabu, 08 Juli 2026 | 10:12 WIB

Kunjungan Prabowo dan PM India Narendra Modi, Operasional Candi Prambanan Disesuaikan

Kunjungan Prabowo dan PM India Narendra Modi, Operasional Candi Prambanan Disesuaikan

News | Selasa, 07 Juli 2026 | 13:12 WIB

Bukan Cuma Jakarta, PM Narendra Modi ke Yogyakarta Demi Restorasi Candi Prambanan

Bukan Cuma Jakarta, PM Narendra Modi ke Yogyakarta Demi Restorasi Candi Prambanan

News | Senin, 06 Juli 2026 | 19:58 WIB

Prambanan Jazz Festival Kembali Hadir, Pengunjung Bisa Nikmati Berbagai Promo lewat BRImo

Prambanan Jazz Festival Kembali Hadir, Pengunjung Bisa Nikmati Berbagai Promo lewat BRImo

Bisnis | Sabtu, 04 Juli 2026 | 15:49 WIB

Prambanan Tak Hanya soal Candi, Sun Flower Angel Tawarkan Nuansa Fantasi!

Prambanan Tak Hanya soal Candi, Sun Flower Angel Tawarkan Nuansa Fantasi!

Your Say | Rabu, 03 Juni 2026 | 16:17 WIB

Terkini

Berapa Harga Gift Paus di TikTok? Ini Daftar Harga dari Termahal hingga Termurah

Berapa Harga Gift Paus di TikTok? Ini Daftar Harga dari Termahal hingga Termurah

Lifestyle | Minggu, 09 Agustus 2026 | 07:53 WIB

4 Zodiak yang Diprediksi Menarik Rezeki dan Keberuntungan Hari Ini 9 Agustus 2026

4 Zodiak yang Diprediksi Menarik Rezeki dan Keberuntungan Hari Ini 9 Agustus 2026

Lifestyle | Minggu, 09 Agustus 2026 | 07:49 WIB

Rumah Sakit Baru di Samarinda Ini Siapkan Teknologi Baca DNA

Rumah Sakit Baru di Samarinda Ini Siapkan Teknologi Baca DNA

Kaltim | Minggu, 09 Agustus 2026 | 07:45 WIB

Review Film Dear You: Sinema Sejarah Bertema Diaspora yang Luar Biasa Indah

Review Film Dear You: Sinema Sejarah Bertema Diaspora yang Luar Biasa Indah

Your Say | Minggu, 09 Agustus 2026 | 07:30 WIB

Siapa Mathis Molinie yang Dirumorkan Dekat dengan Raisa? Ini Profil dan Pekerjaannya

Siapa Mathis Molinie yang Dirumorkan Dekat dengan Raisa? Ini Profil dan Pekerjaannya

Entertainment | Minggu, 09 Agustus 2026 | 07:26 WIB

Manggala Agni Masih Padamkan Karhutla di Riau Seluas 100 Hektare Lebih

Manggala Agni Masih Padamkan Karhutla di Riau Seluas 100 Hektare Lebih

Riau | Minggu, 09 Agustus 2026 | 07:24 WIB

Ramalan Shio 9 Agustus 2026: 5 Shio Bakal Buang Kesialan dan Buka Jalan Keberuntungan

Ramalan Shio 9 Agustus 2026: 5 Shio Bakal Buang Kesialan dan Buka Jalan Keberuntungan

Lifestyle | Minggu, 09 Agustus 2026 | 07:15 WIB

Mandipping hingga Musik Klasik 24 Jam: Menyusuri Jejak Ayam Krispy McD di Padahanten Farm

Mandipping hingga Musik Klasik 24 Jam: Menyusuri Jejak Ayam Krispy McD di Padahanten Farm

Lifestyle | Minggu, 09 Agustus 2026 | 07:10 WIB

3 Zodiak Ini Diprediksi Ketiban Hoki Besar pada 9 Agustus 2026

3 Zodiak Ini Diprediksi Ketiban Hoki Besar pada 9 Agustus 2026

Lifestyle | Minggu, 09 Agustus 2026 | 07:07 WIB

Kontradiksi Simbolik: Merayakan Kemerdekaan dengan Cara yang Masih Feodal

Kontradiksi Simbolik: Merayakan Kemerdekaan dengan Cara yang Masih Feodal

Your Say | Minggu, 09 Agustus 2026 | 07:00 WIB

×