Melayat, Anies Baswedan Kenang Perkenalannya dengan Arswendo Atmowiloto

Ferry Noviandi | Yuliani
Melayat, Anies Baswedan Kenang Perkenalannya dengan Arswendo Atmowiloto
Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan (Suara.com/ Adit Rianto/ Peter Rotti)

Menurut Anies Baswedan, Arswendo Atmowiloto sosok yang sangat kreatif.

Suara.com - Melayat, Anies Baswedan Kenang Perkenalannya dengan Arswendo Atmowiloto

Pelayat terus berdatangan ke rumah duka Arswendo Atmowiloto di kawasan Petukangan, Jakarta Selatan, Jumat (19/7/2019) malam. Sekira pukul 21.00 WIB, gubernur Anies Baswedan pun nampak menyambangi rumah duka.

Masih memakai kemeja batik, usai dinas Anies Baswedan langsung menuju rumah duka untuk sampaikan duka citanya. Anies pun terkenang sosok Arswendo yang dikenalnya saat ia SMA.

"Saya turut berduka atas pulangnya mendiang Bapak Arswendo, saya kenal beliau ketika saya masih SMA. Itu saya mengelola sebuah publikasi bulanan dan beliau pimpinan sebuah tabloid yang kemudian mendukung kegiatan kita ke Jogja. Sejak masa itu lah saya kenal masa SMA dan terus berlanjut hubungannya," kata Anies Baswedan di rumah duka.

Arswendo Atmowiloto [Youtube Ruang Tengah]
Arswendo Atmowiloto [Youtube Ruang Tengah]

Anies Baswedan menyebut telah lama mengagumi sosok Arswendo Atmowiloto. Dia pun berdoa agar keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan.

"Seorang yang memiliki komitmen luar biasa pada kreativitas, selalu produktif tulisanannya. Bukan saja mencerahkan, tapi selalu membawa nuansa untuk kita terbawa pada gagasan-gagasan beliau. Pak Arswendo ini orang kreatifnya luar biasa, kita merasa kehilangan dan semoga keluarga diberikan ketabahan," tutur Anies Baswedan.

Kang Maman mengunggah foto kenangan bersama Arswendo Atmowiloto. [Twitter Kang Maman]
Kang Maman mengunggah foto kenangan bersama Arswendo Atmowiloto. [Twitter Kang Maman]

Sastrawan Arswendo Atmowiloto meninggal dunia dalam usia 70 pada hari ini, Jumat 19 Juli 2019 sekira pukul 17.50 WIB karena sakit kanker kantung kemih yang telah dideritanya sejak sekitar setahun.

Saat ini, jenazah penulis cerita Keluarga Cemara ini masih disemayamkan di rumah duka, di Kompleks Kompas B-2, Jalan Damai, Petukangan Selatan, Jakarta Selatan.

Misa Requiem sekaligus pelepasan jenazah akan dilaksanakan di Gereja St Matius Penginjil, Paroki Bintaro, Pondok Aren pada hari Sabtu, 20 Juli 2019, pukul 10.00.

Komentar

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS