Anies Baswedan Soroti Dinasti Politik: Pemerintah Harusnya Bekerja untuk Rakyat, Bukan Keluarga!

Erick Tanjung, Bagaskara Isdiansyah

Jum'at, 27 Februari 2026 | 21:06 WIB
Anies Baswedan Soroti Dinasti Politik: Pemerintah Harusnya Bekerja untuk Rakyat, Bukan Keluarga!
Mantan calon presiden, Anies Baswedan menghadiri Syukuran HUT ke-1 Gerakan Rakyat di Jakarta, Jumat (27/2/2026). [Suara.com/Bagaskara]
baca 10 detik
  • Anies Baswedan soroti fenomena dinasti politik dan tuntut kesetaraan kesempatan demokrasi.
  • Anies ajak rakyat nilai urgensi koreksi aturan larangan dinasti politik pasca-putusan MK.
  • Tata kelola pemerintahan harus fokus melayani rakyat, bukan kepentingan keluarga tertentu.

Suara.com - Mantan Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, menyoroti fenomena maraknya dinasti politik yang tengah menjadi perbincangan publik. Anies menekankan bahwa esensi utama dari demokrasi adalah memberikan kesetaraan kesempatan bagi seluruh warga negara tanpa terkecuali.

Pernyataan tersebut disampaikan Anies di tengah adanya gugatan di Mahkamah Konstitusi (MK) yang mengusulkan larangan bagi keluarga Presiden untuk mencalonkan diri dalam Pilpres. Ia berpendapat bahwa setiap keputusan MK seharusnya memperkuat pilar demokrasi serta mencegah dominasi kelompok tertentu dalam kontestasi politik.

"Demokrasi memiliki patokan dasar. Kita berharap demokrasi di Indonesia menjamin kesetaraan kesempatan bagi semua. Oleh karena itu, setiap keputusan MK harus diarahkan untuk membuat demokrasi kita semakin setara," ujar Anies usai menghadiri Syukuran HUT ke-1 Partai Gerakan Rakyat di Jakarta, Jumat (27/2/2026).

Anies mengakui adanya kecenderungan kemunculan kekuatan keluarga yang mendominasi panggung kekuasaan saat ini. Menurutnya, publik telah menyaksikan langsung bagaimana kekuatan tersebut mulai mengakar di berbagai tingkatan pemerintahan.

"Kecenderungan munculnya dinasti dan kekuatan keluarga itu nyata ada, bukan? Kita semua menyaksikannya. Aturan main dalam demokrasi kita harus mampu memastikan bahwa kesetaraan kesempatan itu tetap terjaga," tegasnya.

Lebih lanjut, Anies mengingatkan kembali dinamika hukum pada tahun 2014-2015. Kala itu, Indonesia sebenarnya telah memiliki undang-undang yang melarang sanak saudara kepala daerah untuk maju dalam Pilkada. Namun, aturan tersebut dibatalkan oleh MK melalui proses uji materi.

"Sejak pembatalan tersebut hingga sekarang, kita melihat dinasti politik bermunculan di mana-mana. Setelah berjalan 10 tahun, rakyat kini bisa menilai apakah sudah saatnya aturan tersebut dikoreksi kembali," ungkapnya.

Anies menilai Indonesia telah melewati dua fase penting: periode pelarangan politik dinasti dan periode diperbolehkannya praktik tersebut. Ia meyakini publik kini sudah cukup dewasa untuk menentukan sistem mana yang lebih membawa manfaat bagi bangsa. Ia pun berharap tata kelola pemerintahan tetap fokus melayani rakyat luas.

"Sangat penting bagi pemerintah, baik di tingkat pusat maupun daerah, untuk bekerja demi kepentingan rakyat, bukan demi kepentingan keluarga atau kelompok-kelompok tertentu saja," pungkas Anies.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Anies Baswedan Beri Restu: Ormas Gerakan Rakyat Resmi Jadi Partai, Apa Langkah Selanjutnya?

Anies Baswedan Beri Restu: Ormas Gerakan Rakyat Resmi Jadi Partai, Apa Langkah Selanjutnya?

News | Jum'at, 27 Februari 2026 | 20:59 WIB

Anies Baswedan Soroti Keberhasilan Gerakan Rakyat di Ultah Pertama: Bukan Sekadar Papan Nama!

Anies Baswedan Soroti Keberhasilan Gerakan Rakyat di Ultah Pertama: Bukan Sekadar Papan Nama!

News | Jum'at, 27 Februari 2026 | 18:25 WIB

NasDem Usul PT 7 Persen, Demokrat: 4 Persen Saja Sudah Terlalu Tinggi!

NasDem Usul PT 7 Persen, Demokrat: 4 Persen Saja Sudah Terlalu Tinggi!

News | Jum'at, 27 Februari 2026 | 11:37 WIB

Terkini

IHSG Ambruk 7% Sepekan, Kapitalisasi Pasar Bursa Menguap Rp721 Triliun

IHSG Ambruk 7% Sepekan, Kapitalisasi Pasar Bursa Menguap Rp721 Triliun

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 14:40 WIB

Jay Idzes Cedera Parah, Terancam Absen di Ajang FIFA Matchday November?

Jay Idzes Cedera Parah, Terancam Absen di Ajang FIFA Matchday November?

Your Say | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 14:40 WIB

Respons Kapolresta Sleman Buntut Tudingan Mobilisasi Massa Rans Carnival yang Diboikot Warga

Respons Kapolresta Sleman Buntut Tudingan Mobilisasi Massa Rans Carnival yang Diboikot Warga

News | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 14:35 WIB

Kerja Keras Saja Tidak Cukup! Alasan Mengapa Keluar dari Kemiskinan Bukan Sekadar Soal Usaha

Kerja Keras Saja Tidak Cukup! Alasan Mengapa Keluar dari Kemiskinan Bukan Sekadar Soal Usaha

Your Say | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 14:35 WIB

Bagaimana Cara Daftar Nikah Online? Ini Dokumen yang Perlu Disiapkan

Bagaimana Cara Daftar Nikah Online? Ini Dokumen yang Perlu Disiapkan

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 14:35 WIB

Mengenal Luka yang Tak Terlihat & Harapan untuk Pulih dalam Novel Rekindled

Mengenal Luka yang Tak Terlihat & Harapan untuk Pulih dalam Novel Rekindled

Your Say | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 14:10 WIB

Kulit Berminyak Pakai Facial Wash atau Facial Foam? Ini Perbedaannya

Kulit Berminyak Pakai Facial Wash atau Facial Foam? Ini Perbedaannya

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 14:10 WIB

Tebing 10 Meter di Lumajang Runtuh, Ayah dan Anak 9 Tahun Tewas Tertimbun

Tebing 10 Meter di Lumajang Runtuh, Ayah dan Anak 9 Tahun Tewas Tertimbun

Jatim | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 14:07 WIB

Awas Kena PHP Perusahaan! Ini Bahaya Terselubung Tren Ghost Job bagi Pencari Kerja

Awas Kena PHP Perusahaan! Ini Bahaya Terselubung Tren Ghost Job bagi Pencari Kerja

Your Say | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 14:05 WIB

Harga Emas Antam Anjlok Rp33.000 dalam Dua Hari

Harga Emas Antam Anjlok Rp33.000 dalam Dua Hari

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 14:00 WIB

×