Suara.com - Komika Bintang Emon kembali menjadi sasaran isu politik. Kali ini berkaitan dengan aksi demonstrasi menolak UU Cipta Kerja.
Bintang Emon dituduh menjadi provokasi demo. Padahal ia sama sekali tak ikut mengomentari soal UU Cipta Kerja yang tengah diperdebatkan.
"Gue kemarin memilih untuk nggak bicara soal omnibus law, karena gue sadar belum segitu paham. Jadi daripada salah persepsi, mending gue diam deh, anteng," katanya dalam video yang dikutip dari akun Twitter, Sabtu (10/10/2020).
"Nah udah diam, anteng, masih dituduh jadi provokator. Allahu Akbar," imbuh komedian yang membintangi film Milly & Mamet ini.
![Annisa Pohan [Instagram]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2020/10/10/52691-annisa-pohan.jpg)
Sambil bercanda, ia yang biasanya dituduh sebagai impostor dalam game online Among Us ini kaget mendapat fitnah sebagai provokator.
"Biasa dituduh impostor tiba-tiba dituduh jadi provokator kan kaget hamba. Ya Allah," tuturnya.
Meski sudah diam namun tetap menjadi sasaran pihak tak bertanggung jawab, Bintang Emon berharap agar masyarakat tak perlu takut bersuara.
"Buat teman-teman jangan takut untuk bersuara di media sosial, karena ini merupakan wadah perjuangan yang baru," ucapnya.
Namun lelaki bernama lengkap Gusti Muhammad Abdurrahman Bintang Mahaputra mengingatkan soal UU ITE.
"Nah kalau mau aman, jangan sebut nama, jangan sebut instansi, jangan tampilin visual, jangan bersuara. Memang itu sih yang paling bener. Becanda!"
Video Bintang Emon itu pun sudah disaksikan satu juta warga Twitter. Termasuk salah satunya Annisa Pohan, menantu mantan presiden Susilo Bambang Yudhoyono.
Ia bahkan meninggalkan jejak komentar dengan bertanya, "Ini anaknya siapa sih?" Annisa Pohan tulisnya sambil menyematkan emoji tertawa sambil menangis.
Beberapa warganet menanggapi pertanyaan Annisa Pohan. "Yang jelas bukan buzzer, sampah politik masyarakat," tutur akun @fahmiAb65524545.
"Bukan anaknya tukang meubel," jawab @BaimPoli.
"Anak ini @BintangEmon pintar tapi pura-pura beg**. Sementara yang disana, beg** tapi pura-pura pintar," ujar warganet lain.