facebook

Pablo Benua Putuskan Mualaf Berkat Peran Almarhum Anton Medan

Sumarni | Herwanto
Pablo Benua Putuskan Mualaf Berkat Peran Almarhum Anton Medan
Terdakwa kasus ikan asin: Pablo Benua dan istri, Rey Utami menjalani sidang di PN Jakarta Selatan, Senin (20/1/2020). [Ismail/Suara.com]

Pablo Benua sudah menganggap Anton Medan sebagai orangtuanya.

Suara.com - Pablo Benua turut merasakan duka mendalam atas meninggalnya Anton Medan. Suami Rey Utami ini mengaku sudah menganggap Anton Medan sebagai guru sekaligus ayah angkat.

Sebab, dia merasa almarhum sudah banyak berjasa dalam kehidupannya.

"Beliau sebagai seorang guru, mentor dalam kehidupan saya," ujar Pablo Benua saat ditemui di rumah duka, kawasan Cibinong, Jawa Barat, Selasa (16/3/2021).

Baca Juga: Anton Medan Sempat Asuh Anak Rey Utami dan Pablo Benua

"Karena beliau sudah menjalani kehidupan yang keras lalu saya sebagai seorang mualaf saya masih perlu banyak dibimbing," sambungnya lagi.

Tak hanya itu, lelaki 32 tahun ini mengungkap bahwa Anton Medan yang mendorong dirinya buat menjadi mualaf.

Ulama kondang Muhammad Ramdhan Effendi atau Anton Medan. [Twitter@ArizaPatria]
Ulama kondang Muhammad Ramdhan Effendi atau Anton Medan. [Twitter@ArizaPatria]

"Beliau adalah salah satu orang yang menginspirasi kami berdua, karena awal saya mau nikah dengan Rey lalu saya mau jadi seorang mualaf itu saya banyak sharing dengan beliau," tutur Pablo Benua.

"Bahkan beliau yang mendorong saya untuk jadi seorang mualaf," imbuhnya.

Anton Medan tutup usia di kediamannya di kawasan Cibinong, Bogor, Jawa Barat pada Senin (15/3/2021) sore. Lelaki 63 tahun ini dikabarkan meninggal karena sakit stroke dan diabetes.

Baca Juga: Meninggal, Miller Khan: Anton Medan Sangat Penting dalam Karier Saya

Jenazah Anton Medan telah dimakamkan di di Kompleks Pesantren At-Taibin, Cibinong, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Selasa (16/3/2021) pagi.

Komentar