Array

Polisi Cek Gedung Bidakara Terkait Kasus Penipuan Putri Nia Daniaty, Hasilnya?

Selasa, 05 Oktober 2021 | 06:15 WIB
Polisi Cek Gedung Bidakara Terkait Kasus Penipuan Putri Nia Daniaty, Hasilnya?
Potret kebersamaan Nia Daniaty dan Olivia Nathania. (Instagram/niadaniatynew)

Suara.com - Polisi telah melakukan pengecekan ke Gedung Bidakara di kawasan Pancoran, Jakarta Selatan. Hal ini untuk menindaklanjuti kasus penipuan bermodus rekruitmen CPNS dengan terlapor putri Nia Daniaty, Olivia Nathania alias OI.

"Tim penyidik sudah melakukan pengecekan langsung ke gedung Bidakara dan juga sudah mengambil keterangan ada pengurus dari gedung Bidakara," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Yusri Yunus, Senin (4/9/2021).

Beberapa korban penipuan putri Nia Daniaty didampingi pengacara [Suara.com/Muhammad Anzar Anas]
Beberapa korban penipuan putri Nia Daniaty didampingi pengacara [Suara.com/Muhammad Anzar Anas]

Disinggung hasil pengecekan hingga pemeriksaan pengelola Gedung Bidakara, Yusri belum mau menjelaskan. Yang jelas, gedung tersebut pernah dipakai sebagai lokasi penyerahan Surat Keputusan (SK) Penerimaan CNPNS bodong kepada para korban.

"Nanti gampang, dikasih tahu, masih dalam (materi) penyidikan, nggak boleh masuk ke ranah penyidikan," ujar Yusri.

Di hari yang sama, penyidik juga memeriksa beberapa saksi korban.

Potret kebersamaan Nia Daniaty dan Olivia Nathania. (Instagram/niadaniatynew)
Potret kebersamaan Nia Daniaty dan Olivia Nathania. (Instagram/niadaniatynew)

Sebelumnya, Olivia Nathania bersama suaminya, Rafly N Tilaar alias Raf sebelumnya dilaporkan atas dugaan penipuan, penggelapan uang dan pemalsuan surat.

Laporan tersebut diterima Polda Metro Jaya dengan Nomor LP/B/4728/IX/SPKT/POLDA METRO JAYA, Tanggal : 23 September 2021. Atas perbuatannya, Mereka dikenai Pasal 378 KUHP dan atau Pasal 372 KUHP dan atau Pasal 263 KUHP.

Modus penipuan itu adalah seleksi penerimaan CPNS. Oi disebut meminta sejumlah uang kepada 225 korban untuk dijadikan PNS dan berhasil mengumpulkan uang sekitar Rp 9,7 miliar.

Sementara, Oi membantah tuduhan tersebut dan mengaku cuma membuka les untuk ikuti tes CPNS. Dia membenarkan menerima Rp 25 juta per kepala.

Baca Juga: Kasus Dugaan Penipuan Anak Nia Daniaty, Polisi Periksa Pengelola Gedung

Duit itu diklaim Oi untuk biaya operasional seperti menyewa gedung dan honor pengajar.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA Kelas 12 SMA Soal Matematika dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Beneran Orang Solo Apa Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: Soal Matematika Kelas 6 SD dengan Jawaban dan Pembahasan Lengkap
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan John Herdman? Pelatih Baru Timnas Indonesia
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Otak Kanan vs Otak Kiri, Kamu Tim Kreatif atau Logis?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Apakah Kamu Terjebak 'Mental Miskin'?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI