facebook

Anaknya Tak Disekolahkan Mantan Suami, Wanda Hamidah Lapor ke KPAI

Sumarni
Anaknya Tak Disekolahkan Mantan Suami, Wanda Hamidah Lapor ke KPAI
Wanda Hamidah bersama mantan suami, Daniel Patrick Schuldt Hadi. [Instagram]

Wanda Hamidah menandai akun KPAI di Instagram.

Suara.com - Artis Wanda Hamidah kembali mengeluarkan keluh kesahnya mengenai sang mantan suami, Daniel Patrick Schuldt Hadi. Mereka kini memang tengah bersitegang.

Dalam postingan di Instagram Story pada Kamis (19/5/2022), Wanda Hamidah menyebut anaknya, Malakai Ali Schuldt Hadi belum dikembalikan oleh sang mantan.

Bukan cuma itu saja, dia juga menuding Daniel Patrick Schuldt Hadi tidak membiarkan si kecil ke sekolah.

"Hari ketiga anak saya Malakai Ali tidak di sekolahkan ayahnya," kata Wanda Hamidah.

Baca Juga: Wanda Hamidah Akui Merusak Rumah Mantan Suami, Frustasi karena Anak Tak Dikembalikan

Unggahan Wanda Hamidah [Instagram/@wanda_hamidah]
Unggahan Wanda Hamidah [Instagram/@wanda_hamidah]

"Semenjak Minggu malam tidak dikembalikan ke pangkuan saa sebagai ibu yang memegang hak perwalian atau pemeliharaan atas Malakai Ali berdasarkan keputusan atau ketetapan hakim," sambungnya lagi.

Padahal Wanda Hamidah sudah mengirimkan seragam maupun buku-buku keperluan sekolah ke rumah Daniel Patrick Schuldt Hadi.

"Senin malam saya sudah mengirimkan buku-buku, seragam dan sepatu sekolahnya ke alamat sang ayah," bebernya.

Sembari menandai akun Komisi Perlindungan Anak Indonesia dan Komnas Anak, Wanda Hamidah berharap buah hatinya itu tidak kehilangan hak pendidikannya karena ulah ayahnya sendiri.

"Dan memohon untuk Malakai tetap diantar jemput ke sekolah agar tidak kehilangan hak pendidikan dan bermain dengan teman-temannya," ujar Wanda Hamidah.

Baca Juga: Polisi Beberkan Kronologi Wanda Hamidah Merusak Rumah Mantan Suami, Berawal dari Ingin Bertemu Anak

Seperti diketahui, perseteruan Wanda Hamidah dan mantan suami bermula ketika sang artis merusak pekarangan rumah Daniel Patrick Schuldt Hadi. Atas kejadian ini, Wanda Hamidah sampai dilaporkan ke polisi.

Komentar