Beda dari Aming yang Diam Usai Ditegur, Ivan Gunawan Merasa Teguran KPI Membunuh Karakternya

Yohanes Endra, Shevinna Putti Anggraeni

Kamis, 25 Januari 2024 | 12:00 WIB
Beda dari Aming yang Diam Usai Ditegur, Ivan Gunawan Merasa Teguran KPI Membunuh Karakternya
Ivan Gunawan (Instagram/ivan_gunawan)

Suara.com - Ivan Gunawan nampaknya masih menyesalkan teguran Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) pada dirinya yang dianggap berpakaian layaknya perempuan dalam acara Brownis Trans TV beberapa waktu lalu.

Ivan Gunawan merasa KPI memberinya teguran terkait perilaku dan penampilannya yang dinilai tidak pantas tampil di TV itu tanpa mendengarkan penjelasannya lebih dulu.

Karena itu, Ivan Gunawan merasa industri fashion tidak bisa diperkenalkan melalui tayangan TV di zaman sekarang.

Di sisi lain, Ivan Gunawan juga menilai penilaian KPI terhadap penampilannya kala itu juga suatu kemunduran.

"Jadi menurut saya mungkin jaman sekarang, industri fashion masuk TV kayaknya itu nggak relate deh. Karena, perkembangan mode mungkin teman-teman yang mengerti fashion sesungguhnya melihat teguran dari KPI itu sebagai kemunduran sih," kata Ivan Gunawan.

Ivan Gunawan. [Instagram]
Ivan Gunawan. [Instagram]

Padahal, Ivan Gunawan beranggapan trend fashion sesungguhnya itu tidak ada batasan. Apalagi, kala itu desainer kondang ini tampil sesuai dengan tema acara TV-nya hari itu adalah kembali ke tahun 60-an.

"Menurut aku, fashion there is no limit gitu. Pada waktu itu juga aku pakai karena konsep tema hari itu adalah back to 60's," ujar Ivan Gunawan.

Karena itu, Ivan Gunawan sudah memastikan pakaian yang dikenakannya kala itu sudah sesuai dengan hasil risetnya terkait trend fashion tahun 60-an secara global, bukan hanya di Indonesia.

"Saya tahu lah tentang fashion. Jadi, harusnya apa yang saya pakai itu berdasarkan research. Apa sih yang terjadi di tahun 60-an, makanya saya bilang di postingan saya itu tahun 60-an tentang trend fashion, bukan tahun 60-an ada di Indonesia," ujar Ivan Gunawan.

baca juga

Sebab, Ivan Gunawan paham trend fashion masyarakat Indonesia tahun 60-an mungkin tak seperti dirinya karena tidak melek mengenai mode.

"Kalau tahun 60-an di Indonesia mungkin nggak ngerti tentang trend fashion seperti itu," ujarnya.

Ivan Gunawan pun merasa teguran KPI terhadap penampilannya itu juga telah menjatuhkan dan mematikan karakternya sebagai seorang desainer yang menekuni industri fashion.

Karena itu, desainer kondang ini memilih untuk berhenti berkarir di industri hiburan dan kembali fokus di industri fashion yang telah mengharumkan namanya.

"Jadi, karena ada teguran tersebut menurut saya itu sudah menjatuhkan dan mematikan karakter saya. Saya akhirnya memutuskan udah fokus berkarir di fashion dan berhenti di program TV tersebut," tuturnya.

Sayangnya dilansir dari Instagram @lambegosiip, sejumlah warganet tetap menilai Ivan Gunawan sosok yang keras kepala dan enggan menerima teguran karena terus-menerus mengungkit masalah tersebut tanpa berusaha memperbaiki.

Netizen beranggapan KPI memberinya teguran hanya untuk tak berpenampilan layaknya perempuan di TV, bukan berarti melarangnya berpenampilan sedemikian rupa di luar.

Selain itu, mereka juga memandingkan sikap Ivan Gunawan dengan Aming ketika mendapatkan teguran dari KPI terkait masalah serupa. Aming dinilai lebih menerima teguran dan tak berusaha mencari pembenaran daripada dirinya.

"Dukung KPI untuk penyiaran TV lebih baik, dulu Aming juga pernah kena tegur kok sama KPI. Tapi, dia nggak koar-koar dan sekarang Alhamdulillah penampilan Aming udah sesuai dengan gennya. Kalau yang 1 ini emang susah dibilangin, masih cari pembelaan terus," kata @sriutami***.

"Si paling ambekan, si paling bodo amat anak orang mau rusak juga nggak papa yang penting "si paling paling" ini dapat uang," kata @elitee***.

"Aduhhhh .... Di tegur untuk tidak berpakaian seperti wanita ( hanya di tv aja ) di luar TV mah sesuka hati kan ?? Apakah mematikan karakternya sebagai designer ?? Hmmmm semua ada aturannya bestie. Kan TV yang nonton banyak anak-anak," kata @lokatari_art***.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tak Masalah Keluar TV, Ivan Gunawan Klaim Sudah Dikenal sampai Luar Negeri Berkat Fesyen

Tak Masalah Keluar TV, Ivan Gunawan Klaim Sudah Dikenal sampai Luar Negeri Berkat Fesyen

Entertainment | Kamis, 25 Januari 2024 | 10:46 WIB

Ivan Gunawan Masih Mau Tampil di Program TV Setelah Kena Tegur KPI, Tapi Ada Syaratnya

Ivan Gunawan Masih Mau Tampil di Program TV Setelah Kena Tegur KPI, Tapi Ada Syaratnya

Entertainment | Kamis, 25 Januari 2024 | 09:53 WIB

Sempat Pamitan, Ivan Gunawan Akhirnya Kembali ke Brownis

Sempat Pamitan, Ivan Gunawan Akhirnya Kembali ke Brownis

Entertainment | Kamis, 25 Januari 2024 | 09:03 WIB

Beda Respon Fuji dan Aaliyah Massaid Setelah Bertemu dengan Pinka Hapsari, Pilih Unggah Momen Ini

Beda Respon Fuji dan Aaliyah Massaid Setelah Bertemu dengan Pinka Hapsari, Pilih Unggah Momen Ini

Entertainment | Rabu, 24 Januari 2024 | 16:03 WIB

Tak Canggung Satu Kerjaan dengan Thariq Halilintar, Fuji Ungkap Alasannya

Tak Canggung Satu Kerjaan dengan Thariq Halilintar, Fuji Ungkap Alasannya

Entertainment | Rabu, 24 Januari 2024 | 15:40 WIB

Sibuk Kejar Karier, Fuji Santai Kerjaannya Dipertanyakan: Biasanya Ngepet Kak

Sibuk Kejar Karier, Fuji Santai Kerjaannya Dipertanyakan: Biasanya Ngepet Kak

Entertainment | Rabu, 24 Januari 2024 | 13:58 WIB

Terkini

Pertamina EP Adera Sambung Harapan Anak Putus Sekolah Lewat Program Sekolah Kembali

Pertamina EP Adera Sambung Harapan Anak Putus Sekolah Lewat Program Sekolah Kembali

Sumsel | Selasa, 28 Juli 2026 | 23:49 WIB

Apa Itu Aplikasi AMPERA 24/7? Kini Warga Palembang Bisa Akses Layanan Polisi dari Ponsel

Apa Itu Aplikasi AMPERA 24/7? Kini Warga Palembang Bisa Akses Layanan Polisi dari Ponsel

Sumsel | Selasa, 28 Juli 2026 | 23:39 WIB

Murid Mengeluh Sepatunya Mengganjal saat Dipakai Sekolah, Isinya Diduga Paket Sabu

Murid Mengeluh Sepatunya Mengganjal saat Dipakai Sekolah, Isinya Diduga Paket Sabu

Sumsel | Selasa, 28 Juli 2026 | 23:22 WIB

5 Fakta Mahasiswa KKN Tenggelam di Sungai Rawas, Perahu Terbalik Usai Tabrak Kayu

5 Fakta Mahasiswa KKN Tenggelam di Sungai Rawas, Perahu Terbalik Usai Tabrak Kayu

Sumsel | Selasa, 28 Juli 2026 | 23:11 WIB

Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung

Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung

Jabar | Selasa, 28 Juli 2026 | 22:50 WIB

Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua

Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua

Health | Selasa, 28 Juli 2026 | 22:40 WIB

Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen

Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen

Lifestyle | Selasa, 28 Juli 2026 | 22:12 WIB

Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA

Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA

News | Selasa, 28 Juli 2026 | 22:06 WIB

Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup

Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup

Bogor | Selasa, 28 Juli 2026 | 21:59 WIB

Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim

Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim

News | Selasa, 28 Juli 2026 | 21:48 WIB

×