Tiba di Polda Metro, Tamara Tyasmara Jalani Tes Kejiwaan untuk Penyidikan Kasus Kematian Dante

Yazir Farouk, Adiyoga Priyambodo

Kamis, 15 Februari 2024 | 18:00 WIB
Tiba di Polda Metro, Tamara Tyasmara Jalani Tes Kejiwaan untuk Penyidikan Kasus Kematian Dante
Tamara Tyasmara didampingi pengacara Sandy Arifin dan tim saat memenuhi panggilan tes kejiwaan di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Kamis (15/2/2024) [Suara.com/Adiyoga Priyambodo]

Suara.com - Kedua orangtua Raden Andante Khalif Pramudityo atau Dante, Angger Dimas dan Tamara Tyasmara ikut diminta menjalani tes kejiwaan oleh penyidik Polda Metro Jaya yang menangani kasus kematian bocah 6 tahun tersebut. Tindakan dilakukan untuk menunjang kebutuhan penyidikan.

“Pemeriksaan psikologi forensik ini merupakan bagian dari penyidikan berbasis ilmiah atau scientific crime investigation,” ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Ade Ary Syam Indradi, Kamis (15/2/2024).

Angger Dimas sudah memenuhi panggilan tes kejiwaan dari tim psikologi forensik di Polda Metro Jaya pada Selasa (13/2/2024) kemarin. Sang DJ diminta menjawab sejumlah pertanyaan sekitar 3 jam.

Tamara Tyasmara didampingi pengacara Sandy Arifin dan tim saat memenuhi panggilan tes kejiwaan di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Kamis (15/2/2024) [Suara.com/Adiyoga Priyambodo]
Tamara Tyasmara didampingi pengacara Sandy Arifin dan tim saat memenuhi panggilan tes kejiwaan di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Kamis (15/2/2024) [Suara.com/Adiyoga Priyambodo]

“Kayak tes psikologi aja sih. Ya emang udah biasa ya, kalau misalnya ada kehilangan, pasti digali dari psikologi kita, apakah kita jadi gila atau nggak," ujar Angger Dimas usai tes kejiwaan.

Hari ini, giliran Tamara Tyasmara yang memenuhi panggilan tes kejiwaan dari tim psikologi forensik di Polda Metro Jaya. Ia datang bersama tim pengacara yang dipimpin Sandy Arifin.

“Klien kami akan diperiksa sebagai saksi oleh tim psikologi forensik,” kata Sandy Arifin.

Tamara Tyasmara memastikan dirinya datang dalam keadaan sehat. Ia sudah jauh lebih tenang dibanding sebelumnya.

Tamara Tyasmara didampingi pengacara Sandy Arifin dan tim saat memenuhi panggilan tes kejiwaan di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Kamis (15/2/2024) [Suara.com/Adiyoga Priyambodo]
Tamara Tyasmara didampingi pengacara Sandy Arifin dan tim saat memenuhi panggilan tes kejiwaan di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Kamis (15/2/2024) [Suara.com/Adiyoga Priyambodo]

“Sehat, alhamdulillah. Sudah menenangkan diri sih dari kemarin,” papar Tamara Tyasmara.

Tamara Tyasmara pun tak lupa meminta doa untuk kelancaran proses tes kejiwaan yang dijalani hari ini.

baca juga

Sebagaimana diketahui, Dante meninggal dunia usai berenang di salah satu kolam renang umum di kawasan Pondok Kelapa, Jakarta pada 27 Januari 2024. Kabar kematian Dante pertama diumumkan ke publik oleh sang ibu, Tamara Tyasmara pada 28 Januari 2024.

Saat itu, Dante diduga meninggal dunia akibat tenggelam saat berenang. Tamara Tyasmara sempat menyinggung soal adanya insiden di kolam renang yang melibatkan Dante.

Namun, cerita kematian Dante berubah setelah kasusnya ditangani polisi. Hasil rekaman CCTV kolam renang tempat Dante diduga tenggelam menunjukkan rekaman peristiwa yang jauh berbeda dari asumsi masyarakat.

Terlihat jelas dalam rekaman CCTV, Dante berenang didampingi kekasih Tamara Tyasmara, Yudha Arfandi. Di salah satu momen yang terekam, Yudha tampak secara sengaja beberapa kali membenamkan tubuh Dante ke air.

"Pelaku membenamkan korban ke dalam kolam sebanyak 12 kali, dengan durasi waktu yang bervariatif. Antara lain 14 detik, 24 detik, 4 detik, 2 detik, 26 detik, 4 detik, 21 detik, 7 detik, 17 detik, 8 detik, dan 26 detik. Percobaan yang terakhir dilakukan selama 54 detik," papar Dirkrimum Polda Metro Jaya Kombes Wira Satya Triputra.

Bukan cuma membenamkan, Yudha Arfandi juga beberapa kali melakukan gerakan untuk menghalau Dante saat ingin menepi ke pinggiran kolam.

"Setiap korban mau menggapai ke tepian kolam, tersangka terus menarik badan korban maupun kaki korban agar terus berenang. Tersangka melakukan hal tersebut kurang lebih empat kali," jelas Wira Satya Triputra.

Yudha Arfandi sendiri sudah ditetapkan sebagai tersangka oleh penyidik Subdit Jatanras Polda Metro Jaya usai dilakukan penangkapan pada 9 Februari 2024 kemarin. Yudha yang awalnya dikenakan dugaan kelalaian, kini terancam pidana atas kekerasan terhadap anak hingga pembunuhan berencana.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Mirip Cerita Kiki Farrel, Soraya Rasyid Juga Tak Setuju Tamara Tyasmara Pacari Yudha Arfandi

Mirip Cerita Kiki Farrel, Soraya Rasyid Juga Tak Setuju Tamara Tyasmara Pacari Yudha Arfandi

Entertainment | Kamis, 15 Februari 2024 | 15:48 WIB

Dituding Tak Nafkahi Tamara Tyasmara Pasca Cerai, Angger Dimas Jawab Begini

Dituding Tak Nafkahi Tamara Tyasmara Pasca Cerai, Angger Dimas Jawab Begini

Entertainment | Kamis, 15 Februari 2024 | 15:26 WIB

Tamara Tyasmara Butuh Kawalan Polisi usai Pacarnya Masuk Penjara, Soraya Rasyid: Banyak yang Nggak Terima

Tamara Tyasmara Butuh Kawalan Polisi usai Pacarnya Masuk Penjara, Soraya Rasyid: Banyak yang Nggak Terima

Entertainment | Kamis, 15 Februari 2024 | 08:00 WIB

Terkini

Khutbah di Bawah Lembah: Melawan Tanpa Kebencian, Bertahan Demi Martabat

Khutbah di Bawah Lembah: Melawan Tanpa Kebencian, Bertahan Demi Martabat

Your Say | Jum'at, 24 Juli 2026 | 17:45 WIB

Bisnis Agen Logistik Kian Dilirik Anak Muda, Modal Mulai Rp10 Juta

Bisnis Agen Logistik Kian Dilirik Anak Muda, Modal Mulai Rp10 Juta

Bisnis | Jum'at, 24 Juli 2026 | 17:43 WIB

Juminten Edan: Suguhkan Kisah Duka dan Trauma dalam Balutan Misteri Gaib!

Juminten Edan: Suguhkan Kisah Duka dan Trauma dalam Balutan Misteri Gaib!

Your Say | Jum'at, 24 Juli 2026 | 17:30 WIB

Diancam Pecat! Satpam Fiktor Dipaksa Sujud dan Kayuh Sepeda Terbalik oleh Penumpang Alphard

Diancam Pecat! Satpam Fiktor Dipaksa Sujud dan Kayuh Sepeda Terbalik oleh Penumpang Alphard

News | Jum'at, 24 Juli 2026 | 17:27 WIB

Sinopsis Welcome to the Jungle, Film Terbaru Akshay Kumar dan Disha Patani

Sinopsis Welcome to the Jungle, Film Terbaru Akshay Kumar dan Disha Patani

Your Say | Jum'at, 24 Juli 2026 | 17:25 WIB

Bukan Sekadar Tipis, Ini 3 Inovasi Kunci Galaxy Z Fold8 Ultra yang Menetapkan Standar Baru HP Lipat

Bukan Sekadar Tipis, Ini 3 Inovasi Kunci Galaxy Z Fold8 Ultra yang Menetapkan Standar Baru HP Lipat

Tekno | Jum'at, 24 Juli 2026 | 17:17 WIB

Iran Ogah Gencatan Senjata dengan Amerika Kalau yang Ngomong 'Orang Ketiga' Ini

Iran Ogah Gencatan Senjata dengan Amerika Kalau yang Ngomong 'Orang Ketiga' Ini

News | Jum'at, 24 Juli 2026 | 17:16 WIB

Universitas Republik Indonesia dan Ironi Kesejahteraan Tenaga Pendidik

Universitas Republik Indonesia dan Ironi Kesejahteraan Tenaga Pendidik

Your Say | Jum'at, 24 Juli 2026 | 17:15 WIB

Menggantung Nyawa di Wadah Ikan: Kisah Nelayan Situbondo Terombang-ambing 48 Jam di Laut Lepas

Menggantung Nyawa di Wadah Ikan: Kisah Nelayan Situbondo Terombang-ambing 48 Jam di Laut Lepas

Jatim | Jum'at, 24 Juli 2026 | 17:10 WIB

Seperti Biasa Investor Ambil Cuan di Akhir Pekan, IHSG Berakhir Ambruk ke 6.100

Seperti Biasa Investor Ambil Cuan di Akhir Pekan, IHSG Berakhir Ambruk ke 6.100

Bisnis | Jum'at, 24 Juli 2026 | 17:09 WIB

×