Alasan Keluarga Mau Peristiwa Kematian Vina Dijadikan Film, Bukan Karena Uang

M Nurhadi

Jum'at, 17 Mei 2024 | 11:23 WIB
Alasan Keluarga Mau Peristiwa Kematian Vina Dijadikan Film, Bukan Karena Uang
Poster film VINA: Sebelum 7 Hari. [Instagram/deecompany_official]

Suara.com - Kasus kematian tragis yang dialami oleh Vina dan kekasihnya, Eky, kembali menjadi sorotan publik usai peristiwa yang menggegerkan publik itu diangkat dalam sebuah film berjudul Vina: Sebelum 7 Hari.

Pembunuhan berencana terhadap Vina dan Eky tersebut terjadi pada 27 Agustus 2016. Meskipun sudah delapan tahun berlalu, tiga pelaku pembunuhan Vina masih belum terungkap.

Dalam kasus ini, perhatian tertuju pada seorang pria bernama Egi yang diduga menjadi otak di balik kematian Vina dan Eky.

Dugaan ini berdasarkan ciri-ciri yang disebutkan oleh Vina dalam rekaman suara. Dalam rekaman tersebut, teman Vina, Linda, diketahui sempat dirasuki arwah almarhumah. Dalam rekaman yang kemudian viral tersebut Vina menceritakan penderitaannya.

Ia mengatakan dirinya disiksa dan mengalami kekerasan seksual dari geng motor Egi dan kawan-kawan. Akhirnya, Vina dan Eky dibunuh oleh geng motor tersebut.

"Salah satunya ada yang suka Vina, temen Eky, namanya Egi," ungkap Vina.

Meski demikian, rekaman tersebut tentu belum bisa menjadi alat bukti akurat untuk penangkapan oleh kepolisian. Saat ini, pihak berwajib juga sudah merilis 3 DPO dalam kasus terkait.

Alasan Izinkan Pembuatan Film

Kakak korban belum lama ini mengungkapkan perasaannya ketika keluarganya dikunjungi oleh pihak rumah produksi film yang ingin mengangkat kisah adiknya.

baca juga

Saat itu, sebagai kakak, ia mengaku sempat tidak setuju dengan rencana pembuatan film berjudul "Vina: Sebelum 7 Hari" itu.

"Tidak diberi tahu sebelumnya. Pihak produksi datang ke rumah tahun 2023," ujar kakak korban, dikutip dari Kilat.com melalui Kanal YouTube Curhat Bang Denny Sumargo, dikutip pada Jumat (17/5/2024).

"Mereka tertarik untuk membuat film," lanjutnya.

Mendengar tujuan kedatangan pihak rumah produksi Dee Company, kakak korban merasa bingung dan terkejut.

"Kaget, bingung, perasaan campur aduk," katanya.

Saat itu, kakak korban mengaku sebenarnya dari awal sudah menolak jika kasus pembunuhan Vina dijadikan film.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Film Vina: Sebelum 7 Hari Sempat Diminta Tak Lanjutkan Syuting Demi Jaga Citra Polisi

Film Vina: Sebelum 7 Hari Sempat Diminta Tak Lanjutkan Syuting Demi Jaga Citra Polisi

Entertainment | Jum'at, 17 Mei 2024 | 11:09 WIB

Bareskrim Turun Gunung Ikut Buru 3 DPO Pembunuh Vina Cirebon

Bareskrim Turun Gunung Ikut Buru 3 DPO Pembunuh Vina Cirebon

News | Jum'at, 17 Mei 2024 | 10:31 WIB

Hotman Paris Sebut Ada Kejanggalan dalam Kasus Vina Cirebon

Hotman Paris Sebut Ada Kejanggalan dalam Kasus Vina Cirebon

Your Say | Jum'at, 17 Mei 2024 | 09:22 WIB

Kecurigaan Hotman Paris Atas Pembunuhan Vina Cirebon, Duga Ada Oknum Polisi Ubah BAP

Kecurigaan Hotman Paris Atas Pembunuhan Vina Cirebon, Duga Ada Oknum Polisi Ubah BAP

News | Jum'at, 17 Mei 2024 | 08:47 WIB

Hotman Paris Sebut Polisi Tidak Serius Tangani Kasus Pembunuhan Vina Cirebon, karena BAP Berubah?

Hotman Paris Sebut Polisi Tidak Serius Tangani Kasus Pembunuhan Vina Cirebon, karena BAP Berubah?

News | Jum'at, 17 Mei 2024 | 04:05 WIB

Hotman Paris Desak Pejabat Bantu Cari 3 Pembunuh Vina Cirebon yang 8 Tahun Buron

Hotman Paris Desak Pejabat Bantu Cari 3 Pembunuh Vina Cirebon yang 8 Tahun Buron

News | Kamis, 16 Mei 2024 | 21:27 WIB

Terkini

Skuter Listrik Indomobil eMotor Sprinto Perkuat Komitmen Berkelanjutan

Skuter Listrik Indomobil eMotor Sprinto Perkuat Komitmen Berkelanjutan

Otomotif | Rabu, 16 September 2026 | 14:37 WIB

3 HP Flagship Samsung Terbaru di Indonesia, Cek Harga dan Spesifikasinya

3 HP Flagship Samsung Terbaru di Indonesia, Cek Harga dan Spesifikasinya

Tekno | Rabu, 16 September 2026 | 14:34 WIB

Aturan Harga Saham Rp1 dan Short Selling Diterapkan Bersamaan, BEI Pasang Kuda-kuda

Aturan Harga Saham Rp1 dan Short Selling Diterapkan Bersamaan, BEI Pasang Kuda-kuda

Bisnis | Rabu, 16 September 2026 | 14:32 WIB

Cuaca Terik, Tiga Pemicu Kebakaran di Jakarta Ini Wajib Diwaspadai

Cuaca Terik, Tiga Pemicu Kebakaran di Jakarta Ini Wajib Diwaspadai

News | Rabu, 16 September 2026 | 14:30 WIB

Kasus HGB di Kementerian ATR/BPN Seret Dirjen hingga Bos Summarecon, KPK Didesak Jerat Korporasi

Kasus HGB di Kementerian ATR/BPN Seret Dirjen hingga Bos Summarecon, KPK Didesak Jerat Korporasi

News | Rabu, 16 September 2026 | 14:29 WIB

DJP Bantah Restitusi Pajak Ditahan untuk Pengusaha

DJP Bantah Restitusi Pajak Ditahan untuk Pengusaha

Bisnis | Rabu, 16 September 2026 | 14:29 WIB

Ribuan Warga di Siak Terjangkit ISPA Imbas Kualitas Udara Memburuk

Ribuan Warga di Siak Terjangkit ISPA Imbas Kualitas Udara Memburuk

Riau | Rabu, 16 September 2026 | 14:21 WIB

Ricuh Penggerebakan Bandar Narkoba di NTB: Polisi Disabet Parang, Warga Ditembak

Ricuh Penggerebakan Bandar Narkoba di NTB: Polisi Disabet Parang, Warga Ditembak

News | Rabu, 16 September 2026 | 14:20 WIB

Sifat dan Rezeki Weton Selasa Wage Neptu Terendah 7, Dijuluki Lakuning Bumi

Sifat dan Rezeki Weton Selasa Wage Neptu Terendah 7, Dijuluki Lakuning Bumi

Lifestyle | Rabu, 16 September 2026 | 14:20 WIB

Netizen Dilarang Jeles, Gubernur Sherly dan Ahmad Luthfi Kompak Posting Foto Duduk Berdampingan

Netizen Dilarang Jeles, Gubernur Sherly dan Ahmad Luthfi Kompak Posting Foto Duduk Berdampingan

News | Rabu, 16 September 2026 | 14:17 WIB

×