Anak Kusbini Ungkap Cerita dan Fakta Menarik soal Lagu Nasional Bagimu Neg'RI

Ferry Noviandi

Rabu, 07 Agustus 2024 | 16:40 WIB
Anak Kusbini Ungkap Cerita dan Fakta Menarik soal Lagu Nasional Bagimu Neg'RI
Penerbit Karya Musik Pertiwi (PMP) bersama para penyanyi cilik yakni Malaika Azura, Zahra Cama, Shanun Rahmani, Andrea Koo mendatangi ahli waris Kusbini. [GNP Music]

Suara.com - Jelang HUT Republik Indonesia yang ke-79, lagu-lagu Nasional kembali menggema di sejumlah ruang publik seperti pusat perbelanjaan. Salah satu lagu yang layak kita nikmati adalah "Bagimu Neg'RI" ciptaan Kusbini.

Lagu "Bagimu Neg'RI" memiliki lirik yang sangat singkat. Meski begitu, lagu Nasional ini memiliki makna yang begitu dalam. "Bagimu Neg'RI" sebuah lagu yang menggambarkan kecintaan dan pengorbanan untuk Indonesia.

Namu ada sejumlah fakta menarik yang banyak orang tidak tahu dari lagu "Bagimu Neg'RI". Hal itu terungkap saat publishing Penerbit Karya Musik Pertiwi (PMP) mendampingi beberapa penyanyi anak asuh dari Presidenmusikindo, yaitu Malaika Azura, Zahra Cama, Shanun Rahmani, Andrea Koo, berkesempatan untuk mengunjungi ahli waris Kusbini.

Penerbit Karya Musik Pertiwi (PMP) bersama para penyanyi cilik yakni Malaika Azura, Zahra Cama, Shanun Rahmani, Andrea Koo mendatangi pencipta lagu "Terima Kasihku (Guruku)", Sri Widodo. [GNP Music]
Penerbit Karya Musik Pertiwi (PMP) bersama para penyanyi cilik yakni Malaika Azura, Zahra Cama, Shanun Rahmani, Andrea Koo mendatangi pencipta lagu "Terima Kasihku (Guruku)", Sri Widodo. [GNP Music]

Dua putri Kusbini; Titi Asta Ksvara dan Titi Sad Ksvara yang juga menjadi ahli waris mengungkap beberapa hal menarik dari lagu "Bagimu Neg'RI". Termasuk tentang perjalanan hidup Kusbiini serta latar belakang lagu "Bagimu Neg'RI".

Salah satunya adalah tentang penulisan judul lagu "Bagimu Neg'RI" (dengan tanda kutip di belakang "Neg" dan di akhiri huru RI) di mana banyak orang salah menuliskannya. Padahal ada alasan yang sangat serius dibalik gaya penulisan tersebut. Neg'RI sendiri adalah singkatan dari Negara Republik Indonesia.

"Negerinya itu ada koma atasnya (Neg'RI). Itu banyak yang salah menulis. Itu singkatan sebenarnya. Karena kalau negeri itu kan (penjajah/Belanda) langsung tahu, oh negaranya. Tapi kalau menyebut Negara Republik Indonesia, ditangkap. Karena saat itu belum merdeka. Jadi Neg'RI bukan Negeri," kata Titi Asta Ksvara bersama Titi Sad Ksvara.

Selain itu menurut Titi Asta dan Titi Sad, syair lagu "Bagimu Neg'RI" sangat berat untuk dijalankan dan tidak semua orang mampu melakukannya.

"Coba ditelaah saja. 'Padamu negeri kami berjanji'. 'Padamu Negeri Kami berbakti'. Sama ibu bapak saja belum tentu mau berbakti. 'Padamu Negeri kami mengabdi.' Mengabdi itu lahir batin, tidak hanya lahirnya. 'Bagimu negeri jiwa raga kami'. Berani enggak? Jiwa raga kita disampaikan kita ke negara atau masyarakat umum," tutur Titi Asta.

Selain mengunjungi ahli waris Kusbini, Penerbit Karya Musik Pertiwi dan para penyanyi cilik juga mendatangi pencipta lagu "Terima Kasihku (Guruku)", Sri Widodo. Dalam perbincangannya, Sri Widodo menceritakan bagaimana ia membuat lagu tersebut.

baca juga

"Terima Kasihku (Guruku)" diciptakan Sri Widodo sekitar tahun 1965. Saat itu, Sri yang berprofesi sebagai guru tengah gembira sekaligus sedih karena di akhir tahun ajaran, ada setengah muridnya yang tak lulus. Ada 34 murid di mana 17 orang lulus dan 17 orang dinyatakan tidak lulus.

"Kami sangat sedih sebagai guru biasa, tapi mendukung kelancaran sekolah. Akhirnya apa, pas di belakang panggung di acara tutup tahun itu, di belakang anak yang pandai, dia bilang 'pak terima kasih atas bimbingan bapak yang telah menyebabkan kami lulus'," kata Sri Widodo mengenang.

Ucapan terima kasih dari salah seorang murid membuat Sri Widodo terharu. "Kami sedih, lalu tertulis lagu itu, dan kata-katanya sebagian dari anak itu. 'Terima kasih pak, atas bimbingan bapak yang tulus'. Akhirnya lagu tersebut tersebar dari SD ke SD. waktu itu kami hanya mengiringi biasa, pakai piano,” ujar Sri Widodo.

Seorang sahabat menyukai lagu "Terima Kasihku (Guruku)" dan dibawa ke Jakarta. Lagu tersebut kemudian diperkenalkan di sekolah-sekolah hingga akhirnya tampil di acara teve Nasional, TVRI.

Kegiatan ini direspon dengan mengadakan rekaman lagu "Terima Kasihku” yang dinyanyikan oleh keempat penyanyi anak berbakat; Malaika Azura, Zahra Cama, Shanun Rahmani, Andrea Koo, dan rencananya akan rilis segera bersama dengan video klipnya di kanal YouTube GNP Music.

Di Agustus 2024, di bulan Kemerdekaan ini, Karya Musik Pertiwi merilis lagu-lagu kemerdekaan yang dibawakan oleh keempat pernyanyi berbakat yaitu "Dari Sabang Sampai Merauke" oleh Zahra Cama (5 Agustus), "Indonesia Tetap Merdeka" oleh Malaika Azura (8 Agustus), "Bagimu Neg’RI" oleh Andrea Koo (11 Agustus) dan "Maju Tak Gentar" oleh Shanun Rahmani (14 Agustus).

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Hapalkan dari Sekarang, Ini Lirik Lagu Nasional untuk Upacara 17 Agustus

Hapalkan dari Sekarang, Ini Lirik Lagu Nasional untuk Upacara 17 Agustus

Lifestyle | Rabu, 07 Agustus 2024 | 13:22 WIB

Bawakan Lagu Nasional di MLB World Tour Seoul Series, Baekhyun Tuai Pujian

Bawakan Lagu Nasional di MLB World Tour Seoul Series, Baekhyun Tuai Pujian

Your Say | Jum'at, 22 Maret 2024 | 13:26 WIB

Kembali Berulah, Malaysia Plagiat Lagu Nasional Indonesia Halo-halo Bandung Jadi Hello Kuala Lumpur

Kembali Berulah, Malaysia Plagiat Lagu Nasional Indonesia Halo-halo Bandung Jadi Hello Kuala Lumpur

News | Rabu, 13 September 2023 | 05:00 WIB

Melihat Sejarah Indonesia Lewat Pagelaran Sabang Merauke Pahlawan Nusantara

Melihat Sejarah Indonesia Lewat Pagelaran Sabang Merauke Pahlawan Nusantara

Foto | Sabtu, 19 Agustus 2023 | 08:40 WIB

Lirik Lagu Maju Tak Gentar, Lengkap dengan Video dan Informasi Penciptanya

Lirik Lagu Maju Tak Gentar, Lengkap dengan Video dan Informasi Penciptanya

News | Kamis, 15 Desember 2022 | 08:44 WIB

Heboh Video Anies Baswedan Diduga Tak Hafal Lagu 'Maju Tak Gentar', Publik Riuh: Mantan Menteri Pendidikan Kita..

Heboh Video Anies Baswedan Diduga Tak Hafal Lagu 'Maju Tak Gentar', Publik Riuh: Mantan Menteri Pendidikan Kita..

News | Kamis, 15 Desember 2022 | 08:48 WIB

Terkini

Singapura Ancam Perusahaan Penyebab Kabut Asap dengan Denda Rp250 Miliar

Singapura Ancam Perusahaan Penyebab Kabut Asap dengan Denda Rp250 Miliar

News | Jum'at, 06 November 2026 | 22:00 WIB

Bukan Pegasus, Mengenal LIMS: Teknologi Penegak Hukum yang Dipakai Menyadap Prabowo

Bukan Pegasus, Mengenal LIMS: Teknologi Penegak Hukum yang Dipakai Menyadap Prabowo

News | Jum'at, 06 November 2026 | 21:35 WIB

Hindia Acungkan Tiga Jari di AMI Awards, Musisi Lain Ikut Bersolidaritas!

Hindia Acungkan Tiga Jari di AMI Awards, Musisi Lain Ikut Bersolidaritas!

Video | Jum'at, 06 November 2026 | 21:30 WIB

Bakal Jadi Kado 5 Abad, Jakarta Ajukan Kebun Raya Mangrove Pertama di Kamal Muara

Bakal Jadi Kado 5 Abad, Jakarta Ajukan Kebun Raya Mangrove Pertama di Kamal Muara

News | Jum'at, 06 November 2026 | 21:27 WIB

Panglima TNI Angkat Bicara Soal Dugaan Seskab Teddy Diperiksa POM TNI

Panglima TNI Angkat Bicara Soal Dugaan Seskab Teddy Diperiksa POM TNI

News | Jum'at, 06 November 2026 | 21:24 WIB

Soleman Ponto Sebut Tim Khusus Polri Belum Memadai, Desak BAIS dan BIN Usut Penyadapan Presiden

Soleman Ponto Sebut Tim Khusus Polri Belum Memadai, Desak BAIS dan BIN Usut Penyadapan Presiden

News | Jum'at, 06 November 2026 | 21:14 WIB

Jenazah Prajurit Korban Helikopter Mi-17 Berhasil Dievakuasi, Dimakamkan di Trenggalek

Jenazah Prajurit Korban Helikopter Mi-17 Berhasil Dievakuasi, Dimakamkan di Trenggalek

News | Jum'at, 06 November 2026 | 21:11 WIB

Tumbuh 19,6 Persen, Laba Bank Mandiri Tembus Rp46,5 Triliun per Oktober 2026

Tumbuh 19,6 Persen, Laba Bank Mandiri Tembus Rp46,5 Triliun per Oktober 2026

Jakarta | Jum'at, 06 November 2026 | 21:10 WIB

Miskonsepsi Frugal Living: Romantisasi Kemiskinan di Balik Nasihat Hemat

Miskonsepsi Frugal Living: Romantisasi Kemiskinan di Balik Nasihat Hemat

Your Say | Jum'at, 06 November 2026 | 21:00 WIB

Demokrat Cetak Kemenangan Terbesar di Pemilu Sela AS, Donald Trump Tantrum

Demokrat Cetak Kemenangan Terbesar di Pemilu Sela AS, Donald Trump Tantrum

News | Jum'at, 06 November 2026 | 21:00 WIB

×