Gus Miftah dan Raffi Ahmad Masuk Kabinet Prabowo, Netizen: Kalau Ada Kesempatan, Mau Pindah Negara

Yazir Farouk, Yulia Rosdiana Putri

Rabu, 16 Oktober 2024 | 12:25 WIB
Gus Miftah dan Raffi Ahmad Masuk Kabinet Prabowo, Netizen: Kalau Ada Kesempatan, Mau Pindah Negara
Raffi Ahmad dan Gus Miftah (Instagram/raffinagita1717)

Suara.com - Beragam reaksi diberikan publik soal kedatangan para figur publik ke kediaman presiden terpilih Prabowo Subianto, Selasa (15/10/2024) yang bakal dapat jabatan di kabinet pemerintahan baru. Dua di antaranya adalah Raffi Ahmad dan Gus Miftah.

Kehadiran Raffi dan Gus Miftah pada saat yang sama tidak membuat publik menjadi kegirangan. Warganet, terutama di X, justru berakhir menyumpahi masyarakat Indonesia.

"Sukurin lu semua, menteri lu Raffi Ahmas sama Gus Miftah," bunyi salah satu curahan hati, dalam akun X@shrilooji.

Pada Rabu (16/10/2024), warganet lain masih bereaksi tak senang atas hadirnya Raffi Ahmad dan Gus Miftah. 

Bak double kill, ada yang mengibaratkan peristiwa ini sebagai sesuatu yang akan membunuh Indonesia.

"Okey, meninggal aja yuk," ujar seorang warganet.

"Kacau kacau," tambah yang lain.

"Benar-benar Indonesia cemas ini mah," komentar warganet lainnya.

Raffi Ahmad dan Gus Miftah usai dipanggil Prabowo Subianto di Kertanegara. (YouTube/KOMPASTV)
Raffi Ahmad dan Gus Miftah usai dipanggil Prabowo Subianto di Kertanegara. (YouTube/KOMPASTV)

Sementara, ada juga netizen yang berharap bisa pindah negara bila Raffi dan Gus Miftah benar-benar mendapat jabatan penting di pemerintahan Prabowo  - Gibran. 

baca juga

"Kalau ada kesempatan, pengen pindah negara," seorang warganet mencurahkan isi hatinya.

"Jadi apa negara ini entar. Apa udah saatnya gue pindah negara," ujar yang lain.

Adapun Raffi Ahmad sempat diwawancara awak media usai bertemu Prabowo. Dia mengaku diberi tugas yang berkaitan dengan bidang seni. 

"Pastinya kalau saya dalam bidang yang memang saya kuasai. Kira-kira di generasi muda, badan kreatif, dan juga pekerja seni. Kurang lebih begitu," ujar Raffi Ahmad.

Beda halnya dengan Gus Miftah yang menegaskan jika dirinya tidak akan menjabat sebagai wakil menteri.

"Yang jelas bukan wakil menteri. Jadi Bapak (Prabowo Subianto) minta lebih banyak fokus di bidang moderasi, toleransi, dan semacamnya," terang Gus Miftah.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Anak Abah, Olla Ramlan Ucap Istigfar Disinggung Pelantikan Prabowo karena Fokus Kejar Akun Buzzer

Anak Abah, Olla Ramlan Ucap Istigfar Disinggung Pelantikan Prabowo karena Fokus Kejar Akun Buzzer

Entertainment | Rabu, 16 Oktober 2024 | 11:03 WIB

Punya Rekam Jejak Bagus Saat Memimpin PKK Jakarta, Jadi Modal Kuat Mantan Istri Ahok Jabat Menteri PPPA

Punya Rekam Jejak Bagus Saat Memimpin PKK Jakarta, Jadi Modal Kuat Mantan Istri Ahok Jabat Menteri PPPA

News | Rabu, 16 Oktober 2024 | 11:03 WIB

Memanusiakan Guru, PR Besar Era Prabowo Demi Wujudkan Indonesia Emas 2045

Memanusiakan Guru, PR Besar Era Prabowo Demi Wujudkan Indonesia Emas 2045

Your Say | Rabu, 16 Oktober 2024 | 10:36 WIB

Apa Itu Cognitive Science? Keahlihan Prof Stella Christie yang Digadang Masuk Kabinet Prabowo

Apa Itu Cognitive Science? Keahlihan Prof Stella Christie yang Digadang Masuk Kabinet Prabowo

News | Rabu, 16 Oktober 2024 | 10:20 WIB

Menyambut Prabowo, Melepas Jokowi: Menggugat Janji Keadilan yang Terabaikan

Menyambut Prabowo, Melepas Jokowi: Menggugat Janji Keadilan yang Terabaikan

Your Say | Rabu, 16 Oktober 2024 | 10:14 WIB

Ketimbang Grace Natalie, Koalisi Perempuan Lebih Setuju Veronica Tan jadi Menteri PPPA, Apa Alasannya?

Ketimbang Grace Natalie, Koalisi Perempuan Lebih Setuju Veronica Tan jadi Menteri PPPA, Apa Alasannya?

News | Rabu, 16 Oktober 2024 | 10:05 WIB

Terkini

Semarak Pembukaan Asian Games 2026

Semarak Pembukaan Asian Games 2026

Foto | Minggu, 20 September 2026 | 06:00 WIB

Bank BSN Perluas Solusi Keuangan Syariah Berbasis Emas

Bank BSN Perluas Solusi Keuangan Syariah Berbasis Emas

Foto | Minggu, 20 September 2026 | 05:00 WIB

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:45 WIB

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Bola | Sabtu, 19 September 2026 | 23:10 WIB

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:00 WIB

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jawa Tengah | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:35 WIB

MK Hapus Presidential Threshold, Surya Paloh Dengar Wacana Syarat Baru: Minimal Dukungan 2 Fraksi

MK Hapus Presidential Threshold, Surya Paloh Dengar Wacana Syarat Baru: Minimal Dukungan 2 Fraksi

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:29 WIB

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:15 WIB

×