Gus Thuba Tegur Cara Dakwah Gus Miftah dan Gus Iqdam: Jangan Bawa Kebiasaan Jalanan ke Majelis

Jum'at, 20 Desember 2024 | 17:30 WIB
Gus Thuba Tegur Cara Dakwah Gus Miftah dan Gus Iqdam: Jangan Bawa Kebiasaan Jalanan ke Majelis
Kolase Gus Miftah dan Gus Iqdam. (Instagram)

Suara.com - Usai viral video Gus Miftah hina penjual es teh goblok, giliran video Gus Iqdam bela pemilik pondok pesantren Ora Aji Yogyakarta sampai katain netizen tolol jadi perbincangan publik.

Sikap keduanya yang menggunakan kata-kata kotor ketika berdakwah ini lantas menjadi perhatian Gus Thuba, anak ketiga dari ulama besar KH Hamim Thohari Djazuli.

Sebelumnya, Gus Iqdam membela Gus Miftah hingga menyebut netizen tolol berdalih temannya itu memang biasa melontarkan kata-kata kotor ketika berdakwah, karena memang targetnya merangkul anak jalanan.

Namun, Gus Thuba beranggapan ulama yang ingin merangkul anak jalanan seharusnya turun ke jalanan untuk berdakwah secara langsung di jalanan.

"Kalau berdakwah merangkul anak jalanan ya di jalanan, turun ke jalan seperti yang sudah-sudah. Saya sendiri juga seperti itu," ujar Gus Thuba dilansir dari Youtube Gusyulalfalakh.

Gus Miftah (Instagram)
Gus Miftah (Instagram)

Gus Thuba mengatakan tak seharusnya ulama membawa kebiasaan jalanan, seperti berucap kata-kata kasar ketika menggelar acara pengajian akbar.

Sebab, orang-orang yang menghadiri pengajian akbar sudah pasti bukan hanya anak jalanan.

"Bukan porsi jalanan yang dibawa ke pentas, karena di acara seperti ini isinya bukan hanya anak jalanan. Jadi dakwah untuk anak jalanan itu ya di jalan, bukan di sini," jelasnya.

Gus Thuba berpendapat tak pantas bila seorang ulama berbicara kotor bak orang jalanan dalam acara pengajiaan akbar, seperti berbicara tolol, goblok dan sebagainya.

Baca Juga: Polres Jaksel Periksa Korban Dugaan Penganiayaan Chandrika Chika

"Jadi, lucu nanti majelisnya. Akhirnya omongannya kotor karena merangkul anak jalanan tadi. Akhirnya ngomong tolol," ujarnya.

Menurutnya, cara itu bukan untuk mengajarkan orang-orang mengaji melainkan mengumpat. Terlebih, acara pengajian akbar biasanya juga dihadiri anak-anak kecil.

Gus Thuba juga memprediksi hal tersebut tak akan jadi perhatian, bila video Gus Miftah dan Gus Iqdam ceramah menggunakan kata-kata kotor tidak viral di media sosial.

Sebab, Gus Thuba beranggapan sekarang ini orang-orang justru lebih tertarik dengan ulama yang ceramah menggunakan kata-kata kotor.

"Kalau bukan ramai isu kemarin, orang-orang sekarang kan tertarik to model kayak gitu. Nah ini ngaji atau ngajarin anak kecil mengumpat," katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

SIMULASI TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD dan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Warna Helm Motor Favorit Ungkap Karakter Pasangan Ideal, Tipe Mana Idamanmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kim Seon-ho atau Cha Eun-woo? Cari Tahu Aktor Korea yang Paling Cocok Jadi Pasanganmu!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tes Kepintaran GTA Kamu Sebelum Grand Theft Auto 6 Rilis!
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis: Kamu Tipe Red Flag, Green Flag, Yellow Flag atau Beige Flag?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Apa Kabar Kamu Hari Ini? Cek Pesan Drakor untuk Hatimu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tablet Apa yang Paling Cocok sama Gaya Hidup Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Film Makoto Shinkai Mana yang Menggambarkan Kisah Cintamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Jadi Superhero, Kamu Paling Mirip Siapa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Destinasi Liburan Mana yang Paling Cocok dengan Karakter Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Merek Sepatu Apa yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI