- Roger Danuarta dan Cut Meyriska menjalani pemeriksaan selama lima jam sebagai saksi kasus dugaan penipuan umrah Hanania Travel.
- Cut Meyriska menegaskan kerja sama mereka murni barter konten, bahkan menyetor bukti transfer pembayaran tiket untuk anak-anak mereka.
- Pasangan ini mengaku telah mengecek reputasi travel tersebut pada 2024 yang saat itu terakreditasi B dan memiliki rekor MURI sebelum bermasalah tahun ini.
Suara.com - Pasangan artis Roger Danuarta dan Cut Meyriska merampungkan pemeriksaan selama hampir lima jam di Polda Metro Jaya pada Jumat, 12 Juni 2026.
Keduanya menegaskan tidak menerima uang saku dari Hanania Group, melainkan murni melakukan barter konten dan tetap membayar tiket untuk anak-anak mereka.
Tiba sejak pukul 10.10 WIB, pasangan ini dicecar 30 pertanyaan oleh penyidik. Pemeriksaan tersebut terkait status mereka sebagai saksi dalam kasus dugaan penipuan umrah Hanania Travel yang tengah diusut oleh kepolisian.
Cut Meyriska mengklarifikasi bahwa kerja sama mereka pada tahun 2024 lalu tidak melibatkan pemberian uang saku, berbeda dengan rumor yang beredar mengenai beberapa selebgram lain.
"Nggak ada sih (uang saku). Pure (barter) konten, video sama foto. Tapi kita juga ada berbayar, ya. Tadi udah ditunjukin semuanya bukti transfer aku, kekurangan bayarnya, terus surat-surat kontraknya," kata Cut Meyriska usai pemeriksaan.
Uang berbayar tersebut digunakan untuk melunasi biaya keberangkatan anak-anak mereka yang ikut serta dalam rombongan keluarga.
Sebelum menerima tawaran umrah tersebut, keduanya mengaku telah melakukan pengecekan mendalam. Saat didekati oleh pihak travel pada tahun 2024, Hanania memiliki reputasi yang sangat meyakinkan di mata publik.
"Sebenarnya kita sudah nyari, ya. Karena kan dia sudah akreditasi B, sudah rekor MURI juga," jelas Cut Meyriska.
Roger Danuarta pun mengamini hal tersebut.
![Roger Danuarta dan Cut Meyriska usai diperiksa terkait kasus penggelapan Hanania Travel di Polda Metro Jaya pada Jumat, 12 Juni 2026 [Suara.com/Tiara Rosana].](https://media.suara.com/pictures/653x366/2026/06/12/25871-roger-danuarta-dan-cut-meyriska-usai-diperiksa-terkait-kasus-penggelapan-hanania-travel.jpg)
"Kita juga sudah tanya sama jemaah yang sudah berangkat sebelumnya, mereka semua happy," ujar Roger menambahkan.
Menurut pasangan ini, tahun 2024 merupakan periode aman bagi Hanania sebelum kasus penundaan massal jemaah pecah pada tahun ini.
Meski terkejut namanya terseret dalam penyidikan, Roger dan Cut Meyriska memilih bersikap kooperatif demi membantu kepolisian mengusut kasus ini secara tuntas.
Mereka juga menyampaikan rasa prihatin yang mendalam bagi para jemaah yang gagal berangkat ke Tanah Suci.
"Kasihan sama jemaah yang belum berangkat. Turut prihatin. Semoga semuanya bisa mendapatkan keadilan dan jalan yang terbaik," ujar Roger.