Suara.com - Herjunot Ali kini tengah disibukkan dengan profesi barunya yaitu seorang disjoki alias DJ. Aktor 39 tahun tersebut lalu membagikan pengalamannya saat tengah nge-DJ.
Cukup ekstrem, bintang film Tenggelamnya Kapal Van Der Wijck tersebut pernah menerima jimat dari seseorang ketika tengah tampil di sebuah acara.
"Dikasih jimat (saat nge-DJ), gue pernah dikasih jimat. Terus dibuka sama anak-anak, isinya tuh ada daun, terus ada kertas," kata Herjunot Ali saat ditemui di kawasan Kapten P Tendean, Jakarta Selatan, baru-baru ini.

"Ada tulisan kertas gitu pakai tulisan apa gitu. Terus ya sudah, kita main lempar-lemparan," ucapnya menyambung.
Meski sempat terkejut, Herjunot mengaku tidak terlalu memikirkan hal-hal berbau mistis dengan jimat tersebut, termasuk santet.
"Kita tidak tahu ya (maksud orang yang melempar jimat), sampai sekarang sih saya enggak pernah berusaha mencari-cari. Kayak kalau misalkan ada angin lewat 'hush', apakah itu santet?" tutur Herjunot.
Beruntungnya, lelaki yang sempat dekat dengan Luna Maya tersebut tak pernah mengalami kejadian aneh saat nge-DJ, termasuk budaya nyawer atau penonton yang naik ke atas panggung.
![Aktor Herjunot Ali ketika ditemui saat peluncuran produk perhiasan miliknya di Pondok Indah Mall, Jakarta Selatan, Rabu (28/4/2021). [Suara.com/Alfian Winanto]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2021/04/28/94853-herjunot-ali-suaracomalfian-winanto.jpg)
Ini lantaran manajemennya selalu siaga untuk mencegah hal-hal tidak diinginkan.
"Enggak ada yang kayak gitu (menyawer atau naik le atas panggung), soalnya manajemen saya biasanya, kalau misalkan saya lagi DJ, ada yang naik, mereka sudah siap-siap di kiri kanan. Begitu ada yang aneh-aneh langsung ditarik," terang Herjunot.
"Tidak boleh ya (naik ke atas panggung dan memeluk), jadi kalau misalkan ketemu saya, kita salaman, foto, cukup. Kalau misalkan peluk ada rate-nya," tutupnya berkelakar.