"Jadi, ini sudah disiapin balonnya. Nanti kita pecahin balonnya, kalau keluarnya biru berarti cowok. Kalau keluarnya pink berarti cewek," kata Yislam dan Miskah Shafa.
Orangtua keduanya lantas menyampaikan doa dan harapan untuk calon cucu pertamanya tersebut.
Berawal dari ayah Miskah Shafa yang berharap cucu pertamanya laki-laki bisa menjadi anak soleh dan membanggakan kedua orangtua.
Begitu pula dengan ibu Miskah Shafa yang berharap cucu pertamanya lahir dalam kondisi sehat dan sempurna.
"Ya semoga menjadi anak yang soleh dan membanggakan kedua orangtuanya," ujar ayah Miskah.
"Ya sama juga, yang penting nanti tumbuh kembangnya sempurna," sambung ibu Miskah Shafa.
Tak jauh berbeda dengan harapan Pak Muh, ayah Yislam yang mengharap cucu perempuan mendoakan agar cucu pertamanya solehah dan berbakti pada kedua orangtuanya.
Istri Pak Muh juga berharap cucu pertamnya kelak bisa menjadi seorang penghafal Al Quran.
"Menjadi anak yang solehah dan menjadi kebanggaan kedua orangtuanya dan menjadi hafidz Al Quran," ujar ibu Fadil Jaidi.

Pak Muh juga berharap cucu dan menantunya dalam kondisi sehat dan selamat ketika melahirkan kelak.
Tak lupa, Pak Muh mendoakan agar cucu pertamanya bisa berbakti dan mengangkat derajat kakek neneknya.
"Yang penting mamahnya selamat, anaknya selamat, lahiran semuanya lancar, sholeh atau sholehah, berbakti sama orangtua sama kakek neneknya, bermanfaat untuk banyak orang," ujar Pak Muh.
Begitu pula dengan Fadil Jaidi yang memberikan doa terbaik untuk calon keponakannya serta berharap derajatnya juga diangkat oleh keponakannya kelak.
"Pokoknya mau laki atau perempuan yang penting sehat. Pokoknya buat kakak dan Miskha semoga mendapat anak yang sholeh atau sholehah, yang sayang dan bisa membanggakan kedua orangtuanya, bisa mengangkat derajat orangtuanya, kakek nenek dan omnya," ujar Fadil Jaidi sambil tertawa.
Yislam dan Miskah Shafa lantas memecahkan balon di belakangnya dan keluarlah potongan kertas warna pink yang menandakan jenis kelamin anak pertamanya perempuan.