Banjir Pujian, Ini Jumlah Penonton Hari Pertama Pengepungan di Bukit Duri

Ferry Noviandi

Sabtu, 19 April 2025 | 08:42 WIB
Banjir Pujian, Ini Jumlah Penonton Hari Pertama Pengepungan di Bukit Duri
Jumlah Penonton Hari Pertama Pengepungan di Bukit Duri

Suara.com - Film terbaru karya sutradara kenamaan Joko Anwar, Pengepungan di Bukit Duri, resmi tayang perdana di bioskop pada Kamis, 17 April 2025.

Di hari pertamanya, film kolaborasi Come and See Pictures dengan MGM Studios itu langsung mencetak prestasi gemilang dengan menggaet 71.695 penonton.

Angka ini menjadi pencapaian yang patut diapresiasi, mengingat tema film yang cukup berat dan sarat makna sosial.

Lewat akun Instagramnya, Joko Anwar menyampaikan kabar gembira ini dengan penuh antusias.

"Woohoooo! Hari pertama SMA Bukit Duri dibuka sudah rame! Gerbang SMA Bukit Duri hari ini terbuka lebar! Sampai ketemu!” tulisnya, Jumat (18/4/2025).

Antusiasme publik terhadap film ini terlihat jelas dari beragam komentar netizen yang membanjiri media sosial.

Banyak yang menyebut Pengepungan di Bukit Duri sebagai tontonan luar biasa, bahkan menilainya sebagai salah satu film terbaik tahun ini.

"Film bagus, tapi ngeriiiii euy. Semoga aman-aman aja ya filmnya. Semalam nonton luar biasaaaa. Epic! Speechless! Gak dikasih jeda sama sekali buat nafas," tulis seorang netizen.

baca juga

Komentar lain juga menyinggung harapan agar Joko Anwar tidak berkecil hati jika film ini tidak tembus angka penonton di atas dua juta.

"Bagus banget filmnya. Cuma bang, kalau nggak bisa tembus 2 juta lebih mohon bang Joko jangan kecewa. Penonton kita belum siap film-film model ginian bang,” ujar netizen lainnya.

Pengepungan di Bukit Duri memang bukan film biasa. Berlatar 2027, film ini mengangkat cerita tentang Edwin (Morgan Oey), seorang guru pengganti yang menerima pekerjaan di SMA Duri yang berisi anak-anak bermasalah.

Dalam perjalanannya, Edwin berusaha membangun relasi dengan para siswa yang sulit diatur, sambil mencari keponakannya yang hilang.

Namun, ketika kerusuhan sosial tiba-tiba melanda kota, Edwin terjebak di dalam sekolah, berhadapan dengan sekelompok siswa brutal yang ingin menyingkirkan mereka.

Tak hanya menuai pujian dari penonton, Pengepungan di Bukit Duri.juga mendapat sorotan positif dari kritikus film.

Film ini secara emosional membawa penonton kembali ke tragedi kerusuhan Mei 1998, terutama dalam konteks diskriminasi terhadap komunitas Tionghoa-Indonesia.

Film Pengepungan di Bukit Duri. [X]
Film Pengepungan di Bukit Duri. [X]

"Pengepungan di Bukit Duri" dipuji karena berani mengangkat tema sensitif tentang ketidakadilan sosial dan kekerasan yang masih membayangi masyarakat Indonesia hingga kini.

Film yang juga dibintangi oleh Omara Esteghlel ini merupakan refleksi dari luka lama bangsa yang belum sepenuhnya sembuh, dan pentingnya menghadirkan karya yang bisa memantik diskusi.

Joko Anwar selaku sutradara menyampaikan bahwa alasan film ini baru dirilis sekarang adalah karena harapannya akan perubahan sosial yang lebih baik.

"Naskah ini sebenarnya sudah selesai sejak 2008. Tapi kami menunggu, berharap Indonesia akan jadi tempat yang lebih baik. Sayangnya, 17 tahun kemudian, kita masih berjuang dengan masalah yang sama," ungkapnya.

Film ini pun mendapat banyak apresiasi sebagai karya yang tidak hanya menghibur, tapi juga memberikan ruang refleksi bagi penontonnya.

"Filmnya sungguh luar biasa. Terima kasih telah menghadirkan film yang tak hanya menghibur, tapi juga menggugah nurani. Film seperti ini perlu ditonton lebih dari sekali dengan mata, hati, dan kepekaan sebagai manusia," ujar netizen.

Dengan pencapaian hari pertama yang begitu kuat dan gelombang pujian yang tak henti mengalir, "Pengepungan di Bukit Duri" tampaknya akan menjadi salah satu film paling berpengaruh tahun ini.

Kini, semua mata tertuju pada langkah selanjutnya film ini, apakah akan terus menanjak dan menembus angka penonton jutaan seperti yang diharapkan? Kita tunggu saja.

Kontributor : Chusnul Chotimah

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Joko Anwar: Ada Guru Diajak Korupsi Kepala Sekolahnya

Joko Anwar: Ada Guru Diajak Korupsi Kepala Sekolahnya

Entertainment | Jum'at, 18 April 2025 | 13:57 WIB

9 Film Morgan Oey, Terbaru Pengepungan di Bukit Duri

9 Film Morgan Oey, Terbaru Pengepungan di Bukit Duri

Entertainment | Kamis, 17 April 2025 | 18:17 WIB

5 Film Joko Anwar Selain Horor, Pengepungan di Bukit Duri Tayang Besok

5 Film Joko Anwar Selain Horor, Pengepungan di Bukit Duri Tayang Besok

Entertainment | Rabu, 16 April 2025 | 10:20 WIB

Saat Penikmat Film Ramai-Ramai Mengkritik Gaya Penyutradaraan Joko Anwar

Saat Penikmat Film Ramai-Ramai Mengkritik Gaya Penyutradaraan Joko Anwar

Entertainment | Jum'at, 04 April 2025 | 10:25 WIB

Ifan Seventeen Terbata-bata Jelaskan Portofolio di Industri Film, Begitukah Seharusnya Seorang Dirut PFN?

Ifan Seventeen Terbata-bata Jelaskan Portofolio di Industri Film, Begitukah Seharusnya Seorang Dirut PFN?

Entertainment | Minggu, 16 Maret 2025 | 17:10 WIB

Joko Anwar Tawarkan Sosok Alternatif Jadi Dirut PFN: Ifan Seventeen Gak Cocok

Joko Anwar Tawarkan Sosok Alternatif Jadi Dirut PFN: Ifan Seventeen Gak Cocok

Entertainment | Kamis, 13 Maret 2025 | 19:00 WIB

Terkini

WNA Kembali Berulah Indikasi Diskriminasi WNI di Bali, Imigrasi Diminta BertindakTegas

WNA Kembali Berulah Indikasi Diskriminasi WNI di Bali, Imigrasi Diminta BertindakTegas

Bali | Jum'at, 31 Juli 2026 | 08:03 WIB

Gran Turismo: Kisah Inspiratif Seorang Gamer Menuju Dunia Balap Profesional

Gran Turismo: Kisah Inspiratif Seorang Gamer Menuju Dunia Balap Profesional

Your Say | Jum'at, 31 Juli 2026 | 08:00 WIB

Puluhan Warga Tulungagung Tumbang Keracunan MBG, Kasus Sengaja Ditutup-tutupi?

Puluhan Warga Tulungagung Tumbang Keracunan MBG, Kasus Sengaja Ditutup-tutupi?

Jatim | Jum'at, 31 Juli 2026 | 07:53 WIB

Wuling Aira ev Bertema Toy Story Curi Perhatian di GIIAS 2026

Wuling Aira ev Bertema Toy Story Curi Perhatian di GIIAS 2026

Otomotif | Jum'at, 31 Juli 2026 | 07:53 WIB

Bea Cukai Pamer Kawasan Berikat Serap 20 Ribu Tenaga Kerja, Setoran Pajak Tembus Rp 21,41 T

Bea Cukai Pamer Kawasan Berikat Serap 20 Ribu Tenaga Kerja, Setoran Pajak Tembus Rp 21,41 T

Bisnis | Jum'at, 31 Juli 2026 | 07:52 WIB

Bea Cukai Ungkap 80% Nilai Ekspor CPO Berasal dari Kawasan Berikat

Bea Cukai Ungkap 80% Nilai Ekspor CPO Berasal dari Kawasan Berikat

Bisnis | Jum'at, 31 Juli 2026 | 07:49 WIB

Powerbank Penumpang Batik Air Terbakar Saat Terbang

Powerbank Penumpang Batik Air Terbakar Saat Terbang

News | Jum'at, 31 Juli 2026 | 07:48 WIB

5 Tanaman Hias Pembawa Rezeki di Depan Rumah Menurut Feng Shui, Penarik Energi Positif

5 Tanaman Hias Pembawa Rezeki di Depan Rumah Menurut Feng Shui, Penarik Energi Positif

Lifestyle | Jum'at, 31 Juli 2026 | 07:47 WIB

Kasus Obesitas RI Bisa Ancam Beban Ekonomi Puluhan Triliun per Tahun

Kasus Obesitas RI Bisa Ancam Beban Ekonomi Puluhan Triliun per Tahun

Bisnis | Jum'at, 31 Juli 2026 | 07:47 WIB

Perbanas: Nominal Tabungan Masyarakat Terus Menurun, Rata-rata Hanya Punya Rp1,7 Juta

Perbanas: Nominal Tabungan Masyarakat Terus Menurun, Rata-rata Hanya Punya Rp1,7 Juta

Bisnis | Jum'at, 31 Juli 2026 | 07:46 WIB

×