"Gak kaleng-kaleng ya kualitas sapinya luar biasa," tambah netizen lainnya melihat sapi premium yang dibeli Letkol Teddy.
Seperti diungkapkan Irfan Hakim jika untuk sapi-sapi premiumnya memiliki harga yang fantastis.
Jika dipasaran, sapi-sapi tersebut dihargai mulai Rp70 juta hingga Rp200 juta.
Tak sedikit muncull netizen julid yang mempertanyakan bagaimana bisa Letkol Teddy bisa memborong sapi premium.
"Banyak ya duit dia, hhmmm kok bisa list-list dapet uang nya dari mana," komentar netizen.
"Uangnya dari mana tuh," celetuk netizen lain.
"Besar penghasilannya ya," sindir netizen lainnya.
Beberapa membela Letkol Teddy yang sudah berkarier sejak lama di pemerintahan.
"Mulai jadi aspri jamannya pak Jokiwi loh, ya kali habis buat foya-foya doang, nabung lah," bela netizen.
"Keluarga beliau old money, alias kaya raya dari lahir...cuman gak validasi aja," bela lainnya.
"Bisa aja ybs pnya tabungan, dan lagi ybs baru cair gaji13, kalau single bebas mau dipake qurban semua nya juga. Lagi moment idul adha, lebih baik huznuzon aja dulu," komentar netizen lain.

Tambahan informasi. Letkol Teddy berdasarkan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) punya harta Rp15,3 miliar terhitung sampai 15 Januari 2025.
Bukan kali ini saja, aksi Letkol Teddy berbagi itu memang sering mendapat sorotan bahkan kritikan dari netizen.
Misalnya saat lebaran Idul Fitri 2025, dia membagikan hampers kepada sederet pejabat hingga selebriti termasuk Irfan Hakim.
Netizen menduga hampers ini menggunakan uang negara bukan dari kantong Letkol Teddy.
Kegiatan bagi-bagi hanpers pun dianggap tak bijak karena saat itu banyak kasus PHK besar-besaran di mana-mana.
Sekilas tentang Letkol Teddy, dia memiliki latar belakang pendidikan sebagai prajurit.
Dia kemudian menjadi perwira TNI AD setelah menjalani pendidikan militer di Akademi Militer (Akmil) Magelang dan lulus pada 2011.
Anak dari Kolonel Inf (Purn) Giyono dan Mayor Caj (K) Patris R.A. Rumbayan ini pernah menjadi ajudan Presiden Jokowi hingga akhirnya menjadi Ajudan Prabowo saat menjadi Menteri Pertahanan.
Dia pun diangkat menjadi Sekretaris Kabinet di era pemerintahan Presiden Prabowo dan Wakil Presiden Gibran.
Kontributor : Tinwarotul Fatonah