Suara.com - Nama Ustaz Yahya Waloni sudah tak asing lagi di jagat dakwah Indonesia. Sosoknya dikenal karena perjalanan spiritual yang penuh perubahan drastis, dari seorang pendeta menjadi ulama yang lantang menyuarakan pandangannya.
Gaya ceramahnya yang tegas dan tanpa basa-basi kerap memicu perbincangan, membuatnya viral di berbagai platform.
Namun, di balik sosoknya yang kontroversial, Yahya Waloni juga memiliki kisah menarik yang jarang diketahui publik.
Berikut ini merupakan tiga belas fakta menarik tentang perjalanan hidup Ustaz Yahya Waloni yang penuh dinamika yang telah dirangkum secara khusus oleh Suara.com, dilansir dari berbagai sumber.
1. Dari Pendeta ke Ulama
Ustaz Yahya Waloni lahir dalam keluarga Kristen yang taat di Manado, Sulawesi Utara. Ia pernah menjabat sebagai pendeta sebelum akhirnya memutuskan untuk menjadi mualaf dan aktif berdakwah2.
2. Pendidikan Teologi yang Kuat
Sebelum masuk Islam, ia menempuh pendidikan teologi secara formal dan bahkan pernah menjadi rektor di Sekolah Tinggi Theologia (STT) Calvinis Ebenhaezer di Sorong.
3. Gaya Ceramah yang Kontroversial
Ustaz Yahya dikenal dengan gaya ceramahnya yang blak-blakan dan sering menyoroti isu-isu sosial serta pemerintahan. Hal ini membuatnya beberapa kali viral di media sosial.
![Ustadz Yahya Waloni [YouTube]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2021/08/27/98994-ustadz-yahya-waloni-youtube.jpg)
4. Pernah Mengalami Masalah Hukum
Karena ceramahnya yang dianggap kontroversial, ia sempat berurusan dengan hukum dan menjalani proses persidangan terkait penistaan agama.
5. Meninggal Saat Khutbah Jumat
Kabar duka datang pada 6 Juni 2025, ketika Ustaz Yahya Waloni tiba-tiba terjatuh saat menyampaikan khutbah Jumat di Masjid Darul Falah, Makassar. Ia sempat dilarikan ke rumah sakit, tetapi nyawanya tidak tertolong2.
6. Dikenal Sebagai Sosok Tegas
Dalam berbagai ceramahnya, ia selalu menekankan pentingnya keteguhan dalam beragama dan sering mengingatkan jamaah tentang nilai-nilai tauhid.
7. Meninggalkan Warisan Dakwah
Meski dikenal sebagai sosok kontroversial, Ustaz Yahya Waloni memiliki banyak jamaah yang menganggapnya sebagai panutan dalam berdakwah dan menyampaikan ajaran Islam dengan penuh keyakinan
8. Pernah Menjabat sebagai Dosen
Sebelum aktif berdakwah, Yahya Waloni pernah menjadi dosen di Universitas Balikpapan (Uniba) hingga tahun 2006.
9. Julukan "Ustaz Pansos"
Aktivis media sosial Denny Siregar pernah menjuluki Yahya Waloni sebagai "Ustaz Pansos" atau panjat sosial karena gaya ceramahnya yang sering memicu kontroversi.
![Ustaz Yahya Waloni. [Tangkapan layar Youtube]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2021/08/27/50784-yahya-waloni.jpg)
10. Pernah Ditangkap karena Ujaran Kebencian
Pada tahun 2021, ia ditangkap di rumahnya di Cibubur, Jakarta Timur, atas kasus ujaran kebencian berbasis SARA. Pernyataannya tentang kitab Injil yang disebutnya palsu menjadi pemicu utama kasus tersebut.
11. Pernah Mengaku Menyesal atas Ceramahnya
Dalam salah satu persidangan terkait kasus penistaan agama, Yahya Waloni sempat meminta maaf dan mengaku menyesal atas beberapa ceramahnya yang dianggap kontroversial. Ia bahkan meminta hakim untuk menghapus konten ceramahnya yang tersebar di media sosial
12. Pesan Terakhir Sebelum Meninggal
Dalam khutbah terakhirnya sebelum jatuh sakit, Yahya Waloni sempat mengingatkan jamaah tentang pentingnya bertauhid kepada Allah SWT.
13. Dimakamkan di Jakarta
Setelah meninggal dunia di Makassar, jenazahnya diterbangkan ke Jakarta untuk dimakamkan sesuai dengan permintaan keluarga.
Itulah tiga belas fakta lengkap tentang perjalanan hidup Ustaz Yahya Waloni.
Perjalanan hidup Ustaz Yahya Waloni penuh dengan dinamika, dari perubahan keyakinan hingga berbagai kontroversi yang mewarnai ceramahnya.
Meski sering menuai perdebatan, ia tetap menjadi sosok yang berpengaruh dalam dunia dakwah. Kepergiannya meninggalkan jejak yang tak terlupakan bagi para pengikutnya, sekaligus menjadi pengingat bahwa setiap perjalanan hidup memiliki pelajaran dan warisan yang bisa dikenang.