Berawal dari Nurani, Penyiksaan Balita di Little Aresha Terbongkar di Tangan Pengasuh Baru

Yazir F, Rena Pangesti

Sabtu, 25 April 2026 | 17:09 WIB
Berawal dari Nurani, Penyiksaan Balita di Little Aresha Terbongkar di Tangan Pengasuh Baru
Daycare di Jogja digrebek polisi karena diduga siksa balita. [Shutterstock]
baca 10 detik
  • Polresta Yogyakarta menggerebek daycare Little Aresha setelah adanya laporan dugaan penganiayaan dan perlakuan tidak manusiawi terhadap balita.
  • Oknum pengasuh diduga mengikat kaki anak menggunakan handuk agar tidak berbekas dan membiarkan mereka tidur tanpa baju demi menghindari komplain pakaian kotor.
  • Selain kekerasan fisik, anak-anak diduga dipaksa berbohong kepada orangtua mengenai kegiatan harian mereka untuk menutupi praktik menyimpang tersebut.

Suara.com - Daycare bernama Little Aresha di Jogja digerebek oleh aparat kepolisian dari Polresta Yogyakarta.

Ada dugaan perlakuan kasar dan tidak manusiawi dari pengasuh terhadap anak-anak yang dititipkan di sana.

Dugaan praktik penyiksaan ini terungkap berkat keberanian seorang pengasuh baru yang baru saja direkrut oleh pihak manajemen.

Pengasuh yang akrab disapa "Miss Baru" tersebut merasa tidak tahan melihat kondisi para balita yang diperlakukan secara tidak layak.

Ia kemudian mengumpulkan bukti dokumentasi secara diam-diam sebelum akhirnya melaporkannya kepada pihak berwajib.

"Sang pengasuh baru ini dikabarkan tidak langsung menegur pihak manajemen, melainkan memilih untuk mengumpulkan berbagai dugaan bukti dokumentasi," tulis keterangan dalam unggahan akun @/undercover.id pada Jumat, 24 April 2026.

Berdasarkan narasi yang viral di media sosial, praktik kekerasan yang dilakukan tergolong sangat sistematis demi menutupi jejak.

Salah satu tindakan yang paling miris adalah dugaan pengikatan kaki dan tangan anak-anak agar tidak bisa berlarian.

Oknum pengasuh disinyalir menggunakan kain lembut seperti handuk agar ikatan kencang tersebut tidak meninggalkan luka lecet di kulit anak. Dengan begitu, orangtua korban tidak akan menaruh curiga saat menjemput anak mereka di sore hari.

baca juga

Selain itu, anak-anak tersebut diduga sering dibiarkan tidur tanpa mengenakan pakaian sama sekali. Mereka hanya dipakaikan popok dan dibedong oleh oknum pengasuh yang bertugas.

"Alasan oknum melakukan hal tersebut adalah karena mereka malas menghadapi komplain dari orangtua mengenai baju anak yang sering kotor," bunyi narasi yang beredar luas tersebut.

Tak hanya kekerasan fisik, pihak daycare juga diduga melakukan manipulasi psikologis yang sangat kejam kepada anak di bawah umur.

Balita-balita tersebut dipaksa untuk memberikan keterangan palsu kepada orangtua mereka sendiri.

Tangkapan layar aksi kekerasan terhadap anak di Medan viral di media sosial. [Ist]
Tangkapan layar aksi kekerasan terhadap anak  [Ist]

Anak-anak yang masih polos tersebut diduga diajarkan dan dipaksa untuk berbohong jika ditanya mengenai kegiatan harian di tempat tersebut.

Pihak Polresta Yogyakarta segera mengamankan lokasi kejadian untuk melakukan penyelidikan lebih mendalam terkait laporan tindak pidana tersebut.

Penggerebekan dilakukan guna mencegah adanya korban tambahan dari praktik yang diduga merusak perkembangan mental anak.

"Penyebab utama penggerebekan tersebut adalah adanya laporan dugaan tindak pidana penganiayaan berat dan kekerasan terhadap anak di bawah umur," tegas sumber informasi tersebut.

Hingga saat ini, pihak kepolisian masih mendalami keterangan saksi dan barang bukti yang telah diserahkan oleh sang pelapor.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Jogja Kota Padat, Kenapa Anak Mudanya Tetap Kesepian?

Jogja Kota Padat, Kenapa Anak Mudanya Tetap Kesepian?

Your Say | Kamis, 03 September 2026 | 16:05 WIB

Sempat Diwarnai Semprotan Merica, Warga Pukul Mundur Massa Aksi di Simpang Gramedia Jogja

Sempat Diwarnai Semprotan Merica, Warga Pukul Mundur Massa Aksi di Simpang Gramedia Jogja

News | Rabu, 02 September 2026 | 08:17 WIB

Simpang Gramedia Jogja Memanas, Warga dan Massa Aksi Sempat Cekcok

Simpang Gramedia Jogja Memanas, Warga dan Massa Aksi Sempat Cekcok

News | Selasa, 01 September 2026 | 19:45 WIB

Jogja dan Mitos Slow Living: Ketika Kota Santai Harus Tegang Mengejar Hidup

Jogja dan Mitos Slow Living: Ketika Kota Santai Harus Tegang Mengejar Hidup

Your Say | Senin, 31 Agustus 2026 | 18:23 WIB

Meriahnya Jakal Bookshop Fest: Rute Seru Bookshop Hopping Seharian!

Meriahnya Jakal Bookshop Fest: Rute Seru Bookshop Hopping Seharian!

Your Say | Selasa, 25 Agustus 2026 | 16:05 WIB

Jejak Trauma Daycare Little Aresha: Membongkar Kekerasan yang Sistematis

Jejak Trauma Daycare Little Aresha: Membongkar Kekerasan yang Sistematis

Video | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 11:10 WIB

Maba Wajib Tahu! 5 Tata Krama Biar Nggak Kena Culture Shock di Jogja

Maba Wajib Tahu! 5 Tata Krama Biar Nggak Kena Culture Shock di Jogja

Your Say | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 18:50 WIB

Belasan Ribu Maba Datang ke Jogja, Ekosistem Kota Kembali Bergeliat

Belasan Ribu Maba Datang ke Jogja, Ekosistem Kota Kembali Bergeliat

Your Say | Kamis, 20 Agustus 2026 | 12:35 WIB

9 Dosa Daycare Little Aresha Terungkap di Sidang Perdana, Anak Dikurung hingga Dibiarkan Kehausan

9 Dosa Daycare Little Aresha Terungkap di Sidang Perdana, Anak Dikurung hingga Dibiarkan Kehausan

News | Rabu, 19 Agustus 2026 | 17:52 WIB

Bosan Lari Gitu-Gitu Aja? Coba 5 Spot Jogging di Jogja Ini, Suasananya Asri Banget!

Bosan Lari Gitu-Gitu Aja? Coba 5 Spot Jogging di Jogja Ini, Suasananya Asri Banget!

Your Say | Rabu, 12 Agustus 2026 | 20:20 WIB

Terkini

Media Inggris: Indonesia Dianggap Tidak Becus Tangani Kebakaran Hutan

Media Inggris: Indonesia Dianggap Tidak Becus Tangani Kebakaran Hutan

News | Jum'at, 04 September 2026 | 09:09 WIB

Kasus Keracunan MBG Mulai Masuk Ranah Hukum, Sejumlah Dapur Mulai Diperiksa Polisi

Kasus Keracunan MBG Mulai Masuk Ranah Hukum, Sejumlah Dapur Mulai Diperiksa Polisi

News | Jum'at, 04 September 2026 | 09:06 WIB

Febrie Adriansyah Bantah Terima Rp 40 Miliar dari Tan Kian:

Febrie Adriansyah Bantah Terima Rp 40 Miliar dari Tan Kian:

News | Jum'at, 04 September 2026 | 08:54 WIB

Perang AS-Iran Bikin Minyak Dunia Memanas, Harga Tembus US$95/Barel

Perang AS-Iran Bikin Minyak Dunia Memanas, Harga Tembus US$95/Barel

Bisnis | Jum'at, 04 September 2026 | 08:51 WIB

Tersiksa dengan Kabut Asap Kalimantan, Malaysia Desak ASEAN Tinjau Perjanjian AATHP

Tersiksa dengan Kabut Asap Kalimantan, Malaysia Desak ASEAN Tinjau Perjanjian AATHP

News | Jum'at, 04 September 2026 | 08:50 WIB

Frustrasi Berujung Darah: Alasan Memilukan Pria di Bojonegoro Habisi Nyawa Sang Ibu

Frustrasi Berujung Darah: Alasan Memilukan Pria di Bojonegoro Habisi Nyawa Sang Ibu

Jatim | Jum'at, 04 September 2026 | 08:48 WIB

Bukan Sekadar Berkarya, Menulis Bisa Bikin Hati dan Pikiran Lebih Lega

Bukan Sekadar Berkarya, Menulis Bisa Bikin Hati dan Pikiran Lebih Lega

Your Say | Jum'at, 04 September 2026 | 08:45 WIB

Emas Melejit hingga Beras Melilit: Menakar Napas Ekonomi Lampung di Akhir 2026

Emas Melejit hingga Beras Melilit: Menakar Napas Ekonomi Lampung di Akhir 2026

Lampung | Jum'at, 04 September 2026 | 08:39 WIB

Bikin Heboh! Pertamina Batalkan Aturan Beli BBM Subsidi Pakai STNK

Bikin Heboh! Pertamina Batalkan Aturan Beli BBM Subsidi Pakai STNK

Bisnis | Jum'at, 04 September 2026 | 08:36 WIB

BGN Bakal Ubah Skema Insentif Dapur MBG Rp 6 Juta

BGN Bakal Ubah Skema Insentif Dapur MBG Rp 6 Juta

News | Jum'at, 04 September 2026 | 08:30 WIB

×