Ustaz Yahya Waloni Dibenci Sang Ayah Usai Pindah Agama ke Islam, Alasan Jadi Mualaf Tuai Kontroversi

Sumarni Suara.Com
Minggu, 08 Juni 2025 | 09:23 WIB
Ustaz Yahya Waloni Dibenci Sang Ayah Usai Pindah Agama ke Islam, Alasan Jadi Mualaf Tuai Kontroversi
Ustaz Yahya Waloni Akui Dibenci Sang Ayah setelah Pindah Agama Islam. (YouTube)

Suara.com - Kabar Ustaz Yahya Waloni meninggal dunia masih menyita perhatian publik, apalagi kematiannya terbilang mendadak tanpa sakit terlebih dahulu.

Video-video ceramah ustaz yang dulu mantan pendeta ini viral lagi.

Salah satunya saat dia menceritakan tentang sikap ayahnya ketika tahu dirinya pindah agama dari Kristen ke Islam.

Ternyata ayah Ustaz Yahya Waloni sangat menentang keputusan dai yang punya gaya ceramah radikal ini.

"Termasuk ayah saya benci sama saya," ungkapnya dikutip dari video ceramahnya yang diunggah ulang akun TikTok rererentyre1 pada Minggu, 8 Juni 2025.

Dengan amarah, sang ayah bertanya apa yang menjadi alasan Ustaz Yahya Waloni masuk Islam.

"Hei Yahya, kenapa kau masuk Islam?" katanya menirukan pernyataan sang ayah waktu itu.

Pria kelahiran Manado, 30 November 1970 ini menjawab dengan penuh keyakinan.

Baca Juga: Sosok Mutmainah Istri Ustaz Yahya Waloni, Ikut Mualaf dan Setia Sampai Akhir

"Saya nggak masuk Islam. Islam yang masuk ke saya," jawabnya tegas.

Ayahnya masih penasaran makanya menanyakan lebih jauh apa kelebihan Islam sampai membuat Ustaz Yahya keluar dari agama leluhurnya.

Ustaz Yahya Waloni [Youtube/Derry Sulaiman and Sahabat]
Ustaz Yahya Waloni [Youtube/Derry Sulaiman and Sahabat]

"Islam tidak ada kelebihan tapi Islam itu benar, suci, sempurna ajarannya! Dan itu bukan buatan manusia, asli wahyu dari Allah, mampu bercerita peristiwa yang pernah, sementara dan akan terjadi," tegasnya.

Tak berhenti di situ, dia memberikan alasan sederhana dan logika sederhana pada sang ayah.

"Saya katakan: Kalau Opa, kakek kita, kita gantung di dinding rumah begini pakai celana dalam, bapak malu nggak kalau ada tamu?" katanya.

Dia kemudian menanyakan hal yang sama jika foto sang ayah yang dipajang di dinding.

"Nah sekarang tidak usahlah opa. Bapak sendiri foto telanjang pake celana dalam, gantung begitu, malu apa tidak? Dia bilang malu," tambahnya.

Dari logika yang disampaikan, kemudian dia menggunakannya untuk mengkritik agama sebelumnya.

"Nah sekarang kenapa Tuhan tidak malu?" katanya yang bikin ayahnya terdiam.

Sayangnya, logika tersebut menuai pro konta karena terdengar seperti menjelek-jelekkan agama lain.

"Semoga gak ada lagi oknum ustaz yang kalo khotbah jelek-jelekin agama lain, cukup almarhum aja. Semua agama itu indah, salam toleransi," komentar netizen.

"ISLAM tidak pernah mengajarkan menjelek jelekkan agama orang lain," timpal netizen lain.

Ustaz Yahya Waloni [Youtube/Deddy Corbuzier].
Ustaz Yahya Waloni [Youtube/Deddy Corbuzier].

Sementara itu, netizen juga banyak yang membelanya karena apa yang dikatakannya dinilai benar.

"Setiap mantan pendeta masuk Islam cerdasnya melebihi kapasitas. Semoga ustaz ditempatkan dari orang-orang yang sholeh Amiiin," komentar netizen.

"Orang yang mualaf dalam ibadah lebih menekuni dan lebih taat beribadah," nilai netizen lain.

"Beliau tidak sedang menjelekan agamanya dahulu tapi sedang membuka pikiran orang-orang yang mau berpikir. Husnul khotimah ustaz insya Allah," bela netizen lainnya.

Dalam perjalanan spiritual Ustaz Yahya Waloni, dia mengungkapkan butuh waktu lama untuk akhirnya memutuskan menjadi mualaf.

Apalagi dirinya sudah memiliki posisi penting di agama sebelumnya sebagai pendeta sekaligus dosen di sebuah sekolah tinggi di daerahnya.

Menurutnya, dia juga sudah meluluskan banyak calon pendeta selama dirinya meyakini agama sebelumnya.

Butuh waktu 8 tahun dirinya belajar tentang ajaran Islam dan membandingkan dengan ajaran di agamanya.

Namun titik yang membuatnya yakin mantap masuk Islam setelah bertemu dengan sosok pedagang ikan.

Dia menemukan jawaban tentang makna Islam dari pernyataan penjual ikan tersebut.

"Akhirnya saya bertemu penjual ikan, penjual ikan yang konon kabar nggak tahu siapa, Saya tanya 'Apa itu Islam'. Katanya Islam itu tinggi, luas dan dalam bagaikan samudra yang luas. Ah ini baru lawan," ungkapnya.

Kontributor : Tinwarotul Fatonah

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI