Akui Takut, 5 Momen Hindia Kritik Pemerintah soal Cho Yong Gi sampai Raja Ampat di Konser

Yohanes Endra

Minggu, 08 Juni 2025 | 13:05 WIB
Akui Takut, 5 Momen Hindia Kritik Pemerintah soal Cho Yong Gi sampai Raja Ampat di Konser
Momen Hindia Kritik Pemerintah di Konser. (Instagram/infopanggung)

Hindia menjadi salah satu musisi yang cukup vokal dalam mengkritisi pemerintah atas kebijakan dan berbagai fenomena di Indonesia. Salah satu yang jadi momen Hindia kritik pemerintah adalah lewat konsernya.

Hindia menggelar konser 25 On Blank Canvas pada Sabtu (7/6/2025) di Tennis Indoor Senayan, Jakarta. Lewat konsernya itu, musisi yang memiliki nama asli Daniel Baskara Putra ini menyampaikan keluh kesah dan kritik atas berbagai isu yang ramai baru-baru ini.

Namun ada satu hal yang menarik dalam sambutannya di atas panggung. Hindia secara terang-terangan mengaku takut karena terlalu vokal. Ia takut jika show-nya mungkin akan dipersulit hingga anggota timnya.

Lalu seperti apa bentuk dan kritik Hindia di konser 25 On Blank Canvas? Simak ulasannya yang sudah dirangkum berikut ini.

1. Hindia Singgung Soal Cho Yong Gi

Momen Hindia Kritik Pemerintah di Konser.
Momen Hindia Kritik Pemerintah di Konser.

Di atas panggung konsernya Hindia berdiri di hadapan seluruh penonton dan menyampaikan pidato singkat yang sebenarnya tak sering ia lakukan. Isi speech yang disampaikan Hindia adalah soal isu-isu terkini termasuk tentang kebijakan pemerintah.

Mulai dari kasus Cho Yong Gi, mahasiswa filsafat UI yang ditangkap saat aksi May Day padahal ia mengambil peran sebagai paramedis dalam aksi itu.

Musisi kelahiran 1994 ini juga menyinggung maraknya PHK besar-besaran yang terjadi belakangan ini.

Sambutan berani dari Hindia ini pun menuai decak kagum dari para penonton yang merasa relate dan setuju dengan kegelisahan yang dirasakan dan diungkap oleh Hindia dalam konsernya

2. Singgung Soal Efisiensi Anggaran

Momen Hindia Kritik Pemerintah di Konser.
Momen Hindia Kritik Pemerintah di Konser.

Hindia juga menyinggung soal adanya kebijakan pemerintah soal efisiensi anggaran.

baca juga

Menurut Hindia, kebijakan efisiensi anggaran dengan memotong berbagai anggaran di banyak lini strategis termasuk literasi dan sejumlah lini lainnya kurang tepat. Hindia merasa kebijakan itu sebagai cara untuk membuat masyarakat bodoh secara sistematis.

Soal kebijakan efisiensi anggaran ini memang sempat ramai di media sosial. Bahkan ada banyak konten satir penuh sindiran tentang kebijakan tersebut.

3. Aksi Kamisan hingga soal Raja Ampat

Momen Hindia Kritik Pemerintah di Konser.
Momen Hindia Kritik Pemerintah di Konser.

Hindia juga menyampaikan kritiknya lewat visual memukau dari layar LED besar di panggung. Salah satunya adalah gambar payung bertuliskan, 'Siapa pelakunya?' Visual ini tentang aksi Kamisan yang sampai sekarang masih terus dilakukan.

Tak cuma itu saja, Hindia turut pun turut berkomentar soal pertambangan nikel di Raja Ampat yang sedang disorot. Seperti diketahui Raja Ampat sedang jadi sorotan karena adanya aktivitas penambangan nikel di sana.

Setelah banyak kecaman dari masyarakat aktivitas penambangan itu memang dihentikan sementara. Namun, Bagi Hindia adanya wacana untuk penghentian penambangan sementara itu tidaklah cukup.

4. Khawatirkan Aksi Doxing

Momen Hindia Kritik Pemerintah di Konser.
Momen Hindia Kritik Pemerintah di Konser.

Masalah lain yang jadi poin kekhawatiran Hindia adalah maraknya aksi doxing alias tindakan pengungkapan informasi pribadi seseorang termasuk alamat hingga nomor telepon secara publik untuk menyakiti, mengancam, atau melecehkan.

Menurutnya aksi itu merupakan upaya untuk menanamkan rasa takut masyarakat agar tak berani untuk mengutarakan pendapat dan suaranya.

Sudah cukup banyak aksi pengungkapan identitas pribadi dari mereka yang berani bersuara. Dan inilah yang ditakutkan oleh Hindia.

5. Hindia Akui Merasa Takut

Momen Hindia Kritik Pemerintah di Konser.
Momen Hindia Kritik Pemerintah di Konser.

Meski vokal atas berbagai isu dan kebijakan pemerintah, Hindia sempat mengungkapkan bahwa sebenarnya ia merasa takut. Ketakutan Hindia itu terkait izin konser yang mungkin saja akan dipersulit.

Namun, Hindia juga meyakini bahwa perasaan takutnya adalah valid dan tidak masalah. Sebab hanya lewat musiklah dirinya yang seorang musisi bisa menyuarakan aspirasinya. “Tapi gue nggak mau takut ini jadi rantai pengganggu," tegas Hindia.

Selain menikmati lagu-lagu yang Hindia bawakan, penonton yang hadir di Tennis Indoor Senayan dibuat terpukau dengan konsep panggung konser Hindia.

Bahkan netizen yang hanya melihat lewat media sosial pun turut kagum dengan visualisasi panggung konser 25 On Blank Canvas. Bagaimana menurutmu momen Hindia Kritik pemerintah di konsernya?

Kontributor : Safitri Yulikhah

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bukit Mando'o, Hadirkan Panorama Samudera Hindia yang Menawan

Bukit Mando'o, Hadirkan Panorama Samudera Hindia yang Menawan

Your Say | Senin, 12 Mei 2025 | 17:28 WIB

Mengeringkan Luka yang Basah: Refleksi atas Lagu 'Membasuh' Milik Hindia

Mengeringkan Luka yang Basah: Refleksi atas Lagu 'Membasuh' Milik Hindia

Your Say | Selasa, 29 April 2025 | 10:26 WIB

Pulau Biak Jadi Rebutan: Rusia Incar Pangkalan Militer, Dulu Diperebutkan Negara Adidaya!

Pulau Biak Jadi Rebutan: Rusia Incar Pangkalan Militer, Dulu Diperebutkan Negara Adidaya!

Video | Rabu, 30 April 2025 | 03:55 WIB

Nyai dan Pergundikan di Hindia Belanda, Seksualitas Nyai dengan Tuan Eropa

Nyai dan Pergundikan di Hindia Belanda, Seksualitas Nyai dengan Tuan Eropa

Your Say | Senin, 28 April 2025 | 15:53 WIB

Kritik Tajam Hindia untuk Prabowo Saat Diwawancara 6 Pemred: Muter-Muter, Gak Ngerti Konteks

Kritik Tajam Hindia untuk Prabowo Saat Diwawancara 6 Pemred: Muter-Muter, Gak Ngerti Konteks

Entertainment | Selasa, 08 April 2025 | 15:52 WIB

Terkini

Penampakan SPBU Modular di CPI Makassar, Mulai Beroperasi Hari Ini

Penampakan SPBU Modular di CPI Makassar, Mulai Beroperasi Hari Ini

Sulsel | Senin, 14 September 2026 | 08:49 WIB

Adu Cepat di Kategori Baru 21K, 5.000 Pelari Bersaing di SiBakul Jogja Sport & Fest 2026

Adu Cepat di Kategori Baru 21K, 5.000 Pelari Bersaing di SiBakul Jogja Sport & Fest 2026

Sport | Senin, 14 September 2026 | 08:45 WIB

Minyak Dunia Menggila! Nyaris Tembus US$108 per Barel Usai Arab Saudi Diserang

Minyak Dunia Menggila! Nyaris Tembus US$108 per Barel Usai Arab Saudi Diserang

Bisnis | Senin, 14 September 2026 | 08:43 WIB

Touring Tanpa Pengawalan Bikers HOG Indomobil Buktikan Etika Berkendara di Jalan

Touring Tanpa Pengawalan Bikers HOG Indomobil Buktikan Etika Berkendara di Jalan

Otomotif | Senin, 14 September 2026 | 08:40 WIB

Indonesia Tuan Rumah FIFA ASEAN Cup 2026: Ujian Kedewasaan Tribun Sepak Bola

Indonesia Tuan Rumah FIFA ASEAN Cup 2026: Ujian Kedewasaan Tribun Sepak Bola

Your Say | Senin, 14 September 2026 | 08:35 WIB

Obligasi Rp500 Miliar POLI Kantongi Rating idAAA

Obligasi Rp500 Miliar POLI Kantongi Rating idAAA

Bisnis | Senin, 14 September 2026 | 08:31 WIB

Bertemu Luis Figo di New York, 2 Student Athlete Indonesia Hadiri Forum PBB

Bertemu Luis Figo di New York, 2 Student Athlete Indonesia Hadiri Forum PBB

Bola | Senin, 14 September 2026 | 08:27 WIB

Pemerintah Segel 50 Perusahaan, 27 Ribu Hektare Konsesi Terbakar

Pemerintah Segel 50 Perusahaan, 27 Ribu Hektare Konsesi Terbakar

Bisnis | Senin, 14 September 2026 | 08:24 WIB

Pos Kamling Berubah Jadi Lapak Judi Digital, Enam Orang Diciduk di Kudus

Pos Kamling Berubah Jadi Lapak Judi Digital, Enam Orang Diciduk di Kudus

Jawa Tengah | Senin, 14 September 2026 | 08:20 WIB

Semeru Erupsi 3 Kali dalam 3 Jam, Letusan Tertinggi Capai 1.000 Meter

Semeru Erupsi 3 Kali dalam 3 Jam, Letusan Tertinggi Capai 1.000 Meter

News | Senin, 14 September 2026 | 08:15 WIB

×