Dedi Mulyadi Akui Kesalahan Tak Pakai Helm, Minta Ditilang Usai Naik Motor Patwal

Sumarni

Jum'at, 13 Juni 2025 | 10:21 WIB
Dedi Mulyadi Akui Kesalahan Tak Pakai Helm, Minta Ditilang Usai Naik Motor Patwal
Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi. [Instagram]

Suara.com - Dedi Mulyadi mengaku salah usai dirinya tak memakai helm saat menebeng motor patwal untuk menghadiri acara peresmian Universitas Bhinneka Tunggal Ika pada Rabu, 11 Juni 2025.

Gubernur Jawa Barat itu menunjukkan sikap bertanggung jawab sebagai pejabat publik.

Dengan kesadaran penuh, ia meminta agar dirinya ditilang karena telah melanggar aturan lalu lintas.

Sebelumnya, beredar video di media sosial saat Dedi Mulyadi keluar dari mobil yang ditumpanginya untuk melanjutkan perjalanan ke lokasi acara dengan menggunakan motor patwal.

Video tersebut menunjukkan saat Dedi terburu-buru menaiki motor patwal tanpa mengenakan helm.

Momen Dedi Mulyadi nebeng motor patwal ke acara peresmian Universitas Bhinneka Tunggal Ika (Instagram)
Momen Dedi Mulyadi nebeng motor patwal ke acara peresmian Universitas Bhinneka Tunggal Ika (Instagram)

Dalam klarifikasi melalui akun Instagram pribadinya, Dedi menjelaskan alasan di balik tindakannya tersebut.

Ia mengaku terjebak kemacetan cukup parah sehingga harus mencari alternatif agar tidak terlambat menghadiri acara.

Sebagai Gubernur, ia merasa tidak pantas datang terlambat dalam acara resmi tersebut.

Terlebih lagi saat itu Persiden Prabowo Subianto juga hadir ke acara tersebut sehingga mau tak mau ia mengambil keputusan tersebut agar tetap bisa sampai tepat waktu di lokasi.

baca juga

“Saya mengalami kemacetan hampir satu jam. Tentunya sebagai Gubernur saya tidak boleh lebih dulu Presiden dibanding saya. Maka saya mengambil inisiatif untuk ikut motor dinas perhubungan Kabupaten Bogor,” kata Dedi Mulyadi dikutip pada Jumat, 13 Juni 2025.

Di balik keputusannya itu, Dedi menyadari bahwa ia telah melakukan pelanggaran karena tidak memakai helm.

Ia menambahkan bahwa motor tersebut memang dirancang untuk operasional tunggal dan bukan untuk membonceng penumpang. Akibatnya, tak ada helm tambahan yang bisa dipakai saat itu.

“Dan di situ terjadi pelanggaran pada diri saya. Saya tidak menggunakan helm, dan tentunya pengendara kendaraan bermotornya tidak menyiapkan helm untuk membonceng karena motor itu spesialiasi tanpa boncengan atau motor patwal,” katanya.

Dalam kesempatan itu, Dedi meminta agar proses hukum tetap dijalankan sebagaimana mestinya.

Ia meminta kepada Kepala Satuan Lalu Lintas (Kasat Lantas) Polres Bogor, untuk menilang pengendara motor yang membawanya kemarin.

“Untuk itu saya mohon kepala satuan lalu lintas Polres Bogor, untuk dilakukan penilangan terhadap motor yang saya tumpangi tanpa helm karena itu sebuah pelanggaran dan terjadi pada hari kemarin,” katanya.

“Dan yang membawa motornya harus mengikuti prosedur, mengikuti sidang tilang,” lanjutnya.

Dedi ingin menunjukkan bahwa tidak ada seorang pun yang kebal hukum, termasuk dirinya sebagai pejabat daerah.

Tak hanya meminta pengendara motor yang memboncengnya ditilang, Ia juga bersedia untuk membayar denda tilang atas pelanggaran yang ia lakukan.

“Ini ingin saya sampaikan karena saya merasa setiap perbuatan yang salah harus ada hukumannya,” kata Dedi.

Gubernur Jabar Dedi Mulyadi. (ist)
Gubernur Jabar Dedi Mulyadi. (ist)

“Dan saya bertanggung jawab untuk membayar denda tilang yang nanti dijatuhkan oleh hakim di Pengadilan Negeri Bogor,” ujarnya.

Unggahan Dedi Mulyadi yang mengaku salah dan siap ditilang itu langsung menyorot perhatian netizen. Berbagai pujian dilontarkan untuk Gubernur Jawa Barat itu.

“Selalu ada bapak aing gebrakannya, sehat selalu KDM,” tulis akun @bati***.

“Selanjutnya siapin helm di mobil pak, bisa jadi nanti akan ada lagi kejadian sperti itu,” komen akun @efiw***.

“Ini kayaknya nyindir secara halus pejabat lain wkwk,” kata akun @zain***.

“Terkait pencitraan atau bukan, karena diliput. Tapi kayaknya pejabat lain gak ada yang bakal berani seperti ini kalau momentumnya sama,” ujar akun @sahro***.

Kontributor : Rizka Utami

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

8 Rekomendasi Motor Bebek Jadul 2 Tak Termahal, Harga Sekelas Jazz Bisa Jadi Harta Karun

8 Rekomendasi Motor Bebek Jadul 2 Tak Termahal, Harga Sekelas Jazz Bisa Jadi Harta Karun

Otomotif | Kamis, 12 Juni 2025 | 20:54 WIB

5 Rekomendasi Motor 500cc Murah Terbaik untuk Touring: Gagah Abis, Harga Mulai Rp100 jutaan

5 Rekomendasi Motor 500cc Murah Terbaik untuk Touring: Gagah Abis, Harga Mulai Rp100 jutaan

Otomotif | Kamis, 12 Juni 2025 | 19:41 WIB

Rekomendasi 6 Motor Stylish dan Nyaman untuk Perempuan Tinggi, Gak Bikin Pegal

Rekomendasi 6 Motor Stylish dan Nyaman untuk Perempuan Tinggi, Gak Bikin Pegal

Otomotif | Kamis, 12 Juni 2025 | 17:42 WIB

Demi Prabowo, Dedi Mulyadi Tinggalkan Mobil Mewah, Pilih Ngebut Naik Patwal

Demi Prabowo, Dedi Mulyadi Tinggalkan Mobil Mewah, Pilih Ngebut Naik Patwal

Video | Kamis, 12 Juni 2025 | 17:29 WIB

Ditakut-takuti Masuk Barak Militer Dedi Mulyadi, 'Bayi Jenius' Ini Beri Jawaban Cerdas

Ditakut-takuti Masuk Barak Militer Dedi Mulyadi, 'Bayi Jenius' Ini Beri Jawaban Cerdas

Entertainment | Kamis, 12 Juni 2025 | 16:04 WIB

5 Pilihan Motor Bekas Yamaha yang Irit BBM, Cocok Buat Emak-Emak dan Ojol

5 Pilihan Motor Bekas Yamaha yang Irit BBM, Cocok Buat Emak-Emak dan Ojol

Otomotif | Kamis, 12 Juni 2025 | 16:35 WIB

Terkini

MBG Tetap Jalan Meski Sekolah di Kaltim Diliburkan karena Asap Karhutla

MBG Tetap Jalan Meski Sekolah di Kaltim Diliburkan karena Asap Karhutla

News | Selasa, 15 September 2026 | 20:22 WIB

Hari Kedelapan Pencarian KM Arupadhatu 1: Tim SAR Sisir 500 Meter dari Krakatau, Hasil Masih Nihil

Hari Kedelapan Pencarian KM Arupadhatu 1: Tim SAR Sisir 500 Meter dari Krakatau, Hasil Masih Nihil

Banten | Selasa, 15 September 2026 | 20:19 WIB

Sebut Rentan Dikriminalisasi, PERKAPI Minta DPR Prioritaskan RUU Profesi Kurator

Sebut Rentan Dikriminalisasi, PERKAPI Minta DPR Prioritaskan RUU Profesi Kurator

News | Selasa, 15 September 2026 | 20:19 WIB

Pramono Dukung Konser Kanye West di Jakarta: Gerakkan Roda Ekonomi dan Wisata

Pramono Dukung Konser Kanye West di Jakarta: Gerakkan Roda Ekonomi dan Wisata

News | Selasa, 15 September 2026 | 20:15 WIB

4 Isu Sosial dalam Novel Klasik Pride and Prejudice,Tak Hanya Kisah Cinta!

4 Isu Sosial dalam Novel Klasik Pride and Prejudice,Tak Hanya Kisah Cinta!

Your Say | Selasa, 15 September 2026 | 20:15 WIB

'Kalau Ganggu Kesehatan Harus Dilarang', Sinyal Tegas Mendagri Tertibkan Sound Horeg

'Kalau Ganggu Kesehatan Harus Dilarang', Sinyal Tegas Mendagri Tertibkan Sound Horeg

News | Selasa, 15 September 2026 | 20:11 WIB

Kebakaran Lahan di Ciumbuleuit Bandung Diduga Dipicu Sampah Ilegal, Farhan Dorong Penyelidikan

Kebakaran Lahan di Ciumbuleuit Bandung Diduga Dipicu Sampah Ilegal, Farhan Dorong Penyelidikan

Jabar | Selasa, 15 September 2026 | 20:11 WIB

Orang Kepercayaan Nusron Wahid Diduga Minta Fee Rp2 Miliar untuk Urus HGB Summarecon

Orang Kepercayaan Nusron Wahid Diduga Minta Fee Rp2 Miliar untuk Urus HGB Summarecon

News | Selasa, 15 September 2026 | 20:07 WIB

KPK Ungkap 8 Tersangka OTT BPN dan Barbuk Rp106,3 Miliar

KPK Ungkap 8 Tersangka OTT BPN dan Barbuk Rp106,3 Miliar

Foto | Selasa, 15 September 2026 | 20:06 WIB

Gedor Wilayah Cicendo, Tim Gabungan Kota Bandung Eksekusi 18 Bangunan Liar demi Penataan Ruang

Gedor Wilayah Cicendo, Tim Gabungan Kota Bandung Eksekusi 18 Bangunan Liar demi Penataan Ruang

Jabar | Selasa, 15 September 2026 | 20:05 WIB

×