Hasil Autopsi Juliana Marins, Meninggal Kurang dari 20 Menit Usai Terjatuh

Yazir F, Shevinna Putti Anggraeni

Jum'at, 27 Juni 2025 | 17:50 WIB
Hasil Autopsi Juliana Marins, Meninggal Kurang dari 20 Menit Usai Terjatuh
Juliana Marins

Suara.com - Ida Bagus Putu Alit, dokter spesialis forensik Bali Mandara mengungkap hasil autopsi jenazah Juliana Marins, pendaki asal Brasil yang meninggal di Gunung Rinjani, Lombok, Nusa Tenggara Barat.

Sementara ini, Ida Bagus Putu menyimpulkan penyebab kematian Juliana Marins akibat kekerasan tumpul yang menyebabkan kerusakan dalam organ dalamnya dan pendarahan.

"Kita dapat menyimpulkan penyebab kematian itu adalah kekerasan tumpul yang mengakibatkan kerusakan organ dalam dan pendarahan," kata Ida Bagus Putu dikutip dari Youtube Kompas TV, Jumat 27 Juni 2025.

Ida Bagus Putu Alit mengatakan dirinya tak menemukan bukti bahwa kematian Juliana Marins terjadi dalam jangka waktu lama setelah terluka.

Juliana Marins pendaki Brasil meninggal di Gunung Rinjani. (dokumen keluarga/via BBC)
Juliana Marins pendaki Brasil meninggal di Gunung Rinjani. (dokumen keluarga/via BBC)

"Selanjutnya yang perlu dijelaskan, kami tidak menemukan bukti-bukti bahwa kematian itu terjadi dalam jangka waktu yang lama dari luka-luka," kata Ida Bagus Putu Alit.

Sebab, pihaknya tak menemukan adanya herniasi pada kepala yang umumnya terjadi beberapa jam sampai beberapa hari.

"Bisa saya jelaskan misalnya di kepala, itu ada luka tetapi belum menimbulkan adanya herniasi. Karena herniasi otak itu terjadi berapa jam sampai berapa hari, itu kita tidak menemukan," jelas Ida Bagus.

Selain itu, Ida Bagus juga menemukan adanya pendarahan yang cukup banyak tetapi tak ada tanda-tanda bahwa pendarahan itu terjadi lama setelah korban terluka.

Karena itu, Ida Bagus bisa menyimpulkan kematian pendaki asal Brasil di Gunung Rinjani itu tak lama setelah dirinya terluka akibat terjatuh.

baca juga

"Kemudian juga di dada dan perut itu pendarahan cukup banyak dan juga tidak ada organ yang mengkerut yang menunjukkan pendarahan itu lambat, sehingga bisa disimpulkan bahwa kematian yang terjadi pada korban itu dalam waktu singkat dari luka-luka," ujar Ida Bagus.

Petugas medis memindahkan peti jenazah pendaki Gunung Rinjani berkewarganegaraan Brazil Juliana Marins ke mobil ambulans untuk dibawa ke Bali, di Rumah Sakit Bhayangkara Polda NTB di Mataram, NTB, Kamis (26/6/2025). [ANTARA FOTO/Ahmad Subaidi/tom]
Petugas medis memindahkan peti jenazah pendaki Gunung Rinjani berkewarganegaraan Brazil Juliana Marins ke mobil ambulans untuk dibawa ke Bali, di Rumah Sakit Bhayangkara Polda NTB di Mataram, NTB, Kamis (26/6/2025). [ANTARA FOTO/Ahmad Subaidi/tom]

Selain itu, Ida Bagus Putu Alit memastikan Juliana Marins meninggal dunia bukan karena hipotermia bila melihat dari luka-luka di badan dan pendarahannya.

"Hipotermia itu bisa dilihat dari cairan mata, tapi karena ini jenazahnya sudah lama jadi itu kita singkirkan. Tapi, kalau dilihat dari luka-luka dan pendarahannya, hipotermia jadi bisa kita singkirkan ya," jelasnya.

Ida Bagus Putu Alit justru menemukan pendarahan yang luas dan patah tulang di hampir seluruh bagian tubuh yang bisa menyebabkan kematian Juliana Marins terjadi begitu cepat.

"Bukti-bukti menunjukkan kematian itu bisa cepat terjadi, karena pendarahan yang begitu luas dan patah tulang dan luka-luka itu multiple, jadi hampir pada seluruh tubuhnya dan organ dalam di dada dan perut," ujarnya.

Ida Bagus Putu Alit memperkirakan Juliana Marins meningal dunia kurang ari 20 menit setelah terjatuh.

"Kalau kita perkirakan itu tak lebih dari 20 menit setelah trauma terjadi," katanya.

Kronologi Singkat Insiden

Juliana Marins melakukan pendakian ke Gunung Rinjani melalui jalur Sembalun bersama enam orang lainnya dan satu pemandu.

Dalam perjalanan menuju puncak, ia merasa kelelahan saat tiba di titik Cemara Nunggal, dan sang pemandu menyarankan agar ia beristirahat sejenak.

Pemandu tersebut kemudian melanjutkan perjalanan ke puncak bersama lima pendaki lainnya, meninggalkan Juliana seorang diri.

Namun ketika rombongan kembali ke titik tersebut, Juliana sudah tidak ada. Dari atas tebing, sang pemandu melihat cahaya senter di dasar jurang yang mengarah ke Danau Segara Anak, dan menduga bahwa Juliana telah jatuh.

Proses pencarian segera dilakukan, namun medan yang terjal serta cuaca yang tidak mendukung membuat pencarian memakan waktu berhari-hari.

Pada Selasa (24/6), tim SAR akhirnya menemukan Juliana dalam keadaan tak bernyawa. Evakuasi jasadnya baru berhasil dilakukan keesokan paginya, Rabu (25/6).

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Siapa Tyo Survival? Anggota Tim Relawan Evakuasi Juliana Marins yang Berlangsung Dramatis

Siapa Tyo Survival? Anggota Tim Relawan Evakuasi Juliana Marins yang Berlangsung Dramatis

Entertainment | Jum'at, 27 Juni 2025 | 16:48 WIB

Nessie Judge Soroti Jalur Pendakian Rinjani Usai Insiden Juliana Marins, Selipkan Pesan Mendalam

Nessie Judge Soroti Jalur Pendakian Rinjani Usai Insiden Juliana Marins, Selipkan Pesan Mendalam

Entertainment | Jum'at, 27 Juni 2025 | 08:45 WIB

Berlangsung Dramatis di Tebing, Tim Relawan Tidur Semalam Bersama Jasad Juliana Marins

Berlangsung Dramatis di Tebing, Tim Relawan Tidur Semalam Bersama Jasad Juliana Marins

Entertainment | Kamis, 26 Juni 2025 | 16:42 WIB

Sekaya Apa Alexandre Pato? Eks Striker Brasil Siap Biayai Pemulangan Jenazah Juliana dari Indonesia

Sekaya Apa Alexandre Pato? Eks Striker Brasil Siap Biayai Pemulangan Jenazah Juliana dari Indonesia

Entertainment | Kamis, 26 Juni 2025 | 15:29 WIB

Tragedi Juliana Marins di Rinjani Viral, Ini 3 Film Survival Gunung Diangkat dari Kisah Nyata

Tragedi Juliana Marins di Rinjani Viral, Ini 3 Film Survival Gunung Diangkat dari Kisah Nyata

Entertainment | Kamis, 26 Juni 2025 | 11:08 WIB

5 Gunung Paling Berbahaya di Dunia untuk Pendakian, Rinjani Termasuk?

5 Gunung Paling Berbahaya di Dunia untuk Pendakian, Rinjani Termasuk?

Entertainment | Rabu, 25 Juni 2025 | 20:17 WIB

Terkini

Perkuat Tata Kelola MBG, BGN Gelar Pelatihan di Jepang

Perkuat Tata Kelola MBG, BGN Gelar Pelatihan di Jepang

News | Jum'at, 25 September 2026 | 20:38 WIB

Berawal dari Topi Mengapung, Pemancing yang Hilang di Eks Galian Pasir Lampung Timur Ditemukan Tewas

Berawal dari Topi Mengapung, Pemancing yang Hilang di Eks Galian Pasir Lampung Timur Ditemukan Tewas

Lampung | Jum'at, 25 September 2026 | 20:37 WIB

PLN Perkuat Infrastruktur Kelistrikan untuk Dukung Pertumbuhan Data Center di Indonesia

PLN Perkuat Infrastruktur Kelistrikan untuk Dukung Pertumbuhan Data Center di Indonesia

Bisnis | Jum'at, 25 September 2026 | 20:34 WIB

Gara-Gara Tak Pakai Baju Lurik, Kepsek SMPN 18 Malang Diduga Tampar Siswa 4 Kali dan Ditonjok

Gara-Gara Tak Pakai Baju Lurik, Kepsek SMPN 18 Malang Diduga Tampar Siswa 4 Kali dan Ditonjok

Malang | Jum'at, 25 September 2026 | 20:30 WIB

Pesta Kembang Api dan Aksi Agnes Mo Buka FIFA ASEAN Cup 2026, Stadion GBK Tidak Penuh

Pesta Kembang Api dan Aksi Agnes Mo Buka FIFA ASEAN Cup 2026, Stadion GBK Tidak Penuh

Bola | Jum'at, 25 September 2026 | 20:17 WIB

Nyamar Jadi Aparat Tajir di FB, Pemuda Kuras Uang Wanita Lampung Selatan Lewat Jebakan Video Call

Nyamar Jadi Aparat Tajir di FB, Pemuda Kuras Uang Wanita Lampung Selatan Lewat Jebakan Video Call

Lampung | Jum'at, 25 September 2026 | 20:15 WIB

Bappisus Beri Tenggat Sepekan Usut Dugaan Kamar Apartemen di Lapas Cibinong

Bappisus Beri Tenggat Sepekan Usut Dugaan Kamar Apartemen di Lapas Cibinong

Bogor | Jum'at, 25 September 2026 | 20:11 WIB

Sinopsis Irreplaceable, Dracin Terbaru Zhao Jin Mai dan Wei Da Xun di Youku

Sinopsis Irreplaceable, Dracin Terbaru Zhao Jin Mai dan Wei Da Xun di Youku

Your Say | Jum'at, 25 September 2026 | 20:10 WIB

Izin BPR Syariah di Banten Dicabut, Belasan Bank Kecil Bangkrut di September

Izin BPR Syariah di Banten Dicabut, Belasan Bank Kecil Bangkrut di September

Bisnis | Jum'at, 25 September 2026 | 20:02 WIB

Menjaga Kesegaran Makanan di Kulkas, Ini yang Perlu Diperhatikan agar Tetap Optimal

Menjaga Kesegaran Makanan di Kulkas, Ini yang Perlu Diperhatikan agar Tetap Optimal

Lifestyle | Jum'at, 25 September 2026 | 20:02 WIB

×