Aksi Heroik Arafah Rianti Tangkap Maling Berujung Kecewa: Kok Malah Dilolosin Polisi?

Dinda Rachmawati

Minggu, 06 Juli 2025 | 17:33 WIB
Aksi Heroik Arafah Rianti Tangkap Maling Berujung Kecewa: Kok Malah Dilolosin Polisi?
Arafah Rianti ditemui di Cipinang, Jakarta Timur pada Sabtu (30/11/2024). [Rena Pangesti/Suara.com]

Suara.com - Komika dan artis Arafah Rianti baru-baru ini menceritakan pengalaman pribadinya yang cukup mengejutkan dalam sebuah episode podcast bersama Vidi Aldiano dan Deddy Corbuzier di Podhub. 

Dalam obrolan santai tersebut, Arafah berbagi kisah nyata tentang kejadian yang ia alami belum lama ini di Depok, di mana ia dan warga sekitar menangkap seorang pelaku pencurian motor. 

Namun, hal yang membuat publik terkejut adalah kelanjutan dari penangkapan tersebut, yang menurutnya tidak mendapat tindak lanjut dari pihak kepolisian.

Cerita berawal dari sebuah kejadian di rental PlayStation milik Arafah. Menurutnya, salah satu konsumen tempat rental tersebut menjadi korban penipuan dan pencurian oleh seorang pria yang semula meminjam motor dengan alasan ingin membeli martabak. 

“Minjem pertama beneran beli martabak, bawa lagi kedua minjem lagi beli martabak, bawa lagi ketiga... nggak bawa martabak, dan motornya ilang,” kata Arafah menjelaskan kronologi awal dalam gaya berceritanya yang khas.

Modus pelaku terbilang cukup licik. Ia membangun kepercayaan korban dengan beberapa kali meminjam motor lalu mengembalikannya, sebelum akhirnya benar-benar membawa kabur kendaraan tersebut. 

Korban pun tak bisa berbuat banyak saat itu. Namun secara mengejutkan, pelaku kembali muncul ke lokasi yang sama, yakni di rental PS tersebut, diduga untuk mencari korban baru.

Dalam kejadian yang mendebarkan itu, korban pertama yang mengenali pelaku langsung mengkonfrontasinya. “Lah, lu kemarin maling motor gua? Lah iya, kata dia gitu,” lanjut Arafah. 

Situasi pun memanas, dan pelaku kemudian mencoba melarikan diri ke lantai tiga bangunan rental. Dalam upaya kabur yang dramatis ala film aksi, pelaku melompat ke rumah warga dari genteng lantai tiga. 

baca juga

Namun, usahanya gagal. Ia menghantam atap asbes warga yang tidak kuat menahan beban tubuhnya dan akhirnya tertangkap. Setelah tertangkap, warga sempat menginterogasi pelaku. 

Diketahui bahwa motor hasil curian telah dijual hanya seharga Rp1,8 juta. “Buset, murah banget... padahal masih bisa, 6 juta tuh masih bisa,” ujar Arafah dalam podcast, menirukan kemarahan korban yang motornya baru saja lunas dibayar.

Merasa sudah melakukan tugas sebagai warga yang baik, Arafah dan yang lainnya membawa pelaku ke kantor polisi setempat. Namun, di sinilah hal tak terduga terjadi. 

Menurut pengakuannya, polisi menolak menangkap dan menghukum pelaku karena alasan teknis. “Terus kata polisinya, ‘nggak bisa kalo nggak (ditangkep) sama kita,’” ucap Arafah menirukan ucapan polisi.

Ia merasa heran, karena pelaku sudah ditangkap, sudah ada pengakuan, bahkan ada video sebagai bukti. Arafah mengaku kecewa karena laporan tidak diproses sebagaimana mestinya.

“Malingnya udah dibebasin lagi aja,” katanya. Ia juga menambahkan bahwa setelah kejadian tersebut, warga pemilik rumah yang atap asbesnya rusak malah meminta ganti rugi kepadanya. “Gua juga kagak mau ada maling,” ujar Arafah dengan nada kesal.

Cerita ini sontak memicu reaksi dari warganet dan pendengar podcast karena menggambarkan kompleksitas dalam penegakan hukum di tingkat masyarakat. 

Meski Arafah menyampaikan kisah ini dengan gaya jenakanya yang khas, namun isi cerita menyentuh persoalan serius, bagaimana seharusnya masyarakat dan aparat hukum bekerja sama menindaklanjuti kejadian kriminal yang nyata dan memiliki bukti.

Kejadian ini menjadi sorotan karena menyangkut kepercayaan publik terhadap sistem hukum. Meskipun belum ada tanggapan resmi dari pihak kepolisian Depok terkait cerita ini, kisah Arafah Rianti membuka ruang diskusi luas tentang bagaimana seharusnya warga bertindak dalam situasi serupa, serta pentingnya kejelasan prosedur dalam penanganan tindak kriminal.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Robot Anjing Jeff Bezos Cuma Rp600 Jutaan, Punya Polri yang Rp3 Miliar Secanggih Apa?

Robot Anjing Jeff Bezos Cuma Rp600 Jutaan, Punya Polri yang Rp3 Miliar Secanggih Apa?

News | Minggu, 06 Juli 2025 | 11:13 WIB

Dirusak Massa saat Keributan Driver Ojol, Begini Kondisi Mobil Polisi di Sleman

Dirusak Massa saat Keributan Driver Ojol, Begini Kondisi Mobil Polisi di Sleman

Video | Sabtu, 05 Juli 2025 | 16:00 WIB

Bebaskan Kawan Kami! Ketua BEM UGM Teriak Langsung di Hadapan Polisi dan DPR

Bebaskan Kawan Kami! Ketua BEM UGM Teriak Langsung di Hadapan Polisi dan DPR

Video | Sabtu, 05 Juli 2025 | 06:00 WIB

Terkini

Satu Pelaku Curas di Bekasi Ditangkap, Polisi Dalami Keterkaitan dengan 12 Kasus Lain

Satu Pelaku Curas di Bekasi Ditangkap, Polisi Dalami Keterkaitan dengan 12 Kasus Lain

Jabar | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 23:16 WIB

Gandeng 43 Kampus Muhammadiyah, PERADI Profesional Perkuat Pendidikan dan Integritas Advokat

Gandeng 43 Kampus Muhammadiyah, PERADI Profesional Perkuat Pendidikan dan Integritas Advokat

Jogja | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 23:04 WIB

Jalan Ambles Banjarwangi-Singajaya Sepanjang 15 Meter, Polisi Pasang Garis Pengaman

Jalan Ambles Banjarwangi-Singajaya Sepanjang 15 Meter, Polisi Pasang Garis Pengaman

Jabar | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:59 WIB

Kemasan Bekas Jangan Langsung Dibuang, Mulai Biasakan Mengelolanya dengan Benar

Kemasan Bekas Jangan Langsung Dibuang, Mulai Biasakan Mengelolanya dengan Benar

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:25 WIB

Dear Pemain Keturunan Indonesia di Jerman dan Spanyol, Siap-siap Dipanggil PSSI

Dear Pemain Keturunan Indonesia di Jerman dan Spanyol, Siap-siap Dipanggil PSSI

Bola | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:00 WIB

Tafsir Kerugian Negara Bikin Investor Waswas, Direksi BUMN Bisa Jadi Korban

Tafsir Kerugian Negara Bikin Investor Waswas, Direksi BUMN Bisa Jadi Korban

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:59 WIB

Tak Mau Turun Kasta, BEI Pede Indonesia Selamat dari Ancaman MSCI

Tak Mau Turun Kasta, BEI Pede Indonesia Selamat dari Ancaman MSCI

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:35 WIB

Ramai Dikritik Soal Acara Deklarasi Sumpah Pemuda, Raffi Ahmad Buka Suara

Ramai Dikritik Soal Acara Deklarasi Sumpah Pemuda, Raffi Ahmad Buka Suara

Video | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:30 WIB

In This Economy, Jadi Tentara Bayaran Rusia Diimingi Gaji Selangit Pulang Tinggal Nama

In This Economy, Jadi Tentara Bayaran Rusia Diimingi Gaji Selangit Pulang Tinggal Nama

News | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:00 WIB

Ketika Nonton Film Bareng Jadi Cara Baru Membangun Kedekatan di Dunia Kerja

Ketika Nonton Film Bareng Jadi Cara Baru Membangun Kedekatan di Dunia Kerja

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 20:47 WIB

×