"Nikita ingin tahu apa yang terjadi pada anaknya. Saat mendengarkan kesaksian itu, Nikita benar-benar terpukul dan tidak bisa menahan tangis. Dia memeluk putrinya dan berpesan agar tak lagi salah pergaulan. Itu adalah pelukan terakhir sebelum Lolly dipulangkan," beber Fahmi.
Sang advokat menambahkan bahwa Nikita tidak mungkin bisa memaafkan perbuatan yang telah menyakiti anaknya.
"Sampai detik ini, dia belum bisa memaafkan. Wajar kalau seorang ibu marah dan kecewa, karena anaknya mengalami trauma yang mendalam," imbuhnya.
Sebagaimana diketahui, Nikita Mirzani saat ini tengah berurusan dengan hukum. Dia ditetapkan tersangka oleh Polda Metro Jaya atas kasus dugaan pemerasan dan pengancaman yang dilaporkan Reza Gladys.
Di sisi lain, Nikita Mirzani juga sebelumnya tengah berurusan dengan Vadel Badjideh.
![Potret Nikita Mirzani usai bersaksi bersama Laura Meizani Mawardi atau Lolly di sidang lanjutan kasus asusila dengan terdakwa Vadel Badjideh di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Rabu, 2 Juli 2025. [Suara.com/Adiyoga Priyambodo]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2025/07/02/68039-nikita-mirzani.jpg)
Kasus ini bermula saat Nikita Mirzani melaporkan Vadel Badjideh ke Polres Metro Jakarta Selatan pada September 2024 atas dugaan tindak asusila dan aborsi ilegal terhadap Lolly, yang saat itu masih di bawah umur.
Setelah tujuh bulan penyelidikan, Vadel resmi ditetapkan sebagai tersangka pada Februari 2025.
Sidang perdana kasus ini digelar pada 25 Juni 2025 dan berlangsung secara tertutup.
Sejumlah saksi termasuk Lolly dan Nikita telah dimintai keterangan, sementara LPSK telah memberikan perlindungan kepada lima saksi kunci yang dianggap memiliki informasi penting terkait kejadian tersebut.