Heboh Struk Restoran Bebankan Royalti Musik ke Konsumen, Kunto Aji Murka Minta Penyebar Hoaks Diburu

Sumarni, Ismail

Senin, 11 Agustus 2025 | 13:51 WIB
Heboh Struk Restoran Bebankan Royalti Musik ke Konsumen, Kunto Aji Murka Minta Penyebar Hoaks Diburu
Kunto Aji. [Instagram/kuntoajiw]

Suara.com - Jagat media sosial kembali dihebohkan oleh sebuah unggahan foto yang menampilkan struk pembayaran dari sebuah restoran.

Namun, yang membuatnya viral bukanlah total tagihan yang fantastis, melainkan sebuah item biaya tak lazim bertuliskan Royalti musik dan lagu senilai Rp29.140.

Foto ini dengan cepat menyebar dan memicu perdebatan sengit di kalangan warganet, menimbulkan pro dan kontra mengenai pembebanan biaya royalti kepada konsumen.

Musisi ternama, Kunto Aji, menjadi salah satu figur publik yang paling vokal menanggapi isu ini.

Melalui akun media sosial X miliknya, Kunto Aji menyatakan keresahannya dan menegaskan bahwa gambar struk tersebut adalah hasil rekayasa atau editan.

Ia merasa unggahan tersebut dapat menciptakan citra negatif dan kesalahpahaman, baik bagi para musisi maupun pengusaha restoran.

Dengan nada tegas, Kunto Aji meminta agar oknum yang membuat dan menyebarkan editan tersebut segera ditemukan.

Menurutnya, tindakan ini berpotensi menimbulkan kekacauan dan merugikan banyak pihak.

"Yang ngedit dicari aja ini, bikin rusuh," tulis Kunto Aji dalam unggahannya.

baca juga

Ia kemudian menjelaskan bahwa nominal royalti yang dicantumkan dalam struk editan itu sangat tidak masuk akal.

Kunto Aji Cibir Polisi Positif Narkoba yang Disanksi Salat Lima Waktu [Instagram]
Kunto Aji Cibir Polisi Positif Narkoba yang Disanksi Salat Lima Waktu [Instagram]

"Nggak mungkin banget sampe segini. Kalau pun pengusaha mau bebanin ke konsumen, nggak sampai lebih mahal dari parkir," tambahnya, menyiratkan bahwa mekanisme pembayaran royalti tidak seperti yang digambarkan dalam struk palsu tersebut.

Jika ditelisik lebih dalam, foto viral itu memang menunjukkan banyak kejanggalan yang mengonfirmasi bahwa itu adalah hoaks.

Foto tersebut membandingkan dua struk, satu struk asli bertanggal 15 November 2018 dan satu lagi struk editan yang secara aneh bertanggal 5 Agustus 2025.

Pada struk editan, item Royalti musik dan lagu sengaja ditambahkan, sementara beberapa harga menu lainnya diubah agar total akhir tagihan secara ajaib tetap sama persis, yakni Rp742.940.

"Hitungan ngawang aja. Per kursi Rp120 ribu setahun, Rp10 ribu sebulan. Sehari 333 per kursi. Itu juga kalau dibebanin ke 1 konsumen, kalau yang duduk sehari ada 30, cuma bayar 10 perak, buat sekali duduk dengerin lagu. Bukan per lagu ya," terangnya lagi. 

Klarifikasi dari Kunto Aji ini menjadi penting untuk meluruskan informasi yang salah di masyarakat.

Praktik pembayaran royalti untuk penggunaan musik di area komersial seperti restoran atau kafe pada dasarnya tidak dibebankan per item pada setiap tagihan pelanggan.

Umumnya, pengusaha akan membayar lisensi secara periodik (tahunan atau bulanan) kepada Lembaga Manajemen Kolektif Nasional (LMKN) sebagai pemegang hak cipta.

Beberapa warganet pun nampak merespons unggahan penyanyi Terlalu Lama Sendiri itu.

royalti musik di stuk restoran
royalti musik di stuk restoran. [X]

"Biasanya anak-anak timpa teks FB ini yang bikin ginian. Ya tujuannya buat seru-seruan aja di grup. Cuma akhir-akhir ini memang banyak yang terlalu kasih effort buat bikin meme timpa teks. Akhirnya beberapa berakhir jadi hoaks ketika keluar dari grup, "terang seorang warganet.

"Timpa teks sudah mulai meresahkan," sambung warganet lainnya.

"Subtotalnya ngaco," terang warganet.

Insiden ini menjadi pengingat bagi publik akan pentingnya literasi digital dan sikap kritis dalam menerima informasi dari media sosial.

Kegeraman Kunto Aji mewakili para seniman yang karyanya kerap disalahpahami dalam konteks komersial.

Sementara unggahan hoaks semacam ini hanya memperkeruh suasana dan berpotensi merusak hubungan antara pelaku industri kreatif dan para pelaku usaha.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Viral Restoran Kenakan Biaya Lagu ke Pelanggan, Makan Enak Sambil Dengar Musik Kini Tak Gratis Lagi?

Viral Restoran Kenakan Biaya Lagu ke Pelanggan, Makan Enak Sambil Dengar Musik Kini Tak Gratis Lagi?

Entertainment | Senin, 11 Agustus 2025 | 12:56 WIB

Valentinus Resa Sentil Kisruh Royalti: Pengusaha Masak Mode Hening, Takut Suara Panci Kena Tagih

Valentinus Resa Sentil Kisruh Royalti: Pengusaha Masak Mode Hening, Takut Suara Panci Kena Tagih

Entertainment | Senin, 11 Agustus 2025 | 06:45 WIB

Ikang Fawzi Soroti Kisruh Royalti Kafe: Orang ke WC Saja Bayar, Tapi Tarifnya Harus Adil

Ikang Fawzi Soroti Kisruh Royalti Kafe: Orang ke WC Saja Bayar, Tapi Tarifnya Harus Adil

Entertainment | Senin, 11 Agustus 2025 | 06:30 WIB

Ikang Fawzi Sentil Kinerja LMKN: Kalau Profesional dan Transparan, Kisruh Royalti Tak Akan Terjadi

Ikang Fawzi Sentil Kinerja LMKN: Kalau Profesional dan Transparan, Kisruh Royalti Tak Akan Terjadi

Entertainment | Minggu, 10 Agustus 2025 | 22:00 WIB

Ikang Fawzi Soal Sengkarut Royalti: Musik Itu Bikin Happy, Kalau Nggak Ada yang Salah

Ikang Fawzi Soal Sengkarut Royalti: Musik Itu Bikin Happy, Kalau Nggak Ada yang Salah

Entertainment | Minggu, 10 Agustus 2025 | 21:30 WIB

Kunto Aji Pertanyakan Biaya Produksi hingga Sosok Di Balik Film Merah Putih One For All

Kunto Aji Pertanyakan Biaya Produksi hingga Sosok Di Balik Film Merah Putih One For All

Entertainment | Minggu, 10 Agustus 2025 | 17:30 WIB

Terkini

Dua Pulau Baru Muncul di Dekat Anak Krakatau, Apakah Ini Pusat Erupsi Baru?

Dua Pulau Baru Muncul di Dekat Anak Krakatau, Apakah Ini Pusat Erupsi Baru?

Sumsel | Kamis, 24 September 2026 | 23:37 WIB

28 PPKS di Karawang Jalani Asesmen untuk Penanganan Lanjutan

28 PPKS di Karawang Jalani Asesmen untuk Penanganan Lanjutan

Jabar | Kamis, 24 September 2026 | 23:31 WIB

Dua Yoni Situs Pocangan Jember Hilang, DPRD Desak Perlindungan Cagar Budaya Diperkuat

Dua Yoni Situs Pocangan Jember Hilang, DPRD Desak Perlindungan Cagar Budaya Diperkuat

Jatim | Kamis, 24 September 2026 | 23:11 WIB

Pemerintahan Prabowo Dorong Investasi Hijau dan Ketahanan Energi di PBB

Pemerintahan Prabowo Dorong Investasi Hijau dan Ketahanan Energi di PBB

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 22:57 WIB

Bikin Tenang! Tren Baru Transaksi QRIS Biar Penjual Enggak Kena Tipu

Bikin Tenang! Tren Baru Transaksi QRIS Biar Penjual Enggak Kena Tipu

Lifestyle | Kamis, 24 September 2026 | 22:45 WIB

Presiden dan DPR Tak Siap Beri Keterangan, Sidang Gugatan UU Cipta Kerja Ditunda

Presiden dan DPR Tak Siap Beri Keterangan, Sidang Gugatan UU Cipta Kerja Ditunda

News | Kamis, 24 September 2026 | 22:08 WIB

Rapat BI-Kemenkeu Alot, Bahas Likuiditas hingga Aliran Modal Asing

Rapat BI-Kemenkeu Alot, Bahas Likuiditas hingga Aliran Modal Asing

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 22:01 WIB

Karhutla Sumsel Tak Kunjung Padam, Bisakah Perusahaan yang Diduga Lalai Digugat?

Karhutla Sumsel Tak Kunjung Padam, Bisakah Perusahaan yang Diduga Lalai Digugat?

Sumsel | Kamis, 24 September 2026 | 21:59 WIB

Punya Kayu Melimpah, Ekspor Furnitur Indonesia Kalah dari Vietnam

Punya Kayu Melimpah, Ekspor Furnitur Indonesia Kalah dari Vietnam

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 21:56 WIB

Keracunan MBG Terulang, Mantan Bupati Batang Desak BGN Perketat Pengawasan SPPG

Keracunan MBG Terulang, Mantan Bupati Batang Desak BGN Perketat Pengawasan SPPG

Jawa Tengah | Kamis, 24 September 2026 | 21:55 WIB

×