Postingan Jerome Polin soal mobil rantis brimob lindas pengemudi ojol ini langsung jadi sorotan.
Tak sedikit warganet yang juga menyuarakan kemarahan dan rasa duka mendalam untuk Affan Kurniawan.
"Bener-bener menyesakkan," celetuk netizen ikut sedih.
"Gini banget jadi rakyat biasa, bersuara dibalas nyawa," kata yang lain.
"Polisi itu sahabat rakyat, digaji pakai uang rakyat, maka tugas utamanya adalah melindungi rakyat, bukan menjadi tameng kekuasaan. Turut berduka cita sedalam-dalamnya atas meninggalnya Affan Kurniawan, driver ojol yang meninggal saat aksi demo kemarin. Lahul faatihah," ujar warganet.
"Demo dianggap ancaman, bukan suara. Rakyat dianggap musuh, bukan tuan. Polisi dianggap pelindung, tapi faktanya ban kendaraan mereka lebih jujur daripada ucapannya," imbuh lainnya geram.
Sementara itu, belakangan ini, Jerome Polin memang aktif dalam melontarkan sindiran pedas terkait berbagai tunjangan yang diterima DPR.
Pemilik akun YouTube Nihongo Mantappu ini sempat mengomentari tunjangan rumah DPR sebesar Rp50 juta sebulan.
Dia juga pernah melontarkan kritik tajam terkait tunjangan beras anggota DPR senilai Rp12 juta sebulan.
Baca Juga: Sambangi Keluarga Ojol yang Ditabrak Brimob, Denny Sumargo: Saya Akan Ada di Depan untuk Keadilan
Jerome Polin menyuarakan kritikannya beserta perhitungan matematika yang menjadi keahliannya.
Tak lupa pria kelahiran tahun 1998 ini juga membandingkannya dengan kebutuhan makan sehari-hari masyarakat pada umumnya.
"'Tunjangan beras cuma dapet 12 juta per bulan'. CUMA???? Sadar gak 12 juta kalau dipakai buat beli beras aja bisa sebanyak apa?" kritik Jerome pedas pada salah satu unggahannya.
"Pertanyaanku adalah, apa dasar tunjangannya sebanyak ini? Siapa yang ngitung anggarannya?? Aku mau tahu banget gimana dasar perhitungannya sampai bisa muncul angka ini karena gak masuk akal banget. Capek banget," pungkasnya.
Pada postingan seminggu lalu, Jerome Polin juga sempat menyindir abis-abisan gaya hidup anggota DPR yang dinilai mewah.
Pasalnya, itu seolah tidak mewakili rakyat Indonesia yang saat ini kondisinya sedang susah.