Suara.com - Trans TV malam ini pukul 23.00 WIB menayangkan film thriller menarik lainnya dan kali berjudul Dragged Across Concrete.
Film garapan sutradara S. Craig Zahler ini menampilkan dua aktor ternama: Mel Gibson dan Vince Vaughn sebagai anggota polisi.
Bagaimana sinopsis lengkapnya film yang dirilis pada 2019 ini? Simak selengkanya dalam artikel berikut ini.
Dragged Across Concrete adalah sebuah film bergenre thriller neo-noir yang berani dan tanpa kompromi, garapan sutradara S. Craig Zahler.
Film ini mempertemukan kembali Zahler dengan aktor favoritnya, Mel Gibson dan Vince Vaughn, setelah kolaborasi sukses mereka di Brawl in Cell Block 99.
![Film Dragged Across Concrete yang dibintangi Mel Gibson dan Vince Vaughn akan tayang malam ini pukul 23.00 WIB di Trans TV. [YouTube]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2025/08/29/73701-film-dragged-across-concrete.jpg)
Bersama dengan Jennifer Carpenter dan Michael Jai White, mereka menyajikan sebuah kisah yang gelap, panjang, dan penuh dengan pertanyaan moral yang sulit dicerna, menantang penonton untuk melihat sisi abu-abu dari keadilan dan kejahatan.
Dragged Across Concrete berpusat pada dua detektif polisi, Brett Ridgeman (Mel Gibson) dan Anthony Lurasetti (Vince Vaughn), yang bertugas di kota fiksi Bulwark.
Keduanya adalah veteran yang telah lama berkecimpung di jalanan, namun reputasi mereka tercoreng setelah sebuah video viral menunjukkan Ridgeman menggunakan kekerasan berlebihan saat menangkap tersangka.
Akibatnya, mereka diskors tanpa bayaran selama enam minggu.
Baca Juga: Kenapa Harus Nonton Panji Tengkorak? Film Animasi Didukung Wapres Gibran
Merasa tidak dihargai dan terdesak masalah finansial, Ridgeman membutuhkan uang untuk keluarganya yang tinggal di lingkungan berbahaya, sementara Lurasetti ingin melamar kekasihnya, keduanya memutuskan untuk mengambil jalan pintas.
Mereka berencana untuk mencuri bagian dari hasil rampasan yang mereka yakini akan didapatkan oleh sekelompok penjahat kejam yang dipimpin oleh Lorentz Vogelmann (Thomas Kretschmann).
![Film Dragged Across Concrete yang dibintangi Mel Gibson dan Vince Vaughn akan tayang malam ini pukul 23.00 WIB di Trans TV. [YouTube]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2025/08/29/24491-film-dragged-across-concrete.jpg)
Namun, rencana mereka tidak sesederhana itu. Di sisi lain cerita, kita diperkenalkan pada Henry Johns (Tory Kittles), seorang mantan narapidana yang baru saja dibebaskan dan mencoba untuk kembali ke kehidupan normal.
Namun, ibunya yang sakit-sakitan dan adik laki-lakinya yang terlibat dalam kejahatan, membuatnya terpaksa menerima tawaran untuk menjadi pengemudi dalam perampokan bank besar yang direncanakan oleh Vogelmann.
Kisah Henry ini, meskipun terpisah, pada akhirnya akan berjalin dengan takdir Ridgeman dan Lurasetti dalam sebuah konfrontasi yang brutal dan tak terhindarkan.
Salah satu aspek paling menonjol dari Dragged Across Concrete adalah durasinya yang mencapai 159 menit, sebuah keputusan yang disengaja oleh Zahler untuk membangun ketegangan dan karakter secara perlahan.
Film ini membutuhkan waktu untuk mengembangkan karakternya, untuk menunjukkan bagaimana keputusan yang tampaknya kecil dapat mengarah pada konsekuensi yang mengerikan.
Dialognya yang khas Zahlerian, panjang, realistis, dan seringkali filosofis, memberikan kedalaman pada interaksi antar karakter, terutama antara Gibson dan Vaughn.
Chemistry mereka, yang telah terbukti sebelumnya, tetap menjadi salah satu daya tarik utama film ini.
Penampilan Mel Gibson sebagai Ridgeman sangat kuat. Ia memerankan seorang pria yang lelah, sinis, dan putus asa, yang melihat dunia dengan pandangan yang keras dan tanpa ilusi.
Gibson menghadirkan nuansa kesedihan dan keputusasaan yang mendalam pada Ridgeman, membuat penonton memahami motivasinya, meskipun tindakannya dipertanyakan.
Vince Vaughn sebagai Lurasetti juga memberikan penampilan yang solid, berperan sebagai rekan yang lebih muda dan sedikit lebih idealis, namun tetap terseret ke dalam jurang moral yang sama.
Jennifer Carpenter, yang dikenal dari perannya di Dexter, muncul dalam peran yang lebih kecil namun signifikan sebagai Kelly Summer, seorang wanita yang terjebak dalam situasi yang mengerikan.
Meskipun perannya singkat, ia berhasil meninggalkan kesan yang kuat dengan penampilan yang intens dan emosional.
Sementara itu, Michael Jai White, sebagai Biscuit, salah satu anggota kru perampok, menambah elemen kekerasan dan ketegangan dengan kehadirannya yang mengancam.
Zahler dikenal karena gayanya yang brutal dan realistis, dan Dragged Across Concrete tidak terkecuali.
Film ini tidak menghindar dari kekerasan grafis, namun kekerasan tersebut disajikan dengan cara yang tidak glorifikasi, melainkan sebagai konsekuensi mengerikan dari pilihan karakter.
Sinematografi oleh Benji Bakshi menciptakan suasana yang suram dan dingin, mencerminkan moralitas yang kabur dari karakter-karakter di dalamnya.
Beberapa kritikus memuji film ini sebagai thriller kejahatan yang lambat dan mencekam yang membangun ketegangan dengan presisi yang mematikan.
Sementara yang lain mungkin merasa durasinya terlalu panjang atau kekerasannya terlalu eksplisit.
Secara keseluruhan, Dragged Across Concrete adalah sebuah karya yang memecah belah, namun tak dapat disangkal memiliki kekuatan tersendiri.
Ini adalah film yang menuntut kesabaran dari penonton, tetapi imbalannya adalah sebuah eksplorasi mendalam tentang moralitas, keadilan, dan konsekuensi dari keputusan-keputusan sulit.
Bagi penggemar thriller yang gelap, karakter yang kompleks, dan narasi yang tidak konvensional, film ini menawarkan pengalaman sinematik yang unik dan tak terlupakan.