Terungkap Motif Penjarahan Rumah Uya Kuya

Yohanes Endra, Tiara Rosana

Selasa, 02 September 2025 | 19:30 WIB
Terungkap Motif Penjarahan Rumah Uya Kuya
Uya Kuya menjadi salah satu anggota DPR sekaligus artis yang rumahnya dijarah warga. [Suara.com/Adiyoga Priyambodo]
Baca 10 detik
  • Motif penjarahan rumah Uya Kuya murni karena keuntungan pribadi.
  • Belasan pelaku ditangkap, sebagian besar merupakan warga sekitar.
  • Polisi masih terus memburu provokator utama dalam aksi tersebut.

Suara.com - Polres Metro Jakarta Timur mengungkap motif di balik aksi penjarahan rumah anggota DPR RI sekaligus artis, Surya Utama alias Uya Kuya, di kawasan Duren Sawit, Jakarta Timur pada Sabtu, 30 Agustus 2025 lalu.

Belasan orang sudah diamankan, namun polisi menegaskan aksi itu murni dilakukan demi keuntungan pribadi.

Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Timur, AKBP Dicky Fertoffan, menyebut para pelaku tidak digerakkan oleh faktor politik atau alasan lain. Mereka hanya memanfaatkan situasi untuk menguasai harta benda milik Uya Kuya.

"Motifnya mencari untung saja, biar menguasai harta kan," kata Dicky Fertoffan saat dikonfirmasi pada Selasa, 2 September 2025.

Dicky menambahkan, sebagian besar pelaku yang ditangkap merupakan warga sekitar rumah Uya Kuya

Kendati demikian, polisi masih memburu sosok provokator utama yang diduga menggerakkan massa dalam penjarahan tersebut.

Kondisi terkini rumah Uya Kuya usai dijarah warga di kawasan Duren Sawit, Jakarta Timur pada Senin, 1 September 2025.  [Suara.com/Tiara Rosana]
Kondisi terkini rumah Uya Kuya usai dijarah warga di kawasan Duren Sawit, Jakarta Timur pada Senin, 1 September 2025. [Suara.com/Tiara Rosana]

"Warga sekitar banyaknya, untuk provokator utama masih kita cari," tegasnya.

Sebelumnya, sembilan orang lebih dulu ditangkap pada Minggu, 31 Agustus 2025. Mereka diketahui membawa sejumlah perabotan dari rumah Uya Kuya saat kejadian pada Sabtu malam. 

Penyelidikan masih berlanjut untuk mengungkap peran masing-masing pelaku serta kemungkinan adanya tersangka lain.

baca juga

Dicky menjelaskan, Polsek Duren Sawit sebenarnya sudah berusaha menghalau massa dengan imbauan agar tidak melakukan penjarahan. 

Namun, jumlah massa yang membludak membuat situasi tak terkendali hingga akhirnya tim gabungan Reskrim dan Samapta diturunkan untuk melakukan penindakan.

Usai insiden tersebut, rumah Uya Kuya mulai diperbaiki. Pagar depan ditutup seng, sementara sejumlah karangan bunga dari kerabat dan rekan artis tampak berjejer di lokasi.

Polisi memastikan penyelidikan masih berlanjut dan menegaskan bahwa aksi penjarahan ini bukan digerakkan oleh alasan lain selain motif ekonomi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Polisi Buru Provokator Utama Penjarahan Rumah Uya Kuya

Polisi Buru Provokator Utama Penjarahan Rumah Uya Kuya

Entertainment | Selasa, 02 September 2025 | 18:31 WIB

Belasan Orang Diamankan Polisi Usai Penjarahan Rumah Uya Kuya di Duren Sawit

Belasan Orang Diamankan Polisi Usai Penjarahan Rumah Uya Kuya di Duren Sawit

Entertainment | Selasa, 02 September 2025 | 17:55 WIB

Rumah Uya Kuya dan Eko Patrio Dijarah, Gimana Nasib Anabul yang Jadi Korban?

Rumah Uya Kuya dan Eko Patrio Dijarah, Gimana Nasib Anabul yang Jadi Korban?

Your Say | Selasa, 02 September 2025 | 17:26 WIB

Bela Uya Kuya Mati-matian, Denise Chariesta Naik Pitam Dituding Cuan: Ini Soal Kemanusiaan

Bela Uya Kuya Mati-matian, Denise Chariesta Naik Pitam Dituding Cuan: Ini Soal Kemanusiaan

Entertainment | Selasa, 02 September 2025 | 17:31 WIB

Denise Chariesta Kirim Karangan Bunga ke Rumah Uya Kuya: Tuhan Tidak Lupa Kebaikanmu

Denise Chariesta Kirim Karangan Bunga ke Rumah Uya Kuya: Tuhan Tidak Lupa Kebaikanmu

Entertainment | Selasa, 02 September 2025 | 16:38 WIB

Terkini

Utamakan Kebersamaan, Ahmad Luthfi Bangun Jawa Tengah Lewat 'Collaborative Government'

Utamakan Kebersamaan, Ahmad Luthfi Bangun Jawa Tengah Lewat 'Collaborative Government'

News | Sabtu, 05 September 2026 | 21:22 WIB

Tiga Dara Bahas Riset Kenapa Cowok Suka Gak Nyambung! Katanya Karena Masuk Goa

Tiga Dara Bahas Riset Kenapa Cowok Suka Gak Nyambung! Katanya Karena Masuk Goa

Video | Sabtu, 05 September 2026 | 21:15 WIB

Satu Menyerang, Satu Bertahan: Kisah Pemain  Kembar yang Bersinar di MLSC Semarang

Satu Menyerang, Satu Bertahan: Kisah Pemain Kembar yang Bersinar di MLSC Semarang

Jawa Tengah | Sabtu, 05 September 2026 | 21:08 WIB

Maarten Paes Dapat Pujian Setinggi Langit dari Eks Barcelona, Sinyal Apa Ini?

Maarten Paes Dapat Pujian Setinggi Langit dari Eks Barcelona, Sinyal Apa Ini?

Bola | Sabtu, 05 September 2026 | 21:05 WIB

Maskapai RI Mulai Ngos-ngosan Hadapi Pelemahan Rupiah dan Tingginya Harga Avtur

Maskapai RI Mulai Ngos-ngosan Hadapi Pelemahan Rupiah dan Tingginya Harga Avtur

Bisnis | Sabtu, 05 September 2026 | 21:02 WIB

Sebaran Abu Vulkanik Anak Krakatau Terdeteksi hingga Bandung, BMKG Ungkap Dua Klaster

Sebaran Abu Vulkanik Anak Krakatau Terdeteksi hingga Bandung, BMKG Ungkap Dua Klaster

News | Sabtu, 05 September 2026 | 21:01 WIB

Gemuruh Erupsi Gunung Anak Krakatau Terdengar Hingga Pesisir Pandeglang: Bikin Rumah Bergetar

Gemuruh Erupsi Gunung Anak Krakatau Terdengar Hingga Pesisir Pandeglang: Bikin Rumah Bergetar

Banten | Sabtu, 05 September 2026 | 20:53 WIB

Kemarau Ekstrem 2026: 8.249 Hektare Sawah di Bogor Kekeringan, Jonggol Mulai Gagal Panen

Kemarau Ekstrem 2026: 8.249 Hektare Sawah di Bogor Kekeringan, Jonggol Mulai Gagal Panen

Bogor | Sabtu, 05 September 2026 | 20:49 WIB

Perintah Padamkan Api Mudah, Eksekusinya Sulit: Peneliti UI Ungkap Derita di Lokasi Karhutla

Perintah Padamkan Api Mudah, Eksekusinya Sulit: Peneliti UI Ungkap Derita di Lokasi Karhutla

News | Sabtu, 05 September 2026 | 20:47 WIB

Kemenhub Pastikan Tiket Pesawat Naik Menjadi 8 Persen Gegara Avtur

Kemenhub Pastikan Tiket Pesawat Naik Menjadi 8 Persen Gegara Avtur

Bisnis | Sabtu, 05 September 2026 | 20:45 WIB

×