- Maxime Bouttier harus menekan kepribadian aslinya untuk peran Arya.
- Sutradara membatasi senyum dan gerak aktif Maxime saat syuting.
- Maxime dan Arya punya kesamaan dalam hal etos kerja.
Suara.com - Aktor Maxime Bouttier menghadapi tantangan unik saat memerankan karakter Arya dalam film terbarunya, Yakin Nikah.
Ia dituntut untuk menekan kepribadian aslinya yang ceria dan energik.
Hal tersebut diungkapkan lawan mainnya, Enzy Storia. Ia mengatakan, kepribadian Maxime Bouttier di kehidupan nyata sangat berbeda jauh dengan karakter Arya.
"Oh Maxime lebih kocak sih menurut gue aslinya daripada Arya," ujar Enzy Storia dalam konferensi pers film Yakin Nikah di kawasan Senayan, Jakarta Selatan, pada Selasa (9/9/2025).
Saking berbedanya, Maxime Bouttier harus diarahkan secara khusus oleh sutradara. Tujuannya aagar tidak terlalu banyak bergerak dan berekspresi.
Enzy Storia bahkan menyebut suami Luna Maya ini sampai harus 'direm'.
![Maxime Bouttier, Enzy Storia dan Jourdy Pranata ditemui di Senayan, Jakarta Pusat pada Selasa, 9 September 2025. [Suara.com/Rena Pangesti]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2025/09/09/23223-maxime-bouttier-enzy-storia-dan-jourdy-pranata.jpg)
"Yang, yang direm-rem tuh bukan karakter Enzy doang ya ketika syuting, lo juga stres ya karakter kayak... mau begini, 'Ah, aku tidak boleh bergerak seperti ini,' gitu kan," tutur Enzy Storia.
Salah satu hal yang harus dikontrol dari Maxime Bouttier adalah senyumnya yang terlalu sering merekah dan gerak-geriknya yang aktif.
"Terlalu, terlalu senyum. Bisa nggak dikurangin senyumnya?" kata Enzy menirukan arahan sutradara.
Meskipun kepribadian mereka bertolak belakang, Maxime Bouttier mengaku tetap menemukan beberapa kesamaan dengan karakter Arya. Terutama dalam hal etos kerja dan semangat.
"Sebenarnya, eh Arya itu sangat rutin. Dia itu rutin, dia kerja, kerja keras, dan dia juga passionate dengan apa yang dia ingin lakukan untuk masa depannya juga. Mungkin itu ada kesamaannya dengan aku," jelas Maxime Bouttier.
Aktor yang pernah berkarir di Hollywood ini melihat karakter Arya sebagai cerminan dirinya jika ia mengejar profesi lain yang lebih terstruktur, seperti menjadi seorang koki.
"Seharusnya, mungkin seharusnya kayak gini nih gua nih, kalau misalnya jadi chef. Aku mau jadi chef, jadinya pemain. Eh so ya mungkin ada kesamaannya," pungkasnya.