-
Performa tim Indonesia di Physical Asia menuai banyak kritik.
-
TikToker viral usulkan Limbad sebagai perwakilan Indonesia selanjutnya.
-
Pemilihan atlet dinilai tidak tepat untuk kompetisi adu fisik.
Suara.com - Tayangan survival show 'Physical: Asia' di Netflix tengah menjadi perbincangan hangat, terutama setelah kekalahan tim perwakilan dari Indonesia.
Tak ayal, performa para kontingen Indonesia dalam Physical: Asia yang diwakili Fina Phillipe, Glenn Victor, Jeremiah Lakhwani, Marcus Gideon, dan Maria Selena menuai beragam reaksi dari warganet.
Salah satu yang paling viral datang dari seorang TikToker dengan akun @kenny_gulardi yang memberikan kritik pedas terhadap pemilihan orang-orang yang mewakil Indonesia di acara tersebut.
Dalam video yang diunggah pada Selasa (28/10/2025), Kenny Gulardi mengaku jujur mendukung Indonesia.
Namun, dirinya merasa tetap harus realistis menilai kekuatan para atlet yang mewakili Indonesia di acara tersebut, jika dibandingkan dengan perwakilan negara lain.
"Lagi nonton Physical Asia di Netflix dan gue sih jujur dukung kontingen dari Indonesia. Tapi, mau gimana? Harus realistis nih," ujarnya mengawali video.
Ia secara blak-blakan menilai bahwa tim Indonesia paling lemah dari segi fisik dalam acara tersebut, bahkan sampai diremehkan oleh kontestan lain.
"Kayaknya kontingen dari Indonesia dibandingkan atlet-atlet yang paling kurus ya. Bahkan, sampai diremehin sama negara-negara lain," sambungnya.
Karena menyadari Indonesia kalah dari segi kekuatan fisik, TikToker ini justru memberikan solusi nyeleneh.
Menurutnya, Indonesia seharusnya memanfaatkan keunggulan di bidang 'mistis' yang tidak dimiliki negara lain ketika memilih perwakilan untuk acara tersebut.
"Lagian Indonesia juga nih, lu udah salah dari awal. Secara atletis kita emang kalah. Tapi, kita kan masih menang lewat mistis," lanjutnya.
Ia pun menyebut beberapa nama yang menurutnya lebih pantas mewakili Indonesia di acara adu fisik tersebut.
Bukan dari kalangan atlet, TikTokers tersebut lebih menyarankan Indonesia diwakilkan oleh Limbad yang sering membuat pertunjukan sulap berbahaya, seperti melepaskan dirinya dari borgol dan rantai.
"Aturan orang yang dikirim buat acara-acara begitu tuh Limbad. Stamina dan kekebalan tubuh, kurang apa Limbad?" cetusnya.
Tak berhenti di situ, ia juga menyarankan nama lain yang tak kalah unik dan bukan dari kalangan atlet.
Seperti, tokoh spiritual Gus Samsudin hingga Deddy Corbuzier yang dulunya juga pesulap bertubuh kekar.
"Gus Samsudin yang bisa ngedorong orang tanpa nyentuh. Master Deddy Corbuzier juga sekalian tuh biar bisa mata-matain sendok," tambahnya dengan nada bercanda.
Kritik dan kelakar dari Kenny Gulardi ini nampaknya diterima oleh banyak netizen.
Kolom komentar unggahannya pun dibanjiri respons yang tak kalah pedas, terutama menyoroti pemilihan atlet yang dinilai kurang tepat untuk kompetisi sekelas 'Physical: Asia'.
Banyak yang menyayangkan nasib Marcus Gideon, pebulutangkis andalan Indonesia, yang harus tersingkir sejak babak pertama.
"Kasihan lihat Marcus Gideon kelempar pertama kali. Ya mau gimana, di badminton boleh bagus. Tapi, ini Physical Asia, Marcus kayak dijebak njir kasihan," tulis akun @maciebet***.
"Tim Indo kayak gak ada pilihan lain. Marcus Gideon, Maria Selena, Glen Victor. Siapa yang milih mereka bjir," timpal @nununu***.
"Bisa-bisanya Maria Selena ikut, anj yang ngajak gak ada otak," tambah @ajat***.