Review Shelby Oaks: Ketika Kritikus Film Bikin Horor, Seram Tapi Kurang Nampol

Yohanes Endra

Kamis, 30 Oktober 2025 | 20:45 WIB
Review Shelby Oaks: Ketika Kritikus Film Bikin Horor, Seram Tapi Kurang Nampol
Review Shelby Oaks: Ketika Kritikus Film Bikin Horor, Seram Tapi Kurang Nampol (imdb)

Suara.com - Jujur, saya menonton Shelby Oaks dengan ekspektasi agak tinggi.

Bagaimana tidak? Ini debut penyutradaraan Chris Stuckmann, seorang YouTuber sekaligus kritikus film yang kariernya dibangun dari menilai karya orang lain.

Jadi tentu saja muncul rasa ingin tahu, apakah orang yang jago mengkritik otomatis bisa membuat film yang bagus?

Jawabannya... ya dan tidak. Shelby Oaks bukan film yang buruk, tapi juga bukan yang membuat saya ingin berdiri dan bertepuk tangan di akhir kredit.

Film ini sebenarnya cukup menarik, tapi kurang menggigit.

Kisah Kakak yang Tak Bisa Move On

Review Shelby Oaks: Ketika Kritikus Film Bikin Horor, Seram Tapi Kurang Nampol (imdb)
Review Shelby Oaks: Ketika Kritikus Film Bikin Horor, Seram Tapi Kurang Nampol (imdb)

Film ini mengikuti kisah Mia (Camille Sullivan), seorang perempuan yang masih dibayang-bayangi hilangnya sang adik, Riley.

Dua belas tahun lalu, Riley dikenal sebagai pemburu hantu di era awal kejayaan YouTube, masa di mana video dengan resolusi 240p pun bisa bikin orang menjerit ketakutan.

Suatu hari, Riley dan timnya menghilang saat berburu misteri di sebuah kota terbengkalai bernama Shelby Oaks.

baca juga

Dua belas tahun kemudian, sebuah kejadian baru memaksa Mia kembali menelusuri misteri yang belum selesai itu.

Premisnya menarik, ada campuran nostalgia internet, hubungan keluarga, dan nuansa horor klasik.

Di awal film, saya terkesan dengan suguhan footage yang terasa menakutkan. Tapi sayangnya, semangat itu perlahan memudar, seperti sinyal Wi-Fi di tempat angker.

Antara Nostalgia dan Kebingungan

Review Shelby Oaks: Ketika Kritikus Film Bikin Horor, Seram Tapi Kurang Nampol (imdb)
Review Shelby Oaks: Ketika Kritikus Film Bikin Horor, Seram Tapi Kurang Nampol (imdb)

Chris Stuckmann mencoba menggabungkan dua gaya penceritaan, dokumenter found footage dan narasi film konvensional.

Di atas kertas, ini ide cemerlang. Tapi di layar, hasilnya agak tersendat. Seolah menonton dua film yang berbeda tapi dipaksa bersatu tanpa chemistry.

Secara atmosfer, Shelby Oaks punya modal kuat. Visualnya lembap, suram, dan sukses membawa kita kembali ke era awal YouTube horror yang kaku tapi menegangkan.

Namun di balik semua itu, film ini terlalu sibuk meniru banyak hal tanpa benar-benar menemukan identitasnya sendiri.

Ada penjara angker? Ada. Taman bermain terbengkalai? Tentu. Kabin tua di hutan? Sudah pasti.

Semua hadir seperti daftar periksa wajib dalam film horor, tapi tanpa koneksi emosional yang jelas.

Alih-alih merinding, saya malah merasa seperti ikut tur wisata menjelajahi tempat-tempat angker.

Aktor Hebat, Naskahnya Kurang Nampol

Review Shelby Oaks: Ketika Kritikus Film Bikin Horor, Seram Tapi Kurang Nampol (imdb)
Review Shelby Oaks: Ketika Kritikus Film Bikin Horor, Seram Tapi Kurang Nampol (imdb)

Camille Sullivan patut diacungi jempol. Dia berhasil memerankan Mia dengan ketulusan dan kekuatan emosional yang terasa nyata.

Sementara Sarah Durn, yang muncul lewat rekaman kamera sebagai Riley, memberikan nuansa lembut namun misterius.

Sayangnya, hubungan kakak-adik yang seharusnya menjadi jantung cerita terasa kurang hidup.

Kita tahu mereka dekat, tapi film tidak memberi cukup waktu untuk membuat kita benar-benar peduli.

Jadinya, ketika Mia memutuskan untuk kembali ke Shelby Oaks, emosi yang muncul bukan empati, tetapi hanya sekadar penasaran saja.

Menjelang akhir, film ini berusaha memberi kejutan yang lumayan tak terduga.

Tapi masalanya, saya sudah terlalu lelah mengikuti petunjuk demi petunjuk yang terasa seperti teka-teki dari seseorang yang baru belajar menulis misteri.

Adegan-adegan menyeramkannya juga tidak selalu berhasil. Beberapa momen cukup membuat bulu kuduk berdiri, tapi banyak pula yang terasa seperti jump scare wajib agar penonton tidak tertidur.

Directing Oke, Cerita Tak Bernyawa

Penyutradraan Shelby Oaks memang solid. Sinematografinya cantik dan tata suaranya berhasil membangun suasana kelam tanpa berlebihan.

Sayangnya, secara teknis, film ini memiliki banyak kekurangan, terutama saat adegan gelap.

Terlepas dari kualitas gambarnya agak kurang jernih, serta CGI untuk anjing yang terlihat amatiran.

Review Shelby Oaks: Ketika Kritikus Film Bikin Horor, Seram Tapi Kurang Nampol (imdb)
Review Shelby Oaks: Ketika Kritikus Film Bikin Horor, Seram Tapi Kurang Nampol (imdb)

Namun semua itu terasa seperti lukisan indah tanpa isi, bagus dilihat, tapi kurang menggugah.

Masalah terbesarnya adalah ritme. Film ini terlalu lambat di bagian tengah, dan terlalu cepat di bagian akhir.

Seperti seseorang yang kebanyakan menunda pekerjaan lalu panik ketika deadline sudah di depan mata.

Saya tidak bisa bilang Shelby Oaks film yang jelek, tapi saya juga tak bisa menyebutnya film yang memuaskan.

Kalau Anda menonton tanpa ekspektasi, tanpa mengecek review atau hype di medsos, mungkin Anda akan menikmatinya.

Tapi jika mengharapkan karya yang akan mengubah genre horor, Anda mungkin akan keluar bioskop sambil bergumam, "Yah, lumayanlah."

Kontributor : Chusnul Chotimah

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Review Film Shelby Oaks: Debut Horor yang Menggoda, tapi Belum Sempurna

Review Film Shelby Oaks: Debut Horor yang Menggoda, tapi Belum Sempurna

Your Say | Kamis, 30 Oktober 2025 | 09:59 WIB

Sinopsis The Cursed, Film Horor Mencekam Tentang Kutukan Jual Beli Roh di Pasar Hantu

Sinopsis The Cursed, Film Horor Mencekam Tentang Kutukan Jual Beli Roh di Pasar Hantu

Entertainment | Jum'at, 17 Oktober 2025 | 19:00 WIB

Sinopsis Isolated yang Lagi Tayang di Netflix, Perawat Pribadi Hadapi Teror Mencekam

Sinopsis Isolated yang Lagi Tayang di Netflix, Perawat Pribadi Hadapi Teror Mencekam

Entertainment | Selasa, 19 Agustus 2025 | 20:15 WIB

5 Film Horor Terbaru Tayang di Bioskop Agustus 2025, Siap Bikin Merinding!

5 Film Horor Terbaru Tayang di Bioskop Agustus 2025, Siap Bikin Merinding!

Your Say | Rabu, 13 Agustus 2025 | 11:44 WIB

Profil Julia Garner, Dari Silver Surfer Fantastic Four ke Guru Misterius di Weapons

Profil Julia Garner, Dari Silver Surfer Fantastic Four ke Guru Misterius di Weapons

Entertainment | Rabu, 06 Agustus 2025 | 21:00 WIB

Terkini

Pertamax Berpotensi Tembus Rp20 Ribu! Pemerintah Harus Siapkan Mitigasi  Sebelum Terlambat

Pertamax Berpotensi Tembus Rp20 Ribu! Pemerintah Harus Siapkan Mitigasi Sebelum Terlambat

News | Selasa, 15 September 2026 | 23:46 WIB

1765 Pelari dari 15 Negara Ramaikan Tangkuban Perahu

1765 Pelari dari 15 Negara Ramaikan Tangkuban Perahu

Sport | Selasa, 15 September 2026 | 23:05 WIB

Peringatan Bahaya di Makkah dan Jeddah Usai Rentetan Serangan Rudal

Peringatan Bahaya di Makkah dan Jeddah Usai Rentetan Serangan Rudal

News | Selasa, 15 September 2026 | 22:59 WIB

YLBHI Kecam Pengiriman Anak Demonstran ke Barak Militer: Ini Preseden Berbahaya!

YLBHI Kecam Pengiriman Anak Demonstran ke Barak Militer: Ini Preseden Berbahaya!

News | Selasa, 15 September 2026 | 22:55 WIB

Mau Liburan ke Luar Negeri? BRI dan Golden Rama Kasih Diskon hingga Rp1 Juta!

Mau Liburan ke Luar Negeri? BRI dan Golden Rama Kasih Diskon hingga Rp1 Juta!

Bri | Selasa, 15 September 2026 | 22:45 WIB

Awas! Lima Titik Karhutla di Cianjur Terjadi Hampir Bersamaan

Awas! Lima Titik Karhutla di Cianjur Terjadi Hampir Bersamaan

Jabar | Selasa, 15 September 2026 | 22:35 WIB

Kronologi Lengkap Kasus ATR/BPN, Peran Fahd A Rafiq Diduga Jadi Pengepul Terakhir Uang Haram

Kronologi Lengkap Kasus ATR/BPN, Peran Fahd A Rafiq Diduga Jadi Pengepul Terakhir Uang Haram

News | Selasa, 15 September 2026 | 22:35 WIB

Gibran 'Blusukan' di Tengah Krisis: Ubah Citra Politik, Ambil Celah yang Luput dari Prabowo?

Gibran 'Blusukan' di Tengah Krisis: Ubah Citra Politik, Ambil Celah yang Luput dari Prabowo?

News | Selasa, 15 September 2026 | 22:31 WIB

Gibran Temui Korban Keracunan MBG di Karo, Akademisi Dorong Evaluasi Menyeluruh

Gibran Temui Korban Keracunan MBG di Karo, Akademisi Dorong Evaluasi Menyeluruh

Sumut | Selasa, 15 September 2026 | 22:29 WIB

Sopir Truk KM Virgo Transport 8 Belum Ditemukan, Istri di Tulungagung Setia Menunggu Kabar

Sopir Truk KM Virgo Transport 8 Belum Ditemukan, Istri di Tulungagung Setia Menunggu Kabar

Jatim | Selasa, 15 September 2026 | 22:21 WIB

×