Suara.com - Nama Aris Nugraha ikut trending seiring dengan meninggalnya Epy Kusnandar pada Rabu, 3 Desember 2025.
Pasalnya nama Aris disebut Karina Ranau istri almarhum di pemakaman saat menceritakan firasat beberapa hari sebelum Epy Kusnandar meninggal.
Epy Kusnandar rupanya berkhayal ia dan sang putra, Quentin, akan selalu ada di samping Aris duduk apabila berada di Bandung.
Aris Nugraha selama ini dikenal sebagai sutradara Preman Pensiun yang dibintangi Epy Kusnandar.
Ketahui lebih jauh tentang sosok Aris Nugraha melalui profilnya berikut ini.
1. Profil Aris Nugraha

Aris Nugraha merupakan sutradara kelahiran Garut pada 1 April 1969.
Menonton syuting film yang dibintangi Benyamin Sueb di dekat rumahnya menjadi awal mula ketertarikan Aris pada dunia perfilman.
Aris lantas ingin sekolah film selepas lulus SMA, tetapi tidak mendapat izin dari orangtua.
Karier Aris dibangun dari menjadi loper koran, pramuniaga toko, hingga reporter majalah holtikultura.
Pada akhirnya kesempatan masuk ke dunia perfilman didapatkan Aris dengan menjadi clapper di sebuah rumah produksi.
Seorang clapper bertugas memegang dan mengoperasikan clapperboard (papan tepuk) untuk menyinkronkan audio dan video saat syuting.
Posisi Clapper Loader biasanya juga disebut Asisten Kamera Kedua.
Sayangnya Aris kemudian harus berhenti karena Krisis moneter 1997 membuat rumah produksi tempat Aris bekerja bangkrut.
Jalan Aris Nugraha menuju dunia perfilman kembali terbuka ketika bertemu warga Polandia yang mengajaknya ikut workshop selama dua tahun.
Workshop tersebut menghasilkan karya pertama Aris Nugraha, Bajaj Bajuri (2002-2007), sebagai sutradara dan penulis.
2. Karya Aris Nugraha

Sinetron Bajaj Bajuri merupakan karya debut Aris Nugraha yang menjadi fenomenal hingga sekarang.
Bajaj Bajuri bahkan dinobatkan sebagai Sinetron Komedi Terpuji di Festival Film Bandung tahun 2003.
Karya fenomenal Aris berikutnya dilahirkan pada 2015, yaitu Preman Pensiun.
Preman Pensiun pun mendapatkan penghargaan sebagai Serial Televisi Terpuji Festival Film Bandung 2015.
Aris Nugraha juga dianugerahi penghargaan sebagai Sutradara Drama Series Terfavorit di Indonesia Drama Series Awards 2025.
Belum lagi Tukang Ojek Pengkolan, karya Aris Nugraha yang dianugerahi MURI sebagai Produksi Sinetron dengan Jumlah Episode Terpanjang.
Hingga 2025, Aris Nugraha telah menyutradarai 16 sinetron dan tiga film, serta menulis skenario untuk 28 sinetron dan tiga film.
Sinetron Preman Pensiun mempertemukan Aris Nugraha dengan Epy Kusnandar hingga menjalin persahabatan sampai akhir hayat.
Sosok Aris Nugraha-lah yang menciptakan karakter Muslihat alias Kang Mus, tangan kanan mantan Bos Preman Bandung.
Kang Mus dalam Preman Pensiun musim pertama hingga ketujuh juga dikenal sebagai Mantan Bos Preman sekaligus pengusaha Kicimpring Family.
Tahun 2025 ini, Aris Nugraha kehilangan dua sosok penting dalam hidupnya sebagai sutradara dan penulis skenario.
Ialah Mat Solar pemeran Bang Juri di bulan Maret, lalu Epy Kusnandar pemeran Kang Mus pada akhir tahun.
Kontributor : Neressa Prahastiwi