Eksplorasi Tabu dan Misteri di Bercinta dengan Maut, Hadirkan Maxime Bouttier hingga Teuku Rassya

Rabu, 14 Januari 2026 | 21:00 WIB
Eksplorasi Tabu dan Misteri di Bercinta dengan Maut, Hadirkan Maxime Bouttier hingga Teuku Rassya
Konferensi pers series Bercinta Dengan Maut di kawasan Menteng, Jakarta Pusat pada Selasa, 13 Januari 2026. [Suara.com/Tiara Rosana]
Baca 10 detik
  • Serial thriller lokal "Bercinta dengan Maut" diumumkan oleh iQIYI, Telkomsel (MAXstream), dan Hitmaker Studios pada 13 Januari 2026.
  • Serial 10 episode ini akan tayang kuartal kedua 2026, dibintangi Haico Van Der Veken yang memerankan kembar identik.
  • Cerita fokus pada saudari kembar berbeda status sosial yang saling bertukar identitas untuk mengungkap misteri kematian.

"Sebenarnya di sini kan Raya tuh sebagai stripper dia pasti pole dancing kan. Jadi ya kadang aku lihat video buat jadi inspirasi. Terus di sini juga disediakan workshop jadi bisa belajar dulu," ungkap Haico. 

Dia mengakui tarian tersebut membutuhkan kekuatan fisik yang prima. 

"Untungnya aku juga olahraga, aku nge-gym, jadi kebantu dari situ. Pole dancing itu kan mainly dari core (otot inti) ya," tambahnya. 

Mengenai perbedaan karakter, Haico menjelaskan detail yang cukup signifikan antara kedua tokoh yang dimainkannya.

"Kalau Raya itu look-nya lebih kayak anak jalanan. Dia lebih loud, pembawaannya santai. Kalau ada yang nyinggung dia atau temannya, dia langsung hajar," jelasnya.

"Sedangkan Ana itu lebih kaku, dia introvert, cara bicaranya lebih pelan dan hati-hati karena dia istri pejabat," sambung Haico lagi yang mengaku secara pribadi lebih relate dengan sifat extrovert milik Raya.

Dinda Kirana dan Penggunaan Intimate Coordinator

Dinda Kirana dan Teuku Rassya saat dite mui di kawasan Menteng, Jakarta Pusat pada Selasa, 13 Januari 2026. [Suara.com/Tiara Rosana]
Dinda Kirana dan Teuku Rassya saat dite mui di kawasan Menteng, Jakarta Pusat pada Selasa, 13 Januari 2026. [Suara.com/Tiara Rosana]

Sementara itu, Dinda Kirana akan memerankan karakter Bella, seorang aktris yang juga teman masa kecil dari karakter Aldo (diperankan oleh Maxime Bouttier). 

Dinda mendeskripsikan Bella sebagai karakter yang "rusak" dan emosional, sebuah peran yang memaksanya keluar dari zona nyaman sinetron.

Baca Juga: 5 Outfit Paling Standout dalam Emily in Paris Season 5, Evolusi Gaya Emily Cooper di Roma

"Bella ini ruang nyaman di hatinya itu sangat kosong. Dia enggak punya pegangan, jadi dia bisa lose control. Dia sangat destructive, dia pakai substance (obat-obatan), dia juga punya affair," tutur Dinda.

Menariknya, serial ini menuntut Dinda melakukan adegan intim yang cukup agresif. Namun, Dinda menegaskan bahwa proses syuting berjalan sangat aman berkat kehadiran Intimate Coordinator, sebuah standar profesional baru dalam industri perfilman untuk menjamin keamanan aktor saat adegan dewasa.

"Untungnya produksi ini sangat profesional. Jadi walaupun aku ada intimate scene, aku diarahkan dengan intimate coordinator," jelas Dinda. 

"Semua boundaries-nya di-set dari awal, jadi aku merasa nyaman dan aman. Aku ngerasa aman karena ada boundary check yang kayak 'Oh part sini red zone, terus yang ini masih boleh'," lanjutnya. 

Kembalinya Teuku Rassya dan Pendalaman Karakter

Serial ini juga menjadi ajang comeback bagi Teuku Rassya setelah sempat vakum syuting tahun lalu. Rassya berperan sebagai Ezra, seorang pengusaha F&B berusia 30 tahun yang memiliki lapisan misteri tersendiri. 

×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI