- Meghan Trainor dan Daryl Sabara menyambut putri pertama, Mikey Moon Trainor, melalui ibu pengganti pada 18 Januari 2026.
- Surogasi dipilih karena risiko medis tinggi bagi Meghan setelah dua kali operasi caesar sebelumnya.
- Metode Gestational Surrogacy ini dilarang keras di Indonesia berdasarkan UU Kesehatan dan fatwa MUI.
Suara.com - Kabar bahagia menyelimuti pasangan selebriti Meghan Trainor dan Daryl Sabara.
Pada 18 Januari 2026, mereka resmi menyambut kelahiran anak ketiga sekaligus putri pertama mereka, Mikey Moon Trainor, melalui metode surrogate atau surogasi alias ibu pengganti.
Kehadiran Mikey melengkapi keluarga kecil mereka setelah sebelumnya dikaruniai dua orang putra, Riley dan Barry, yang dikandung dan dilahirkan sendiri oleh Meghan.
Mengapa Memilih Metode Surrogate?
Keputusan Meghan untuk menggunakan jasa ibu pengganti diambil berdasarkan pertimbangan medis yang matang.
Setelah melahirkan dua anak laki-laki sebelumnya melalui operasi caesar, Meghan berkonsultasi dengan dokternya dan sampai pada kesimpulan bahwa kehamilan ketiga akan membawa risiko yang terlalu tinggi bagi kesehatan tubuhnya.
Demi keamanan dan keselamatan ibu serta calon bayi, surogasi menjadi jalan keluar "paling aman" untuk mewujudkan impian mereka memiliki empat orang anak.
Meghan pun secara terbuka menyebut wanita yang mengandung anaknya sebagai "superwoman" dan bagian dari keluarga besar mereka.
Mengenal Metode Surrogate
Secara medis, proses yang dijalani Meghan disebut Gestational Surrogacy.
Dalam metode ini, dokter melakukan prosedur bayi tabung (IVF) dengan mempertemukan sel telur Meghan dan sperma suaminya di laboratorium hingga menjadi embrio.
![Meghan Trainor bersama suami, Daryl Sabara bersama dua anaknya. [Instagram]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2026/01/22/57585-meghan-trainor-dan-daryl-sabara.jpg)
Embrio tersebut kemudian ditanamkan ke rahim wanita lain (ibu pengganti).
Penting untuk dicatat bahwa sang ibu pengganti hanya "menyewakan" rahimnya sebagai tempat tumbuh kembang janin.
Secara genetika dan DNA, bayi tersebut 100% adalah anak kandung dari Meghan dan Daryl, tanpa ada hubungan darah dengan wanita yang melahirkannya.
Pro dan Kontra Global
Di dunia medis Barat, surogasi dianggap sebagai solusi ajaib bagi pasangan yang memiliki kendala medis serius, seperti rahim yang diangkat, risiko kematian jika hamil, atau kegagalan bayi tabung berulang.
Selain Meghan Trainor, Kehamilan surogasi juga sudah digunakan sejumlah selebrtiri dunia.
Salah satunya pasangan Bollywood Shah Rukh Khan dan Gauri Khan. Untuk anak ketiganya, Shah Rukh dan Gauri memilih metode surogasi.
Anak ketiga mereka yang lahir pada Maret 2013 diberi nama AbRam Khan.
![Shahrukh Khan dan putranya, AbRam Khan. [Instagram]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2020/05/05/64609-shahrukh-khan-dan-putranya-abram-khan.jpg)
Metode ini juga populer di kalangan pasangan sesama jenis.
Namun, praktik ini tidak lepas dari kontroversi etika. Pihak yang kontra menyoroti tingginya biaya yang menjadikan anak seolah "komoditas" bagi orang kaya.
Selain itu, ada kekhawatiran mengenai eksploitasi perempuan dari kalangan ekonomi bawah yang menyewakan rahimnya demi uang, serta potensi konflik emosional jika ibu pengganti merasa sulit melepaskan bayi yang dikandungnya selama sembilan bulan.
Dilarang Keras di Indonesia
Meskipun legal di beberapa negara bagian Amerika Serikat, praktik surogasi adalah hal yang ilegal di Indonesia.
Larangan ini didasarkan pada Undang-Undang Kesehatan dan Peraturan Pemerintah tentang Kesehatan Reproduksi.
Aturan tersebut menegaskan bahwa kehamilan di luar cara alamiah hanya boleh dilakukan oleh pasangan suami istri yang sah, dengan ketentuan hasil pembuahan ditanamkan ke dalam rahim istri (ibu kandung) itu sendiri.
Secara etika dan agama, Majelis Ulama Indonesia (MUI) juga telah mengeluarkan fatwa haram terhadap surogasi.
Alasannya berkaitan dengan kerancuan nasab (garis keturunan) dan warisan, serta prinsip bahwa rahim seorang perempuan tidak boleh "disewakan" atau dititipkan benih orang lain.
Oleh karena itu, warga negara Indonesia yang menginginkan prosedur ini biasanya terpaksa melakukannya di luar negeri dengan biaya yang sangat fantastis.
Terlepas dari perdebatan global dan hukum yang berlaku di berbagai negara, bagi Meghan Trainor, kehadiran Mikey Moon adalah anugerah yang melengkapi kebahagiaan keluarganya di awal tahun 2026 ini.