Suara.com - Willie Salim memberikan klarifikasi terkait konten Denny Sumargo dengan Michael Eten yang membongkar giveaway settingan.
Dalam konten YouTube CURHAT BANG Denny Sumargo yang tayang pada Kamis, 22 Januari 2026, seorang pria bernama Rizky juga dihadirkan.
Rizky rupanya berpengalaman menjadi 'talent giveaway' Willie Salim.
Rizky kala itu dijanjikan uang Rp2 juta. Namun setelah syuting selesai, uang Rp2 juta diminta kembali dan Rizky hanya mendapatkan Rp500 ribu.
Menanggapi konten YouTube Denny Sumargo tersebut, Willie Salim menuliskan klarifikasi melalui Instagram Story.
Pertama-tama, Willie Salim menjelaskan bahwa ada storytelling, dramatization, dan re-enactment dalam dunia konten untuk menyampaikan cerita.
Namun Willie Salim menegaskan tidak berniat menipu atau merugikan siapa pun.
"Satu prinsip yang aku pegang: aku tidak pernah berniat membohongi soal hadiah atau merugikan orang," tulis Willie Salim pada Sabtu, 24 Januari 2026.
"Kalau dalam perjalanan ada perbedaan antara yang disampaikan di konten dan yang terjadi di lapangan, itu jadi bahan evaluasi buat aku," sambungnya.
Menurut Willie Salim, yang dibahas di YouTube Denny Sumargo adalah konten tahun 2023.
Tiga tahun belakangan ini, Willie Salim banyak belajar dan terbuka terhadap kritik.
"Tapi ada satu batas yang menurut aku tidak boleh dilewati: ketika kritik berubah menjadi doxxing, penyebaran data pribadi, atau tindakan nyata mendatangi rumah seseorang hingga membuat orang merasa terancam dan tidak aman di ruang hidupnya," tegas Willie Salim.
Lebih lanjut, Willie Salim mengaku akan tetap fokus berkarya, menghibur, dan memberikan dampak positif lewat konten-kontennya.
"Aku memilih fokus berkarya dan melanjutkan hal-hal yang bermanfaat. Untuk hal-hal yang bersifat sensitif, aku mengikuti proses yang berlaku secara profesional," tandasnya.
Sayangnya klarifikasi Willie Salim semakin membuat warganet kecewa karena tidak ada permintaan maaf sedikit pun.
Selain itu, Willie Salim telah banyak kehilangan kepercayaan warganet sejak konten membuat rendang di Palembang yang berakhir rusuh.
"Bilang maaf aja masak susah mas," sindir akun @gilang.***.
"Katanya pembelajaran tapi kok nggak ngaku itu settingan. Tinggal bilang maaf aja susah," sahut akun @santo***.
"Doa orang Palembang yang terzalimi. Semoga Allah terus buka keburukan-keburukannya," komentar akun @arsyilaha***.
"Tinggal minta maaf malah playing victim kena doxing," balas akun @senzjhonse***.
"Hukum tabur tuai itu nyata. Nama Palembang kemarin dirusak, sekarang gimana rasanya dirusak namamu," kata akun @melpaagus***.
Kontributor : Neressa Prahastiwi