Suara.com - Tirta Mandira Hudhi atau lebih dikenal dokter Tirta mengungkapkan kekesalannya setelah rekan sejawatnya dikata-katai netizen imbas pernyataan soal GERD yang disebut tidak menyebabkan penyakit jantung.
Melalui unggahan di akun Instagram pribadinya, Tiirta menjelaskan alasannya membuat video tersebut.
Ia menilai kritik netizen sudah melampaui batas dan menyerang profesional medis yang berkompeten.
“Saya terpaksa banget buat video agak ngegas kayak gini gara-gara apa? Gara-gara sejawat saya nih senior-senior saya, dosen-dosen saya di bidang perjantungan digoblok-gobloki,” kata dr. Tirta pada Minggu (25/1/2026).
Tirta menegaskan bahwa GERD memang tidak memiliki hubungan langsung dengan serangan jantung.
“Jadi asal kalian tahu yang namanya GERD lambung ya itu jauh banget hubungannya kalau bisa menyebabkan serangan jantung,” terangnya.
Ia menjelaskan bahwa penyebab kematian mendadak umumnya berkaitan dengan organ vital tertentu seperti jantung dan otak.
“Yang bisa menyebabkan kematian dadakan itu benar-benar adalah terkait jantung biasanya, dan terkait otak,” ujarnya.
Tirta juga mengungkap adanya kondisi jantung yang sering tidak disadari oleh penderitanya.
“Nah yang biasanya terjadi tapi nggak ada gejalanya tuh gangguan irama jantung mas, itu ada sub spesialisasi sendiri, gejalanya berdebar-debar enggak jelas ternyata ada gangguan irama jantung, akhirnya berlanjut jadi serangan jantung,” tuturnya.
Pernyataan dr. Bobby yang viral

Dokter yang punya nama panggilan Cipeng itu menjelaskan bahwa nama lain dari GERD adalah penyakit asam lambung dan tidak ada kaitannya dengan jantung.
“GERD itu penyakit asam lambung naik mas itu nama awamnya,” ujarnya.
Sedangkan sensasi berdebar saat GERD disebabkan oleh rasa nyeri, bukan berhubungan langsung dengan penyakit jantung.
“Terus kok berdebar-debar ketika GERD, ya karena nyeri, tapi tidak langsung berhubungan dengan gangguan irama jantungnya, beda,” tandasnya.
Ia pun menutup penjelasannya dengan melontarkan kritik keras terhadap sikap netizen yang merasa paling tahu soal ilmu kedokteran.
“Kamu ini enggak belajar ilmu kedokteran berasa kepinteran, goblok-goblokin dosen-dosen, senior-senior, sejawatku yang pintar-pintar,” kata Tirta menohok.
Media sosial baru-baru ini diramaikan soal penyebab kematian influencer Lula Lahfah akibat henti jantung.
Banyak netizen yang mengaitkan riwayat GERD Lula Lahfah dengan penyebabnya meninggal dunia.
Padahal, Dokter Bobby Arfhan Anwar SpJP(K) sudah menjelaskan bahwa GERD tidak menyebabkan sakit jantung, namun justru pernyataan dokter tersebut memicu perdebatan panas netizen di media sosial.
Kontributor : Rizka Utami