Sudah Rela Tidur dengan Kades, Wanita Ini Murka Warungnya Tetap Dibongkar Satpol PP

Sumarni

Selasa, 24 Februari 2026 | 10:48 WIB
Sudah Rela Tidur dengan Kades, Wanita Ini Murka Warungnya Tetap Dibongkar Satpol PP
Viral video wanita ngamuk gara-gara warungnya dibongkar satpol pp. (Instagram)

Suara.com - Beredar video seorang wanita nangis sambil marah-marah karena mendapati warungnya dibongkar paksa oleh Satpol PP.

Dia tak terima warungnya dihancurkan begitu saja karena merasa sudah minta bantuan Kepala Desa (Kades) atau Lurah agar warungnya aman.

Lebih mengejutkannya, dia membongkar imbalan apa yang sudah diberikan pada Kades agar warungnya tak dibongkar.

Bukan uang, namun wanita itu rela diajak tidur bareng oknum Kades tersebut.

"Ndi Lurahe dikon mene, Lurahe njaluk dikeloni nyong yo gelem (Mana Kadesnya suruh ke sini, dia minta tidur bareng aku ya mau)," ucapnya sambil teriak-teriak.

Betapa kecewanya karena setelah tidur bareng Kades itu, dia mendapati warungnya tetap dibongkar Satpol PP.

"Warunge nyong ambruk, jare arep dibantu," lanjutnya.

Tak terima karena sudah merasa dirugikan oleh oknum Kades itu, dia berani menyebut namanya terang-terangan.

"Aku nggak terima, katanya mau dibantu. Di mana kamu Lurah Taslim, Lurah Taslim," ucapnya dalam bahasa Jawa Ngapak.

baca juga

Videonya pun kemudian viral di media sosial, salah satunya diunggah akun Instagram Azzaamateir pada 22 Februari 2026.

Namun tak ada keterangan lebih detail tentang lokasi dari video tersebut.

Video ini menjadi viral karena cukup menggelitik netizen melihat bobroknya tingkah para pejabat hingga tingkat desa.

Jika memang kejadian dalam video itu benar adanya, ini artinya oknum Lurah di desa itu sudah menggunakan kekuasaannya untuk mengelabuhi rakyatnya.

Dia menjanjikan sesuatu dan meminta imbalan dari rakyatnya.

Di samping itu, warganya dengan mudah memberikan suap pada pejabat agar mendapatkan perlindungan.

Praktik seperti ini ternyata masih terjadi bahkan di level desa.

Ini membuat netizen mengaku prihatin, terlepas tenyata dalam kasus video di atas, wanita itu yang terkena tipu Kades.

Oknum Lurah Taslim jika memang berbuat yang seperti dikatakan wanita dalam video itu, maka bisa dikenakan sanksi berat.

Kasus asusila yang dilakukan oleh aparat pemerintahan, khususnya Kepala Desa (Kades), merupakan pelanggaran serius karena menyangkut etika jabatan dan kepercayaan masyarakat.

Hukuman bagi Kades dalam konteks ini dibagi menjadi dua jalur utama yakni Hukuman Administratif (pemberhentian dari jabatan) dan Hukuman Pidana (penjara).

Berdasarkan UU No. 6 Tahun 2014 tentang Desa, seorang Kepala Desa dapat diberhentikan jika melakukan tindakan yang meresahkan masyarakat atau melanggar sumpah janji jabatan.

Hukumannya adalah pemberhentian sementara atau pemberhentian tetap.

Jika tindakan asusila tersebut memenuhi unsur pidana, maka Kades akan diproses berdasarkan Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) atau UU Tindak Pidana Kekerasan Seksual (UU TPKS).

Kontributor : Tinwarotul Fatonah

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ramai Video Ibu Tiri Nizam Sudah Ditahan, Benarkah Terkait Kasus di Sukabumi?

Ramai Video Ibu Tiri Nizam Sudah Ditahan, Benarkah Terkait Kasus di Sukabumi?

Entertainment | Selasa, 24 Februari 2026 | 09:56 WIB

Ayah Ungkap Kronologi Sebelum Bocah NS Dibawa ke RS dan Meninggal, Netizen Curigai Hal Ini

Ayah Ungkap Kronologi Sebelum Bocah NS Dibawa ke RS dan Meninggal, Netizen Curigai Hal Ini

Entertainment | Selasa, 24 Februari 2026 | 09:32 WIB

Usai Diinterogasi Polisi atas Meninggalnya Bocah NS, Ibu Tiri Nangis-Nangis Minta Maaf

Usai Diinterogasi Polisi atas Meninggalnya Bocah NS, Ibu Tiri Nangis-Nangis Minta Maaf

Entertainment | Selasa, 24 Februari 2026 | 08:58 WIB

Anak Meninggal Diduga Dianiaya Ibu Tiri, Ayah Nizam Curigai Hubungan Istri dengan Anak Angkat

Anak Meninggal Diduga Dianiaya Ibu Tiri, Ayah Nizam Curigai Hubungan Istri dengan Anak Angkat

Entertainment | Selasa, 24 Februari 2026 | 07:54 WIB

Minta Maaf Sebut Sahur Ganggu Jam Tidur, Cut Rizki Tetap 'Dirujak'

Minta Maaf Sebut Sahur Ganggu Jam Tidur, Cut Rizki Tetap 'Dirujak'

Entertainment | Senin, 23 Februari 2026 | 21:27 WIB

Viral Pedagang Kentang Kena Stroke Saat Live TikTok

Viral Pedagang Kentang Kena Stroke Saat Live TikTok

Entertainment | Senin, 23 Februari 2026 | 20:06 WIB

Terkini

BEM Persatuan se-DKI Ajak AMPB Jaga Ruang Demokrasi Jelang Aksi di DPR

BEM Persatuan se-DKI Ajak AMPB Jaga Ruang Demokrasi Jelang Aksi di DPR

News | Senin, 24 Agustus 2026 | 22:39 WIB

Situasi Terbaru Bukit Serelo Lahat Terbakar, Karhutla Diperkirakan Capai 350 Hektar

Situasi Terbaru Bukit Serelo Lahat Terbakar, Karhutla Diperkirakan Capai 350 Hektar

Sumsel | Senin, 24 Agustus 2026 | 22:39 WIB

Program KPR Renovasi BRI, Ketentuan Suku Bunga Ringan dan Tenor Panjang

Program KPR Renovasi BRI, Ketentuan Suku Bunga Ringan dan Tenor Panjang

Bisnis | Senin, 24 Agustus 2026 | 22:26 WIB

Dari Kebab ke QRIS, Cerita Farhan Kebab Tumbuh Bersama Bank Sumsel Babel

Dari Kebab ke QRIS, Cerita Farhan Kebab Tumbuh Bersama Bank Sumsel Babel

Sumsel | Senin, 24 Agustus 2026 | 22:22 WIB

Amnesty International Soroti Kemunduran Demokrasi: Banyak Partai, tapi Suaranya Satu

Amnesty International Soroti Kemunduran Demokrasi: Banyak Partai, tapi Suaranya Satu

News | Senin, 24 Agustus 2026 | 22:21 WIB

Panas Bumi Jadi Andalan Transisi Energi, Pemerintah Dorong Pemanfaatannya Lebih Cepat

Panas Bumi Jadi Andalan Transisi Energi, Pemerintah Dorong Pemanfaatannya Lebih Cepat

News | Senin, 24 Agustus 2026 | 22:19 WIB

Katarak Kongenital pada Anak dan Pentingnya Deteksi Sejak Dini

Katarak Kongenital pada Anak dan Pentingnya Deteksi Sejak Dini

Health | Senin, 24 Agustus 2026 | 22:08 WIB

Semarak Turnamen Bulu Tangkis di Mall Solo, 219 Peserta Ikut Bertanding

Semarak Turnamen Bulu Tangkis di Mall Solo, 219 Peserta Ikut Bertanding

Sport | Senin, 24 Agustus 2026 | 22:05 WIB

Komunikasi Politik Prabowo Dinilai Kerap Blunder, Akademisi: Bisa Rugikan Pemerintah

Komunikasi Politik Prabowo Dinilai Kerap Blunder, Akademisi: Bisa Rugikan Pemerintah

Video | Senin, 24 Agustus 2026 | 22:05 WIB

PTBA Hadir untuk NTT, Salurkan Bantuan bagi Warga Terdampak Bencana

PTBA Hadir untuk NTT, Salurkan Bantuan bagi Warga Terdampak Bencana

Sumsel | Senin, 24 Agustus 2026 | 22:04 WIB

×