- Sinead O’Connor resmi memeluk Islam pada 2018 dan mengganti namanya menjadi Shuhada’ Sadaqat setelah perjalanan panjang mencari jati diri.
- Perjalanannya diwarnai aksi kontroversial melawan Gereja Katolik sebagai bentuk protes atas isu pelecehan anak, sebelum akhirnya merasa "pulang" melalui Alquran.
- Ia wafat pada 2023 sebagai seorang Muslimah yang merasa telah menemukan fitrahnya, meninggalkan duka mendalam bagi dunia musik internasional.
"Saya membiarkan Islam sebagai pilihan terakhir karena saya memiliki banyak prasangka terhadap agama ini," katanya kepada pembawa acara Ryan Tubridy.
"Tapi saat saya mulai membaca, bahkan baru membaca bab kedua (Al-Baqarah) dari Al-Qur'an saja, saya langsung menyadari, 'Oh Tuhan, saya telah pulang'" ujarnya lagi.
O'Connor meninggal dunia pada 27 Juli 2023 dalam usia 56 tahun. Kepergian Shuhada Sadaqat meninggalkan duka mendalam bagi banyak orang, termasuk rekan sesama musisi mualaf, Yusuf Islam (Cat Stevens).
Melalui unggahannya, Yusuf Islam mengenang Shuhada sebagai jiwa yang lembut.
"Sangat sedih mendengar kabar berpulangnya saudari kita Shuhada Sadaqat, yang juga dikenal sebagai Sinéad O'Connor," tulis Yusuf.