Suara.com - Bagi para pelancong dunia, urusan nilai tukar mata uang seringkali menjadi hal yang krusial sebelum menginjakkan kaki di negara tujuan.
Namun, sebuah pengalaman unik dan mendebarkan baru-baru ini dibagikan oleh akun pelancong @backpackerkelilingdunia saat mengunjungi Iran.
Siapa sangka, bermodal uang "receh" dalam dolar Amerika, ia justru mendadak menjadi "jutawan" sesaat setelah mendarat di bandara.
Kisah ini bermula dari adanya perbedaan drastis antara data nilai tukar resmi yang sering dilihat masyarakat di mesin pencarian dengan realita di lapangan.
Pemilik akun Instagram @backpackerkelilingdunia, menceritakan pengalamannya selama traveling di Iran.
Dia mengaku sangat kaget karena fakta yang ditemukan di sana.
"Kemarin lihat berita tentang nilai tukar mata uang Iran di salah satu media mainstream patokanya dari Google Finance, padahal real -nya sangat jauh berbeda. Saya yakin itu bukan kesengajaan atau propaganda kok, karena ketidaktahuan saja," katanya pada postingannya, 18 Januari 2026.
Kemudian dia meneritakan tentang nilai tukar mata uang di sana.
"Funfact-nya itu sama kaya yang saya alami saat pertama kali ke Iran, lihat di Google Finance nilainya hanya berapa puluh ribu saat itu, akhirnya pas sampai di airport nuker uang di money changer sebesar US$200 ebusett ternyata dapetnya segepok banget senilai hampir 200 juta Iranian Rial. Bukan bahagia malah takut dirampok gengs bawa duit sebanyak itu," ujarnya.
Fenomena Dual Exchange Rate di Iran
Kejadian yang dialami pria tersebut menyoroti fenomena ekonomi yang unik di Iran, di mana terdapat perbedaan mencolok antara kurs resmi pemerintah dan kurs pasar bebas (real market).
Sebagian besar aplikasi konversi mata uang dunia, termasuk Google Finance, seringkali hanya menampilkan kurs resmi yang tidak mencerminkan daya beli sebenarnya di pasar lokal.
Bagi warga Indonesia yang terbiasa dengan nilai tukar stabil, membawa uang segepok dengan nominal ratusan juta tentu memicu adrenalin tersendiri.
Ketakutan akan keamanan menjadi reaksi alami saat memegang uang fisik dalam jumlah yang luar biasa banyak secara visual, meskipun nilai konversinya mungkin tidak sebesar yang dibayangkan.
Berapa Nilainya Jika Dirupiahkan?
Netizen pun dibuat penasaran dengan nilai fantastis tersebut. Banyak yang bertanya-tanya, berapakah sebenarnya nilai 200 juta Rial jika dikonversi ke mata uang rupiah?
Menanggapi rasa penasaran tersebut, akun @backpackerkelilingdunia memberikan penjelasan singkat namun jelas.
Saat ada netizen yang bertanya, "Itu artinya Rp3 juta kah kak?," akun tersebut menjawab singkat:
"Yupss kalau dirupiahkan sekitar Rp3 jutaan."
Meskipun bagi masyarakat Indonesia uang Rp3 juta adalah jumlah yang standar untuk biaya perjalanan singkat, namun di Iran, nominal tersebut memiliki daya beli yang sangat kuat karena kondisi ekonomi negara tersebut.
Hidup Mewah Bak Sultan di Iran
Kejutan tidak berhenti pada jumlah lembaran uangnya saja. Yang lebih mencengangkan bagaimana uang tersebut bisa digunakan di sana.
Saat ditanya oleh netizen mengenai apa saja yang bisa didapatkan dengan uang sebanyak itu melalui pertanyaan, "200 juta rial bisa dapat apa aja om?", sang backpacker memberikan jawaban yang menggiurkan.
"Bisa hidup mewah 15 hari," katanya menjawab.
Bayangkan, hanya dengan modal sekitar Rp3 juta (US$200) seorang turis bisa menikmati fasilitas terbaik, kuliner lezat, dan akomodasi berkelas selama setengah bulan di Iran.
Hal ini menjadikan Iran sebagai salah satu destinasi yang sangat menarik bagi para pemburu wisata dengan value for money yang tinggi, asalkan mereka memahami cara menukar uang yang tepat di luar sistem perbankan resmi yang tertera di internet.
Kontributor : Tinwarotul Fatonah