"Jadi gua menerapkan parenting orang kaya. Oke caranya parenting orang kaya ketika dia berbuat salah salah gua akan menegur secara halus, "Hei, kamu enggak boleh kayak gitu ya. Minta maaf ya sayang. Minta maaf." Udah," jelasnya.
Denise juga menekankan setiap anak memiliki garis waktu pertumbuhan yang berbeda-beda.
Baginya, sangat tidak adil membandingkan satu anak dengan anak lainnya, apalagi sampai memberikan label negatif.
Dia merasa bahwa kritikan yang dialamatkan kepada anaknya sudah sangat keterlaluan dan tidak beretika.
"Anak gua tuh masih 2 tahun. Apa yang di otak kalian ngatain anak umur 2 tahun? Etika anak umur 2 tahun itu masih belum bisa membedakan mana yang benar dan mana yang salah. Makanya tiap hari terus gua kasih tahu dengan cara gua ya," tegasnya.
Lebih lanjut, Denise menjelaskan fase-fase seperti menangis atau merusak barang adalah hal yang wajar bagi balita.
Dia meminta netizen untuk lebih bijak dalam berkomentar dan menghargai proses tumbuh kembang setiap anak.
"Dengan cara gua gua selalu bilang, "Enggak boleh ini, enggak boleh. Boleh mana yang boleh dan mana yang enggak ya. Semua anak itu ada fasenya dan fase anak itu beda-beda ya," jelasnya kembali.
Baca Juga: Cari Panggung? Denise Chariesta Diduga Sengaja Pamer Kenakalan Putra demi Viral
Denise juga merasa sangat kecewa karena serangan ini justru datang dari sesama perempuan.
Dia berharap adanya rasa solidaritas dan saling mendukung antar perempuan, bukannya malah saling menjatuhkan, terutama ketika menyangkut buah hati.
"Tapi jaga omongan kalian ya. Lu mau enggak kalau posisinya dibalik gimana? Gua berdoa semoga Anak lu sehat ya. Anak gua anak yang aktif dan anak yang sehat dan anak yang baik ya guys ya. Emangnya lu pembantu gua, lu tahu sifat anak gua aslinya gimana? Tinggal di rumah gua lu. Bukan kan? Jadi jaga mulut lu ya," pungkasnya.
Kontributor : Tinwarotul Fatonah