Suara.com - Acara tahlilan untuk mengenang Vidi Aldiano berlangsung haru sekaligus penuh kehangatan dari para sahabat dan kerabat yang datang.
Di tengah acara tersebut, muncul cerita menyentuh ketika Deddy Corbuzier diketahui menanggung seluruh makanan untuk para tamu yang hadir.
Hal itu diungkap langsung oleh ayah Vidi, Harry Kiss, yang menceritakan bahwa jumlah tamu yang hadir jauh melebihi perkiraan awal.
Ia mengatakan bahwa keluarga awalnya hanya merencanakan acara kecil untuk keluarga terdekat.
“Tahlilan juga dadakan, tadinya cuma undang 50 keluarga aja, ternyata yang konfirmasi datang 300,” ungkap Harry Kiss dikutip dari video yang diunggah kanal YouTube Investigasi, Minggu (15/3/2026)
Jumlah tamu yang membludak membuat keluarga harus segera menyiapkan berbagai kebutuhan tambahan untuk menyambut para pelayat.
Menurut Harry Kiss, kehadiran ratusan orang tersebut membuat keluarga harus menambah berbagai fasilitas.
Beruntungnya, sahabat Vidi turut menunjukkan kepedulian mereka dengan mengirimkan makanan untuk acara tersebut.
Harry Kiss mengaku sangat bersyukur karena banyak sahabat Vidi yang turut membantu menyukseskan acara tersebut.
“Ini mesti perlu tenda lah, perlu ini itu, tapi ternyata semua makanan, minuman, takjil, semua dikirimin dari teman-temannya Vidi. Itu waduh berkah banget, alhamdulillah ya,” ujarnya.

Acara tahlilan tersebut diketahui digelar di kawasan Bintaro agar dapat menampung lebih banyak tamu yang hadir.
Lokasi tersebut dipilih karena dianggap lebih luas dibanding tempat lainnya.
“Di Bintaro (tahlilannya) kalau di Cipete sempit ya kalau di Bintaro lumayan agak (luas) 300 orang muat sih,” katanya.
Untuk menjamu para tamu, keluarga Vidi memesan makanan di restoran Padang milik Deddy Corbuzier, Gadang Garubah.
Awalnya keluarga hanya memesan dalam jumlah kecil, namun jumlahnya terus bertambah seiring konfirmasi tamu yang datang.
“Telepon Gadang Barubah, tadinya cuma pesan 50, terus siangan dikit baik 100, siangan lagi 150, terakhir-terakhir 300,” ungkap Harry Kiss.
Saat keluarga hendak membayar pesanan makanan tersebut. Manajer restoran justru menyampaikan bahwa seluruh pesanan telah ditanggung oleh Deddy Corbuzier.
“Pas kita mau bayar, manajer Om Deddy bilang, ‘Om sudah, itu semuanya dihandle Om Deddy’ alhamdulillah, terima kasih Om Deddy,” ujarnya.
Harry Kiss juga menjelaskan bahwa keluarga sebenarnya tidak memiliki tradisi khusus terkait acara tahlilan.
Namun karena banyak teman Vidi yang ingin datang untuk bertakziah, akhirnya acara tersebut pun digelar.
“Belum tahu kita, kita tuh tradisi enggak ada, 7 hari juga enggak ada, cuma kemarin teman-teman bilang mau takziah,” jelasnya.
Di tengah suasana duka, Harry Kiss juga mengenang sosok putranya yang dikenal baik oleh banyak orang.
Ia mengatakan bahwa banyak orang merasa kehilangan sosok Vidi di tengah popularitasnya yang sedang naik.
“Vidi tuh meninggal di saat yang tepat di mana popularitasnya lagi baik, makanya dia dikenal sebagai anak yang baik,” katanya.
Ia juga menyadari bahwa kehilangan tersebut dirasakan bukan hanya oleh keluarga.
Sahabat Vidi bahkan disebutnya lebih merasa kehilangan atas kepergian pelantun Nuansa Bening itu.
“Kita sih ya pasti kehilangan, cuma teman-temannya lebih kehilangan lagi,” pungkas Harry Kiss.
Kontributor : Rizka Utami