Film 'Pelangi di Mars' Jadi Tonggak Sejarah CGI dan VFX Kelas Dunia dari Indonesia

Nur Khotimah, Rosiana Chozanah

Selasa, 17 Maret 2026 | 15:46 WIB
Film 'Pelangi di Mars' Jadi Tonggak Sejarah CGI dan VFX Kelas Dunia dari Indonesia
Gala Premiere Film Pelangi di Mars. (dok. ist)
baca 10 detik
  • Film ini lahir dari passion dan rasa cinta ratusan kreator Indonesia untuk mengembalikan mimpi anak-anak negeri.
  • Animator, VFX artist, voice actor, hingga body actor dari berbagai daerah terlibat, menjadikan proyek ini karya kolektif yang besar.
  • Menggunakan CGI, VFX, dan teknologi XR mutakhir, Pelangi di Mars menjadi tonggak bersejarah dalam industri film nasional.

Suara.com - Setelah perjalanan panjang hampir enam tahun, film terbaru garapan Mahakarya Pictures bersama sutradara Upie Guava, "Pelangi di Mars", siap tayang di seluruh bioskop Indonesia pada Lebaran, 18 Maret 2026, mendatang.

Film bergenre sci-fi anak-anak ini lahir dari passion dan rasa cinta ratusan kreator Indonesia yang ingin mengembalikan mimpi anak-anak negeri.

Mulai dari animator, VFX artist, hingga tim produksi lintas daerah, semua terlibat dalam proyek besar yang disebut sebagai pencapaian bersejarah perfilman nasional.

Ratusan Kreator, Satu Visi

Produser Dendi Reynando menegaskan bahwa "Pelangi di Mars" bukan sekadar karya individu, melainkan hasil kerja kolektif.

Ratusan orang dari berbagai daerah di Indonesia menaruh hati mereka dalam proses produksi, dari desain 3D hingga efek visual kelas dunia.

“Film ini milik kita semua. Ada animator yang datang jauh-jauh hanya untuk berterima kasih karena karyanya bisa masuk ke layar lebar. Itu momen yang membuat saya sadar, 'Pelangi di Mars' lebih besar dari sekadar film,” ujar Dendi.

Standar Baru Perfilman Indonesia

Dengan penggunaan teknologi XR, CGI, dan VFX mutakhir, Pelangi di Mars digadang sebagai standar baru kemampuan filmmaking Indonesia.

baca juga

Tak hanya menampilkan visual spektakuler, film ini juga memberi apresiasi pada semua pihak yang terlibat, termasuk voice actor dan body actor yang selama ini jarang mendapat sorotan.

Sutradara Upie Guava berharap film ini bisa menjadi inspirasi bagi anak-anak Indonesia.

“Saya ingin mereka tahu bahwa mimpi setinggi langit bukan hanya milik anak-anak luar negeri. Lewat Pelangi, anak pertama yang lahir di Mars, saya ingin tunjukkan bahwa anak Indonesia juga bisa jadi pahlawan dunia,” pungkas Upie.

Pelangi di Mars bukan sekadar hiburan, melainkan simbol ambisi besar untuk membangkitkan imajinasi generasi muda. Sebuah karya yang lahir dari dedikasi, cinta, dan mimpi ratusan kreator Indonesia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

11 Kata-Kata Lebaran buat Mertua dan Orang Tua yang Menyentuh Hati

11 Kata-Kata Lebaran buat Mertua dan Orang Tua yang Menyentuh Hati

Lifestyle | Selasa, 17 Maret 2026 | 15:02 WIB

4 Rekomendasi Foundation SPF untuk Makeup Lebaran agar Wajah Tetap Terlindungi

4 Rekomendasi Foundation SPF untuk Makeup Lebaran agar Wajah Tetap Terlindungi

Lifestyle | Selasa, 17 Maret 2026 | 14:53 WIB

Lebaran Belum Lengkap Kalau Belum Ada Nastar di Meja

Lebaran Belum Lengkap Kalau Belum Ada Nastar di Meja

Your Say | Selasa, 17 Maret 2026 | 15:00 WIB

Terkini

Tak Hanya Obat, Aktivitas Kreatif Bisa Bantu Jaga Kesejahteraan Psikologis Pasien Kanker

Tak Hanya Obat, Aktivitas Kreatif Bisa Bantu Jaga Kesejahteraan Psikologis Pasien Kanker

Health | Senin, 14 September 2026 | 21:35 WIB

Temuan Jasad Pria di Pulau Enggano, Polisi Uji Match DNA dengan Keluarga Jurnalis Hilang

Temuan Jasad Pria di Pulau Enggano, Polisi Uji Match DNA dengan Keluarga Jurnalis Hilang

Banten | Senin, 14 September 2026 | 21:30 WIB

Dubes RI Soroti Potensi Energi Surya Indonesia, Bisa Jadi Salah Satu yang Terbesar di Dunia

Dubes RI Soroti Potensi Energi Surya Indonesia, Bisa Jadi Salah Satu yang Terbesar di Dunia

News | Senin, 14 September 2026 | 21:23 WIB

Pertamina NRE Dorong Pengembangan Bioetanol Berbasis Multi-Feedstock dan Multi-Generation

Pertamina NRE Dorong Pengembangan Bioetanol Berbasis Multi-Feedstock dan Multi-Generation

Bisnis | Senin, 14 September 2026 | 21:22 WIB

Catat Tanggalnya! Diskon 20% Kuliner Korea Palgakdo Khusus Nasabah BRI

Catat Tanggalnya! Diskon 20% Kuliner Korea Palgakdo Khusus Nasabah BRI

Bri | Senin, 14 September 2026 | 21:20 WIB

KPK Dikabarkan OTT di BPN Kabupaten Bogor, Sejumlah Pihak Diamankan?

KPK Dikabarkan OTT di BPN Kabupaten Bogor, Sejumlah Pihak Diamankan?

Bogor | Senin, 14 September 2026 | 21:12 WIB

Pria di Indragiri Hulu Diduga Sebabkan Karhutla 200 Hektare, Ada Bibit Sawit

Pria di Indragiri Hulu Diduga Sebabkan Karhutla 200 Hektare, Ada Bibit Sawit

Riau | Senin, 14 September 2026 | 21:05 WIB

Saat Karhutla Mengancam Sumsel, Generasi Muda Lintas Agama Diajak Turun Tangan

Saat Karhutla Mengancam Sumsel, Generasi Muda Lintas Agama Diajak Turun Tangan

Sumsel | Senin, 14 September 2026 | 21:02 WIB

Penunjukkan Suahasil Nazara Sebagai Menkeu Sudah Tepat

Penunjukkan Suahasil Nazara Sebagai Menkeu Sudah Tepat

Bisnis | Senin, 14 September 2026 | 21:00 WIB

Wacana CFD Jakarta Sabtu-Minggu, Gubernur Pramono Minta Dikaji Lagi

Wacana CFD Jakarta Sabtu-Minggu, Gubernur Pramono Minta Dikaji Lagi

Video | Senin, 14 September 2026 | 21:00 WIB

×