Suara.com - Ridwan Kamil menjalani momen Lebaran tahun ini dengan penuh refleksi diri setelah serangkaian peristiwa yang cukup berat dalam hidupnya.
Dalam satu tahun terakhir, ia diketahui menghadapi beragam persoalan mulai dari isu politik hingga dugaan perselingkuhan yang menyeret namanya bersama Lisa Mariana dan Aura Kasih.
Tak sampai di situ, rumah tangga mantan Walikota Bandung itu bahkan harus berakhir setelah Atalia Praratya menggugat cerai dirinya.
Momen Lebaran ini lalu dimanfaatkan oleh Ridwan Kamil untuk menuliskan sebuah pesan yang diunggahnya melalui akun Instagram pribadinya.
Pesan tersebut diawali dengan permohanan maaf atas segala kesalahan dan kekhilafan.
“Sebagai manusia yang tentunya gudangnya salah dan khilaf, saya memohon dibukakan pintu maaf yang seluas-luasnya. Mohon maaf lahir dan batin,” tulis Ridwan Kamil pada Sabtu (21/3/2026).
Tak hanya permintaan maaf, Ridwan Kamil juga mengatakan bahwa dirinya telah ikhlas memaafkan atas segala berita hoaks yang beredar tentang dirinya.
“Di momen mulia, maaf-memaafkan ini, saya juga ingin selalu bersabar dan ikhlas untuk memaafkan. Memaafkan mereka-mereka yang memproduksi ratusan konten-konten kebohongan atau hoaks,” ungkapnya.
Menurutnya, selama satu tahun terakhir, terdapat ratusan konten hoaks terkait pibadi, anggota keluarga, perkara hukum, maupun hoaks politik yang dialaminya.
Ia mandoakan agar penyebar hoaks mendapat hidayah dan insaf serta mendapatkan pekerjaan halal yang tak merusak hidup orang lain.
![Ridwan Kamil Diterpa Kabar Selingkuhi Model Dewasa. [Instagram Ridwan Kamil]](https://media.arkadia.me/v2/articles/rizkautamii/2KmzFxdgdnd4izShzkB1KN1mC1OT3zJs.png)
“Saya doakan semoga Allah memberikan hidayah dan rezeki berlimpah kepada mereka,” kata Ridwan Kamil.
“Dan saya doakan mereka insaf dan mendapatkan pekerjaan yang halal tanpa mengganggu dan merusak hidup orang lain,” lanjutnya.
Lebih lanjut, ayah dari Emmeril Khan itu juga menyampaikan doa bagi masyarakat yang sempat termakan informasi hoaks.
Ia berharap agar hidup mereka bebas dari fitnah-fitnah dunia yang kejam serta bisa hidup dengan berdampingan dengan damai.
“Mari hidup berdampingan dengan tenang, saling menghormati, menjauhi diri dari fitnah-fitnah dunia,” katanya.