Suara.com - Arya Saloka mengungkap bahwa dirinya merasa trauma dengan pernikahan setelah rumah tangganya bersama Putri Anne, kandas.
Dalam podcast Zona Aman, Melaney Ricardo bertanya langsung kepada pemain sinetron Ikatan Cinta itu soal trauma pernikahan.
“Lu trauma enggak sih Ya sama pernikahan?” tanya Melaney Ricardo dari video yang diunggah kanal YouTube Gank Menteri Ceria pada Rabu (25/3/2026).
"Ada (trauma)," jawab Arya singkat. Meski merasa trauma, Arya mengatakan bahwa trauma tersebut harus dihilangkan.
"Ada rasa traumanya ada, tapi kan trauma itu harus dihilangkan," ujarnya.
Salah satu yang dilakukan Arya untuk menghilangkan trauma adalah dengan cara dirukiah.
Ia mengungkap bahwa pada saat ia menjalani syuting film Munafik, ia mulai belajar tentang rukiah.
"Kemarin aku sempat syuting remake film Malaysia, Munafik. Di situ jadi ustaz dan perukiah kan, mau enggak mau aku harus belajar tentang rukiah," tuturnya.
Saat belajar lebih jauh tentang rukiah, bintang film Dendam malam Kelam itu mulai memahami bahwa rukiah itu juga bisa dilakukan untuk menghilangkan trauma yang ada pada diri seseorang.
"Ketika aku belajar, aku langsung yang banyak takutnya jadi kayak mau menghilangkan trauma-trauma," ujarnya.
Arya Saloka dan Putri Anne

Menurutnya, trauma yang mendalam bisa membuat setan dan jin bisa masuk ke dalam jiwa seseorang.
"Trauma yang sudah mendalam itulah yang membuat setan-setan dan jin-jin bisa masuk tinggal di sana (jiwa)," imbuh Arya.
Dari situ, Arya lalu menyadari bahwa selama ini ternyata dirinya memiliki trauma dan meminta agar sang ustaz meminta merukiahnya.
"Aku minta sama ustazku pada saat itu 'ustaz, ana tolong dirukiah coba ya," ucapnya.