- Anji mengungkapkan bahwa almarhumah ibunya memiliki hubungan yang sangat dekat dengan Wina Natalia dan Sheila Marcia meski status mereka adalah mantan.
- Wina Natalia merasa kehilangan sosok "pembela" sekaligus teman curhat, bahkan mereka sebenarnya sudah berencana menghabiskan akhir pekan bersama sebelum maut menjemput.
- Kepergian sang nenek terasa sangat emosional bagi Saga, mengingat ia, Anji, dan almarhumah berbagi tanggal lahir yang sama setiap tahunnya.
Suara.com - Suasana haru menyelimuti TPU Mangun Jaya, Tambun, saat jenazah ibunda Anji, Siti Sundari, dihantarkan ke tempat peristirahatan terakhirnya pada Jumat, 27 Maret 2026.
Di antara para pelayat, kehadiran dua sosok perempuan yang pernah ada di hidup Anji, Wina Natalia dan Sheila Marcia, menjadi bukti kedekatan almarhumah dengan keluarga besarnya.
Sheila Marcia hadir didampingi sang suami, meski harus meninggalkan lokasi lebih awal karena kondisi kesehatan yang kurang baik. Anji pun memaklumi hal tersebut sembari mengenang hubungan baik sang ibu dengan Sheila.
"Sheila tadi sudah pulang karena dia lagi sakit. Tapi Sheila juga cukup dekat sama Mama walaupun enggak sedekat Minda karena Minda lebih sering ketemu," ujar Anji usai prosesi pemakaman.
Wina Natalia atau yang akrab disapa Minda, tak mampu menyembunyikan duka mendalamnya. Baginya, almarhumah bukan sekadar mantan mertua, melainkan sudah seperti ibu kandung sendiri yang selalu pasang badan untuknya.
"Aku dekat banget sih, sudah kayak... ya itu Mamaku. Bahkan kalau aku dulu ribut sama dia (Anji) pasti yang dibelain aku," tutur Wina sembari mengenang kehangatan almarhumah.
Rencana Wina untuk menghabiskan akhir pekan bersama Siti Sundari pun kini tinggal kenangan.
"Harusnya weekend ini aku janjian mau ketemu sama Mama, mau curhat-curhatan. Jadi kita sudah biasa nangis bareng, ketawa bareng, gosip bareng, makan bareng gitu," katanya.
Kepergian sang nenek yang akrab disapa Uti juga menjadi pukulan berat bagi putra sulung Anji, Saga. Saat kejadian, Saga tengah bersama Anji di studio rekaman sebelum suasana berubah menjadi kepanikan.
"Ketika dibilangin mama tuh enggak mau bangun, saya lagi rekaman sama Saga di rumah. Lagi ngerekam lagu barunya Saga gitu," jelas Anji.
Saga yang memiliki tanggal lahir sama dengan Anji dan almarhumah kini harus menghadapi kenyataan pahit mengenai perayaan ulang tahun mereka di masa depan.
"Betul, jadi yang diingat Saga adalah bahwa mulai tahun ini kita merayakan ulang tahun hanya berdua Manji, enggak cuma enggak bertiga lagi gitu," kata Anji.