- Palari Films merayakan 10 tahun berkarya dengan mengumumkan tujuh proyek film baru lintas genre, mulai dari horor hingga drama personal.
- Proyek ini melibatkan Iqbaal Ramadhan sebagai produser sekaligus aktor di Monster Pabrik Rambut, serta Baskara Putra (Hindia) yang mengadaptasi albumnya menjadi film Menari dengan Bayangan.
- Rangkaian film ini menonjolkan debut penyutradaraan, kisah personal yang emosional, hingga kolaborasi internasional dalam film body horror berjudul Strange Root.
Suara.com - Rumah produksi Palari Films baru saja merayakan perjalanan satu dekade mereka di industri sinema Tanah Air dengan penuh sukacita.
Dalam perayaan bertajuk A Decade of Voyage ini, mereka mengumumkan deretan proyek yang segera menghiasi layar lebar.
Sebanyak tujuh judul film baru dengan genre yang beragam diperkenalkan kepada publik untuk mengisi jadwal tayang di masa mendatang.
Film-film tersebut adalah Monster Pabrik Rambut, Desember Jani, Menari dengan Bayangan, hingga sebuah judul misterius bertajuk Baju Tebal.
Tak ketinggalan ada pula judul I Wanna Dance with Myself, Goldfish, serta sebuah karya kolaborasi lintas negara berjudul Strange Root.
Berikut detail selengkapnya:
1. Monster Pabrik Rambut
Salah satu yang paling mencuri perhatian dalam pengumuman ini adalah film bergenre horor yang unik, Monster Pabrik Rambut.
Film yang disutradarai oleh Edwin ini dijadwalkan tayang pada 4 Juni 2026.
Iqbaal Ramadhan mengemban tanggung jawab ganda. Ia akan duduk sebagai produser eksekutif sekaligus pemain.
Sebelumnya, film Monster Pabrik Rambut sukses melakukan penayangan perdana dunia di ajang bergengsi Berlinale 2026.
Selain Iqbaal Ramadhan, film ini turut diperkuat oleh deretan bintang papan atas lainnya seperti Rachel Amanda, Lutesha, hingga seniman Didik Nini Thowok.
2. Desember Jani
Proyek menarik lainnya yang patut dinanti adalah Desember Jani yang menandai kembalinya aktris senior Sigi Wimala ke kancah perfilman.
Sigi Wimala akan menjadi bintang utama di bawah arahan sutradara serta seniman visual perempuan, Ariani Darmawan.
Ariani Darmawan yang merupakan pendiri Kineruku di Bandung ini menjadikan proyek Desember Jani sebagai film panjang perdana dalam kariernya.
3. Menari Dengan Bayangan
Kolaborasi unik juga terjadi antara Palari Films dengan musisi berbakat Baskara Putra atau yang lebih akrab disapa dengan nama Hindia.
Album perdana Hindia di 2019, Menari dengan Bayangan, kini resmi diadaptasi menjadi film.
Baskara Putra juga akan menandai debutnya sebagai produser eksekutif dalam film ini.
4. Baju Tebal
Dalam proyek film Baju Tebal, penulis naskah Tumpal Tampubolon didapuk untuk meracik skenario. Namun detail cerita masih sangat dirahasiakan.
5. I Wanna Dance with My Self
Sutradara muda Khozy Rizal akan membawa sentuhan yang sangat personal melalui film berjudul I Wanna Dance with Myself.
Ia menjelaskan, film tersebut berfokus pada eksplorasi hubungan emosional antara seorang anak dengan sang ibu.
“Sebuah film yang sangat personal sekali yang sebenarnya terinspirasi dari hubungan aku sama ibuku,” ungkap Khozy Rizal dengan tulus.
Karya ini dijanjikan akan penuh dengan warna serta tarian yang mengajak para penonton untuk lebih menerima kondisi tubuh sendiri.
6. Goldfish
Berpindah ke proyek Goldfish, sutradara Aditya Ahmad akan memotret kerasnya kehidupan seorang remaja laki-laki yang tumbuh di lingkungan yang cukup menantang.
7. Strange Root
Terakhir, ada Strange Root yang merupakan karya hasil kolaborasi internasional antara negara Indonesia, Singapura, Jerman, hingga ke negara Belanda.
Film bergenre body horror ini menceritakan kisah kejatuhan seorang Demigod atau setengah dewa yang dikisahkan lahir dari sebuah umbi-umbian.