- Niko Al Hakim mengunggah klarifikasi pada 5 April 2026 terkait penjualan aset rumah yang memicu konflik dengan Rachel Vennya.
- Rachel Vennya membongkar isu nafkah hingga utang pribadi mantan suaminya serta berencana membawa persoalan tersebut ke jalur hukum.
- Niko membantah tuduhan penggadaian aset dan meminta Rachel berhenti mengumbar konflik pribadi mereka di media sosial secara terbuka.
Suara.com - Hubungan co-parenting antara Rachel Vennya dan Niko Al Hakim alias Okin yang selama ini terlihat rukun, kini pecah di ruang publik.
Konflik ini mencapai puncaknya pada Minggu, 5 April 2026 dini hari, setelah Niko Al Hakim mengunggah klarifikasi panjang lebar terkait tudingan Rachel mengenai penjualan rumah di Cipete yang sedianya diperuntukkan bagi anak mereka.
Melalui unggahan di akun Instagram pribadinya, musisi 32 tahun tersebut memberikan penjelasan detail mengenai status hukum rumah tersebut.
Niko melampirkan bukti dokumen pembagian harta tahun 2021 yang menyatakan bahwa rumah tersebut sah menjadi miliknya.
Dia juga mengakui adanya kelalaian pembayaran cicilan pada 2023 akibat kendala bisnis, namun menegaskan bahwa rencana penjualan aset adalah hak pribadinya karena kesepakatan lisan "tukar guling" dengan tanah milik Rachel di Bali pada 2023 dianggapnya batal.
Unggahan klarifikasi tersebut justru memicu reaksi keras dari Rachel Vennya. Melalui kolom komentar, ibu dua anak tersebut membongkar berbagai persoalan aset yang selama ini tidak diketahui publik.
Rachel merasa tidak mendapatkan hak yang adil sejak perceraian mereka.
"Baik banget ya aku awalnya kasih rumah itu yang di mana kita beli berdua? Yang katanya buat abang Biru? Gono-gini enggak dapat aset apa-apa, dikasih Alphard ternyata BPKB digadaiin, dikasih tanah Bali tapi itu green zone," tulis Rachel menanggapi poin-poin klarifikasi mantan suaminya tersebut.
Tak berhenti di situ, selebgram dengan jutaan pengikut ini juga menyinggung soal nafkah dan utang piutang. Rachel mengklaim bahwa dia kerap meminjamkan uang kepada Niko dan membayar biaya sekolah anak-anak sendirian.
"Tapi nafkah dikasih enggak sesuai perjanjian. Aku ikhlas enggak dapat apa-apa cerai dari kamu. Aku enggak perlu itu rumah, ambil Niko. Tapi balikin utang kamu, bisa? Nanti biar pengacara aku yang bicara ya, aku udah capek," tegasnya.
Mendapati komentar tersebut, Okin langsung memberikan balasan di bawah komentar Rachel. Dia membantah tudingan mengenai penggadaian BPKB mobil dan balik menuding Rachel melakukan fitnah serta memelintir fakta.
"BPKB digadaiin? Siapa yang gadaiin? Kan lo tahu itu diboongin orang yang ngurus STNK. Uang sekolah yang lo bayar tapi lo baru info soal billing-nya setelah lo marah kemarin? Utang uang anak-anak yang lo bayarkan terlebih dahulu dan lo ancam buat lo post di Story karena lo marah kemarin?" balas Okin.
Pengusaha kuliner ini juga menutup balasannya dengan meminta Rachel berhenti membawa masalah internal ke media sosial.
"Utang uang anak-anak yang terkonversi jadi rumah yang udah lo sepakati seperti slide 10? Kalau ngomong jangan banyak yang dipelintir-plintir, stop banyak drama di sosial media," imbuhnya.
Perselisihan ini bermula ketika Rachel Vennya meluapkan kekecewaannya di broadcast channel Instagram, menuding Niko menjual rumah yang awalnya disepakati sebagai jaminan masa depan anak sulung mereka, Xabiru.